Jumat, 13 Februari 2026
- Advertisement -

Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Mobil

KAMPARKIRITENGAH (RIAUPOS.CO) – Warga Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah dihebohkan dengan ditemukan seorang pria meninggal di dalam mobil truk, Senin (4/3) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban bersama Mulyadi (50) warga Jalan Rakuta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba Kota, Pematang Siantar. Ia ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya Anggi Prayoga (27).

“Korban diduga sakit, karena sebelumnya korban sempat mengeluh sakit di bagian dada kepada anaknya,” jelas Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Elva Hendri, Selasa (5/3).

Awalnya Senin (4/3) sekitar pukul 03.00 WIB, korban yang sedang mengendarai mobil bersama dengan anaknya Anggi Prayoga di Desa Penghidupan, Kecamatan, Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.

Baca Juga:  Persiapan Debat Publik, Kapolres Kampar Coffee Morning Bersama KPU, Bawaslu dan Tim Pemenangan Paslon

“Korban saat itu berinisiatif untuk beristirahat di sebuah warung. Dikarenakan hujan dan korban juga mengeluh sakit di bagian dada. Korban juga berpesan kepada anaknya untuk membangunkan ketika pukul 06.00 WIB,” terang Kapolsek.

Selanjutnya, sekitar pukul 06.00 WIB, anak korban yang bernama Anggi Prayoga membangunkan korban akan tetapi korban tidak bangun lagi dan diduga sudah meninggal dunia.

“Kita yang saat itu mendapat kabar, langsung ke TKP dan melihat korban di mobil sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Selanjutnya, Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto bersama anggota langsung melakukan olah TKP. ”Dari olah TKP di dapati korban dalam keadaan terlentang di kabin mobil, dan sudah tidak bernyawa” ujar Elva.

Baca Juga:  Pemkab Komitmen sebagai Kabupaten Layak Anak

Usai olah TKP, pihak keluarga menolak petugas kepolisian untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi dan hanya melakukan visum luar di Puskesmas Simalinyang.

“Kemudian korban dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan,” jelas Kapolsek.(kom)

KAMPARKIRITENGAH (RIAUPOS.CO) – Warga Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah dihebohkan dengan ditemukan seorang pria meninggal di dalam mobil truk, Senin (4/3) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban bersama Mulyadi (50) warga Jalan Rakuta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba Kota, Pematang Siantar. Ia ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya Anggi Prayoga (27).

“Korban diduga sakit, karena sebelumnya korban sempat mengeluh sakit di bagian dada kepada anaknya,” jelas Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Elva Hendri, Selasa (5/3).

Awalnya Senin (4/3) sekitar pukul 03.00 WIB, korban yang sedang mengendarai mobil bersama dengan anaknya Anggi Prayoga di Desa Penghidupan, Kecamatan, Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.

Baca Juga:  Antre Tiga Hari, Sopir Truk Ngamuk di Penyeberangan Roro Air Putih

“Korban saat itu berinisiatif untuk beristirahat di sebuah warung. Dikarenakan hujan dan korban juga mengeluh sakit di bagian dada. Korban juga berpesan kepada anaknya untuk membangunkan ketika pukul 06.00 WIB,” terang Kapolsek.

- Advertisement -

Selanjutnya, sekitar pukul 06.00 WIB, anak korban yang bernama Anggi Prayoga membangunkan korban akan tetapi korban tidak bangun lagi dan diduga sudah meninggal dunia.

“Kita yang saat itu mendapat kabar, langsung ke TKP dan melihat korban di mobil sudah meninggal dunia,” tambahnya.

- Advertisement -

Selanjutnya, Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto bersama anggota langsung melakukan olah TKP. ”Dari olah TKP di dapati korban dalam keadaan terlentang di kabin mobil, dan sudah tidak bernyawa” ujar Elva.

Baca Juga:  Cekcok, Suami Tikam  Istri hingga Tewas

Usai olah TKP, pihak keluarga menolak petugas kepolisian untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi dan hanya melakukan visum luar di Puskesmas Simalinyang.

“Kemudian korban dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan,” jelas Kapolsek.(kom)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KAMPARKIRITENGAH (RIAUPOS.CO) – Warga Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah dihebohkan dengan ditemukan seorang pria meninggal di dalam mobil truk, Senin (4/3) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban bersama Mulyadi (50) warga Jalan Rakuta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba Kota, Pematang Siantar. Ia ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya Anggi Prayoga (27).

“Korban diduga sakit, karena sebelumnya korban sempat mengeluh sakit di bagian dada kepada anaknya,” jelas Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Elva Hendri, Selasa (5/3).

Awalnya Senin (4/3) sekitar pukul 03.00 WIB, korban yang sedang mengendarai mobil bersama dengan anaknya Anggi Prayoga di Desa Penghidupan, Kecamatan, Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.

Baca Juga:  Bandar Diburu dari Tapung Hulu, Diringkus di Siak Hulu

“Korban saat itu berinisiatif untuk beristirahat di sebuah warung. Dikarenakan hujan dan korban juga mengeluh sakit di bagian dada. Korban juga berpesan kepada anaknya untuk membangunkan ketika pukul 06.00 WIB,” terang Kapolsek.

Selanjutnya, sekitar pukul 06.00 WIB, anak korban yang bernama Anggi Prayoga membangunkan korban akan tetapi korban tidak bangun lagi dan diduga sudah meninggal dunia.

“Kita yang saat itu mendapat kabar, langsung ke TKP dan melihat korban di mobil sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Selanjutnya, Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto bersama anggota langsung melakukan olah TKP. ”Dari olah TKP di dapati korban dalam keadaan terlentang di kabin mobil, dan sudah tidak bernyawa” ujar Elva.

Baca Juga:  Golkar Kampar Sembelih Dua Ekor Hewan Kurban

Usai olah TKP, pihak keluarga menolak petugas kepolisian untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi dan hanya melakukan visum luar di Puskesmas Simalinyang.

“Kemudian korban dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan,” jelas Kapolsek.(kom)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari