Jumat, 8 Mei 2026
- Advertisement -

Warga Diminta Tetap Waspada

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – SEMPAT naik di angka 6.25 meter sehari sebelumnya, kini ketinggian air Sungai Kuantan sudah surut. Bahkan saat ini sudah di angka 4.14 meter.

Petugas Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau, Erianto kepada Riau Pos, Ahad (5/5) menyebutkan, tingginya debit air Sungai Kuantan sehari sebelumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi di Kuansing dan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

‘’Data dari tugu pengukuran debit air Sungai Kuantan memperlihatkan adanya penyusutan debit air sekitar 1,6 meter. Namun, cuaca di Kuansing saat ini masih turun hujan di sebagian wilayah. Kita berharap curah hujan di Sumbar tidak tinggi, sebab yang paling berpengaruh itu curah hujan di Sumbar,’’ kata Erianto.

Baca Juga:  Korban Banjir di Talang Muandau Terima Bantuan Bahan Pokok

Sungai Kuantan ini, kata Eriranto, bermuara di tiga sungai besar di Sumbar, masing-masing Sungai Ombilin, Sungai Sinamar dan Sungai Batang Palangki. Apabila tiga sungai ini meluap, maka Kuansing akan banjir.

‘’Kalau di angka 4 meter ini. Tidak banyak daerah yang terkena banjir. Hanya daerah-daerah yang rendah. Tapi kalau sudah melewati angka 5 meter, dipastikan akan menggenangi ratusan rumah di bagian hilir Kuansing. Nah, yang terjadi kemarin, itu hanya banjir lewat, durasinya tidak lama,’’ sebut Erianto.

Terkait jumlah rumah yang terendam banjir di beberapa daerah, Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar menyebutkan, luapan Sungai Kuantan kali ini tidak separah yang terjadi sebelumnya.

‘’Memang ada beberapa daerah yang tergenang banjir. Namun tidak terlalu banyak. Anggota hari ini sedang melihat ke daerah-daerah bagian hilir.  Sebagian rumah memang nampak terendam. Sekarang kami sedang mengumpulkan data, berapa rumah dan daerah mana saja yang terendam,’’ kata Yulizar.

Baca Juga:  KPUD Kuansing Luncurkan SI KUMI dan Jingle Pilkada

Hingga saat ini, lanjut Yulizar, belum ada laporan dari pemerintah desa dan kecamatan terkait parahnya banjir yang terjadi di Kuansing.

‘’Sekarang sudah jauh surut. Diperkirakan tidak ada lagi rumah yang terendam. Namun, kami juga tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Terutama masyarakat bagian hilir,’’ kata Yulizar.(hen)

Laporan MARDIAS CAN, Telukkuantan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – SEMPAT naik di angka 6.25 meter sehari sebelumnya, kini ketinggian air Sungai Kuantan sudah surut. Bahkan saat ini sudah di angka 4.14 meter.

Petugas Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau, Erianto kepada Riau Pos, Ahad (5/5) menyebutkan, tingginya debit air Sungai Kuantan sehari sebelumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi di Kuansing dan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

‘’Data dari tugu pengukuran debit air Sungai Kuantan memperlihatkan adanya penyusutan debit air sekitar 1,6 meter. Namun, cuaca di Kuansing saat ini masih turun hujan di sebagian wilayah. Kita berharap curah hujan di Sumbar tidak tinggi, sebab yang paling berpengaruh itu curah hujan di Sumbar,’’ kata Erianto.

Baca Juga:  Intensitas Hujan Tinggi, Kuansing Siaga Kenaikan Debit Sungai Kuantan

Sungai Kuantan ini, kata Eriranto, bermuara di tiga sungai besar di Sumbar, masing-masing Sungai Ombilin, Sungai Sinamar dan Sungai Batang Palangki. Apabila tiga sungai ini meluap, maka Kuansing akan banjir.

