TELUKKUANTAN – (RIAUPOS.CO) – Antisipasi bencana akibat cuaca ekstrem menjadi fokus rapat terbatas yang digelar Pemkab Kuansing bersama Polres dan sejumlah stakeholder. Menyikapi peringatan BMKG terkait potensi tingginya curah hujan dalam waktu dekat, rapat berlangsung di ruang Wakapolres Kuansing, Sabtu (29/11), dipimpin Kapolres AKBP Raden Ricky bersama Wakapolres Kompol Novaldi, serta dihadiri Asisten II Setda Kuansing Drs Napisman, Kalaksa BPBD H Yulizar, Kasatpol PP Riokasyter, dan Kadishub Hendri Wahyudi.
Rapat tersebut membahas langkah cepat untuk mengantisipasi hujan intensitas tinggi yang dapat memicu banjir maupun longsor di wilayah Kabupaten Kuansing. Pemerintah bersama Polres merencanakan apel gabungan penanganan bencana yang digelar Ahad (30/11) di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan.
Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar, menjelaskan bahwa pada apel gabungan tersebut akan ditampilkan peralatan penanggulangan bencana, seperti tenda, mobil operasional, peralatan pemadam kebakaran, rubber boat, tambang, cangkul, tali, hingga peralatan kebersihan.
Selain itu, tim kesehatan menyiapkan ambulans beserta kelengkapannya. Personel Satpol PP juga diarahkan untuk siaga di wilayah hulu, tengah, dan hilir guna memantau perkembangan debit Sungai Kuantan. Pemeriksaan pos terpadu di kantor BPBD turut dijadwalkan, dengan Dinas Kesehatan menyiapkan dua tim khusus.
Setelah apel gabungan, kegiatan akan dilanjutkan dengan gotong royong di sekitar Batang Kuantan dan area saluran air di Kota Telukkuantan.
“Demikian sejumlah opsi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” tutur Yulizar.(dac)



