BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kampar kembali menggelar operasi pasar atau pasar murah tahun ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di enam titik dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran daerah.
Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kampar Abdul Haris menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar dibagi dalam tiga tahap, yakni sebelum Ramadan, selama Ramadan, dan menjelang Idulfitri.
“Tahun ini ada enam titik karena keterbatasan anggaran. Sebelum Ramadan sudah kita laksanakan satu kali. Dalam bulan Ramadan ini dijadwalkan dua lokasi,” ujarnya, Rabu (4/3).
Operasi pasar pertama selama Ramadan telah digelar di Desa Lereng, Kecamatan Kuok. Selanjutnya, kegiatan dijadwalkan berlangsung Kamis (5/3) di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Komoditas yang dijual antara lain beras SPHP, beras premium (beras bomb), minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, serta cabai merah.
Untuk komoditas beras, pihaknya bekerja sama dengan Perum Bulog. Sementara bawang dan cabai diperoleh dari agen besar dengan harga yang disesuaikan agar lebih rendah atau minimal sama dengan harga agen.
“Harga minyak goreng Rp15 ribu per liter. Beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram. Untuk cabai, kalau dari agen harganya Rp40 ribu, ya kita jual Rp40 ribu. Kita menyesuaikan dengan harga dari agen,” jelasnya.
Operasi pasar ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri.(kom)

