Kamis, 22 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Infrastruktur transportasi laut di Dusun Peranggas, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan. Dermaga Peranggas yang selama ini menjadi harapan masyarakat telah lama terbengkalai dan dinilai tidak lagi aman untuk digunakan.

Padahal, dermaga tersebut memiliki peran penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan masyarakat setempat. Selain itu, Dermaga Peranggas juga menjadi jalur penghubung utama antara wilayah Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir dengan Selatpanjang.

Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Sopandi SSos, menilai kondisi dermaga tersebut sudah masuk kategori darurat dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Ia menyebut, bangunan yang telah berusia puluhan tahun itu tidak lagi layak dijadikan sarana sandar kapal maupun aktivitas naik turun penumpang.

Baca Juga:  Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Pemkab Meranti Pulihkan Kualitas Pulau

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, pemerintah kabupaten bersama pemerintah provinsi perlu segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini.

“Keadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bangunan lama sejak masih era Bengkalis dan sekarang banyak bagian yang rusak. Kita berharap ada pembangunan pelabuhan baru agar masyarakat lebih mudah membawa hasil kebun dan aktivitas ekonomi tidak terganggu,” ujar Sopandi, Ahad (18/1).

Ia menegaskan, keberadaan Dermaga Peranggas bukan hanya sekadar fasilitas lokal, tetapi merupakan bagian penting dari sistem konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Infrastruktur transportasi laut di Dusun Peranggas, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan. Dermaga Peranggas yang selama ini menjadi harapan masyarakat telah lama terbengkalai dan dinilai tidak lagi aman untuk digunakan.

Padahal, dermaga tersebut memiliki peran penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan masyarakat setempat. Selain itu, Dermaga Peranggas juga menjadi jalur penghubung utama antara wilayah Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir dengan Selatpanjang.

Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Sopandi SSos, menilai kondisi dermaga tersebut sudah masuk kategori darurat dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Ia menyebut, bangunan yang telah berusia puluhan tahun itu tidak lagi layak dijadikan sarana sandar kapal maupun aktivitas naik turun penumpang.

Baca Juga:  Empat Mesin Hidup Lagi, Krisis Listrik Selatpanjang Berangsur Pulih!

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, pemerintah kabupaten bersama pemerintah provinsi perlu segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini.

“Keadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bangunan lama sejak masih era Bengkalis dan sekarang banyak bagian yang rusak. Kita berharap ada pembangunan pelabuhan baru agar masyarakat lebih mudah membawa hasil kebun dan aktivitas ekonomi tidak terganggu,” ujar Sopandi, Ahad (18/1).

- Advertisement -

Ia menegaskan, keberadaan Dermaga Peranggas bukan hanya sekadar fasilitas lokal, tetapi merupakan bagian penting dari sistem konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Infrastruktur transportasi laut di Dusun Peranggas, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan. Dermaga Peranggas yang selama ini menjadi harapan masyarakat telah lama terbengkalai dan dinilai tidak lagi aman untuk digunakan.

Padahal, dermaga tersebut memiliki peran penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan masyarakat setempat. Selain itu, Dermaga Peranggas juga menjadi jalur penghubung utama antara wilayah Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir dengan Selatpanjang.

Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Sopandi SSos, menilai kondisi dermaga tersebut sudah masuk kategori darurat dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Ia menyebut, bangunan yang telah berusia puluhan tahun itu tidak lagi layak dijadikan sarana sandar kapal maupun aktivitas naik turun penumpang.

Baca Juga:  Perayaan Imlek, Aktivitas Penumpang di Tanjung Harapan Turun 

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, pemerintah kabupaten bersama pemerintah provinsi perlu segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini.

“Keadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bangunan lama sejak masih era Bengkalis dan sekarang banyak bagian yang rusak. Kita berharap ada pembangunan pelabuhan baru agar masyarakat lebih mudah membawa hasil kebun dan aktivitas ekonomi tidak terganggu,” ujar Sopandi, Ahad (18/1).

Ia menegaskan, keberadaan Dermaga Peranggas bukan hanya sekadar fasilitas lokal, tetapi merupakan bagian penting dari sistem konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari