Minggu, 6 April 2025
spot_img

DPRD Kampar Pertanyakan Urgensi Mobil Dinas Bupati di Jogja

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kampar tengah menyorot lima mobil dinas (mobdin) yang saat ini digunakan Bupati Kampar. Tidak hanya jumlahnya yang melebihi peruntukan, Pansus juga mempertanyakan urgensi kendaraan dinas Bupati Kampar yang salah satunya diletakkan di Jogjakarta. 

Ketua Pansus Aset DPRD Kampar Anshor mengaku akan mengkonfirmasi langsung hal ini secara resmi saat rapat pansus DPRD Kampar nanti.

’’Itu sudah kami pertanyakan, apa urgensinya (mobdin Bupati di Jogja, red). Sekda, BPKAD sudah kami minta untuk menyerahkan untuk SK penyerahan barang. Mungkin dia punya dasar, mungkin intensitas kegiatan Pemkab Kampar tinggi di Jogja hingga punya mobil dinas. Kalau punya alasan yang kuat, kalau tidak, ini kita sayangkan,’’ kata Anshor pada Rabu (1/9/2021) pagi.

Baca Juga:  Cooling System di Desa Tanjung Sawit, Polsek Tapung Ajak Warga untuk Bijak Bermedia Sosial

Anshor menyebutkan, Pansus ingin melihat semua SK penyerahan mobdin di Kabupaten Kampar. Dirinya mendapat informasi, masih ada dinas yang kekurangan kendaraan dinas. Namun di sisi lain, ada sejumlah pejabat menguasai banyak kendaraan dinas, termasuk Bupati sendiri. Semua itu, kata Anshor, akan dikonfirmasi secara lengkap pada awal pekan depan dalam rapat pansus.

Terpisah, pada Selasa (31/8/2021) Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri memastikan, seluruh kendaraan dinas penggunaannya sesuai dengan peruntukan. Pada kesempatan itu, di hadapan awak media, Yusri juga menjelaskan terkait 5 unit kendraan dinas Bupati Kampar tersebut. Lima kendraan itu, satu mobil jabatan bupati, satu unit mobil operasional bupati, satu unit mobil jabatan wakil bupati, satu unit mobil operasional wakil bupati dan satu lagi untuk tamu yang juga diletakkan di pool bupati.

Baca Juga:  Personel Yonif 132/BS Bersihkan Pasar Kabun

’’Semua aset kita,  peruntukan dan pemakaiannya sangat jelas dan terang benderang. Semua yang memakai kendaraan dinas ada tanda terima, ada perjanjian dan ada berita acara serah terimanya,’’ jelas Yusri.

 

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

 

Editor: Erwan Sani

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kampar tengah menyorot lima mobil dinas (mobdin) yang saat ini digunakan Bupati Kampar. Tidak hanya jumlahnya yang melebihi peruntukan, Pansus juga mempertanyakan urgensi kendaraan dinas Bupati Kampar yang salah satunya diletakkan di Jogjakarta. 

Ketua Pansus Aset DPRD Kampar Anshor mengaku akan mengkonfirmasi langsung hal ini secara resmi saat rapat pansus DPRD Kampar nanti.

’’Itu sudah kami pertanyakan, apa urgensinya (mobdin Bupati di Jogja, red). Sekda, BPKAD sudah kami minta untuk menyerahkan untuk SK penyerahan barang. Mungkin dia punya dasar, mungkin intensitas kegiatan Pemkab Kampar tinggi di Jogja hingga punya mobil dinas. Kalau punya alasan yang kuat, kalau tidak, ini kita sayangkan,’’ kata Anshor pada Rabu (1/9/2021) pagi.

Baca Juga:  Dedy Sambudi: Kampar Belum Siaga Banjir

Anshor menyebutkan, Pansus ingin melihat semua SK penyerahan mobdin di Kabupaten Kampar. Dirinya mendapat informasi, masih ada dinas yang kekurangan kendaraan dinas. Namun di sisi lain, ada sejumlah pejabat menguasai banyak kendaraan dinas, termasuk Bupati sendiri. Semua itu, kata Anshor, akan dikonfirmasi secara lengkap pada awal pekan depan dalam rapat pansus.

Terpisah, pada Selasa (31/8/2021) Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri memastikan, seluruh kendaraan dinas penggunaannya sesuai dengan peruntukan. Pada kesempatan itu, di hadapan awak media, Yusri juga menjelaskan terkait 5 unit kendraan dinas Bupati Kampar tersebut. Lima kendraan itu, satu mobil jabatan bupati, satu unit mobil operasional bupati, satu unit mobil jabatan wakil bupati, satu unit mobil operasional wakil bupati dan satu lagi untuk tamu yang juga diletakkan di pool bupati.