‘’Kalau di angka 4 meter ini. Tidak banyak daerah yang terkena banjir. Hanya daerah-daerah yang rendah. Tapi kalau sudah melewati angka 5 meter, dipastikan akan menggenangi ratusan rumah di bagian hilir Kuansing. Nah, yang terjadi kemarin, itu hanya banjir lewat, durasinya tidak lama,’’ sebut Erianto.

- Advertisement -

Terkait jumlah rumah yang terendam banjir di beberapa daerah, Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar menyebutkan, luapan Sungai Kuantan kali ini tidak separah yang terjadi sebelumnya.

‘’Memang ada beberapa daerah yang tergenang banjir. Namun tidak terlalu banyak. Anggota hari ini sedang melihat ke daerah-daerah bagian hilir.  Sebagian rumah memang nampak terendam. Sekarang kami sedang mengumpulkan data, berapa rumah dan daerah mana saja yang terendam,’’ kata Yulizar.

- Advertisement -
Baca Juga:  Takbir Menggema, Pawai Kendaraan Hias dan Atribut Islami Ramaikan Malam Iduladha di Teluk Kuantan

Hingga saat ini, lanjut Yulizar, belum ada laporan dari pemerintah desa dan kecamatan terkait parahnya banjir yang terjadi di Kuansing.

‘’Sekarang sudah jauh surut. Diperkirakan tidak ada lagi rumah yang terendam. Namun, kami juga tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Terutama masyarakat bagian hilir,’’ kata Yulizar.(hen)

Laporan MARDIAS CAN, Telukkuantan

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – SEMPAT naik di angka 6.25 meter sehari sebelumnya, kini ketinggian air Sungai Kuantan sudah surut. Bahkan saat ini sudah di angka 4.14 meter.

Petugas Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau, Erianto kepada Riau Pos, Ahad (5/5) menyebutkan, tingginya debit air Sungai Kuantan sehari sebelumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi di Kuansing dan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

‘’Data dari tugu pengukuran debit air Sungai Kuantan memperlihatkan adanya penyusutan debit air sekitar 1,6 meter. Namun, cuaca di Kuansing saat ini masih turun hujan di sebagian wilayah. Kita berharap curah hujan di Sumbar tidak tinggi, sebab yang paling berpengaruh itu curah hujan di Sumbar,’’ kata Erianto.

Baca Juga:  Empat Kabupaten di Riau Terdampak Banjir

Sungai Kuantan ini, kata Eriranto, bermuara di tiga sungai besar di Sumbar, masing-masing Sungai Ombilin, Sungai Sinamar dan Sungai Batang Palangki. Apabila tiga sungai ini meluap, maka Kuansing akan banjir.

‘’Kalau di angka 4 meter ini. Tidak banyak daerah yang terkena banjir. Hanya daerah-daerah yang rendah. Tapi kalau sudah melewati angka 5 meter, dipastikan akan menggenangi ratusan rumah di bagian hilir Kuansing. Nah, yang terjadi kemarin, itu hanya banjir lewat, durasinya tidak lama,’’ sebut Erianto.

Terkait jumlah rumah yang terendam banjir di beberapa daerah, Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar menyebutkan, luapan Sungai Kuantan kali ini tidak separah yang terjadi sebelumnya.

‘’Memang ada beberapa daerah yang tergenang banjir. Namun tidak terlalu banyak. Anggota hari ini sedang melihat ke daerah-daerah bagian hilir.  Sebagian rumah memang nampak terendam. Sekarang kami sedang mengumpulkan data, berapa rumah dan daerah mana saja yang terendam,’’ kata Yulizar.

Baca Juga:  Korban Banjir di Talang Muandau Terima Bantuan Bahan Pokok

Hingga saat ini, lanjut Yulizar, belum ada laporan dari pemerintah desa dan kecamatan terkait parahnya banjir yang terjadi di Kuansing.

‘’Sekarang sudah jauh surut. Diperkirakan tidak ada lagi rumah yang terendam. Namun, kami juga tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Terutama masyarakat bagian hilir,’’ kata Yulizar.(hen)

Laporan MARDIAS CAN, Telukkuantan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari