TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby meminta seluruh fasilitas layanan kesehatan di daerahnya tetap memberikan pelayanan selama 24 jam meskipun dalam masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Instruksi tersebut berlaku bagi seluruh rumah sakit daerah dan puskesmas agar masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan saat libur Lebaran.
“Saya minta semua tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan meski libur Idulfitri. Tenaga kesehatan di RSUD dan Puskesmas harus tetap ada dan aktif 24 jam,” ujar Suhardiman Amby, akhir pekan lalu.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, terutama pada masa libur panjang yang berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat.
Selain itu, kesiapsiagaan layanan kesehatan juga diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan seperti kecelakaan lalu lintas maupun masyarakat yang membutuhkan perawatan medis selama periode libur Lebaran.
“Ini bagian dari tugas kita sebagai tenaga kesehatan untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dalam menghadapi masa libur Nyepi dan Idulfitri tahun ini, Pemkab Kuansing juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang dilaksanakan oleh Polres Kuantan Singingi.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah daerah menempatkan sejumlah personel di berbagai Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang didirikan selama arus mudik Lebaran.
Personel yang disiagakan berasal dari tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi, serta Satpol PP Kabupaten Kuantan Singingi untuk membantu memberikan pelayanan kepada para pemudik.
Bupati juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.
Ia juga mengingatkan pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi baik serta menjaga kesehatan selama perjalanan.
“Jika merasa lelah atau kondisi tubuh tidak prima, sebaiknya beristirahat di Pos Pam, Posyan, atau di masjid yang tersedia di sepanjang jalur mudik,” pesannya.(dac)