Baca Juga:  Aniaya dan Ancam Mandor Pakai Senpi, Dua Warga Tapung Diamankan

’’Semua aset kita,  peruntukan dan pemakaiannya sangat jelas dan terang benderang. Semua yang memakai kendaraan dinas ada tanda terima, ada perjanjian dan ada berita acara serah terimanya,’’ jelas Yusri.

 

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

 

Editor: Erwan Sani

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

DPRD Kampar Pertanyakan Urgensi Mobil Dinas Bupati di Jogja

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kampar tengah menyorot lima mobil dinas (mobdin) yang saat ini digunakan Bupati Kampar. Tidak hanya jumlahnya yang melebihi peruntukan, Pansus juga mempertanyakan urgensi kendaraan dinas Bupati Kampar yang salah satunya diletakkan di Jogjakarta. 

Ketua Pansus Aset DPRD Kampar Anshor mengaku akan mengkonfirmasi langsung hal ini secara resmi saat rapat pansus DPRD Kampar nanti.

’’Itu sudah kami pertanyakan, apa urgensinya (mobdin Bupati di Jogja, red). Sekda, BPKAD sudah kami minta untuk menyerahkan untuk SK penyerahan barang. Mungkin dia punya dasar, mungkin intensitas kegiatan Pemkab Kampar tinggi di Jogja hingga punya mobil dinas. Kalau punya alasan yang kuat, kalau tidak, ini kita sayangkan,’’ kata Anshor pada Rabu (1/9/2021) pagi.

Baca Juga:  Kampar Perketat Jalan Masuk dari Provinsi Tetangga

Anshor menyebutkan, Pansus ingin melihat semua SK penyerahan mobdin di Kabupaten Kampar. Dirinya mendapat informasi, masih ada dinas yang kekurangan kendaraan dinas. Namun di sisi lain, ada sejumlah pejabat menguasai banyak kendaraan dinas, termasuk Bupati sendiri. Semua itu, kata Anshor, akan dikonfirmasi secara lengkap pada awal pekan depan dalam rapat pansus.

Terpisah, pada Selasa (31/8/2021) Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri memastikan, seluruh kendaraan dinas penggunaannya sesuai dengan peruntukan. Pada kesempatan itu, di hadapan awak media, Yusri juga menjelaskan terkait 5 unit kendraan dinas Bupati Kampar tersebut. Lima kendraan itu, satu mobil jabatan bupati, satu unit mobil operasional bupati, satu unit mobil jabatan wakil bupati, satu unit mobil operasional wakil bupati dan satu lagi untuk tamu yang juga diletakkan di pool bupati.

Baca Juga:  Personel Yonif 132/BS Bersihkan Pasar Kabun

’’Semua aset kita,  peruntukan dan pemakaiannya sangat jelas dan terang benderang. Semua yang memakai kendaraan dinas ada tanda terima, ada perjanjian dan ada berita acara serah terimanya,’’ jelas Yusri.

 

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

 

Editor: Erwan Sani

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kampar tengah menyorot lima mobil dinas (mobdin) yang saat ini digunakan Bupati Kampar. Tidak hanya jumlahnya yang melebihi peruntukan, Pansus juga mempertanyakan urgensi kendaraan dinas Bupati Kampar yang salah satunya diletakkan di Jogjakarta. 

Ketua Pansus Aset DPRD Kampar Anshor mengaku akan mengkonfirmasi langsung hal ini secara resmi saat rapat pansus DPRD Kampar nanti.

’’Itu sudah kami pertanyakan, apa urgensinya (mobdin Bupati di Jogja, red). Sekda, BPKAD sudah kami minta untuk menyerahkan untuk SK penyerahan barang. Mungkin dia punya dasar, mungkin intensitas kegiatan Pemkab Kampar tinggi di Jogja hingga punya mobil dinas. Kalau punya alasan yang kuat, kalau tidak, ini kita sayangkan,’’ kata Anshor pada Rabu (1/9/2021) pagi.

Baca Juga:  Dedy Sambudi: Kampar Belum Siaga Banjir

Anshor menyebutkan, Pansus ingin melihat semua SK penyerahan mobdin di Kabupaten Kampar. Dirinya mendapat informasi, masih ada dinas yang kekurangan kendaraan dinas. Namun di sisi lain, ada sejumlah pejabat menguasai banyak kendaraan dinas, termasuk Bupati sendiri. Semua itu, kata Anshor, akan dikonfirmasi secara lengkap pada awal pekan depan dalam rapat pansus.

Terpisah, pada Selasa (31/8/2021) Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri memastikan, seluruh kendaraan dinas penggunaannya sesuai dengan peruntukan. Pada kesempatan itu, di hadapan awak media, Yusri juga menjelaskan terkait 5 unit kendraan dinas Bupati Kampar tersebut. Lima kendraan itu, satu mobil jabatan bupati, satu unit mobil operasional bupati, satu unit mobil jabatan wakil bupati, satu unit mobil operasional wakil bupati dan satu lagi untuk tamu yang juga diletakkan di pool bupati.

Baca Juga:  Cooling System di Desa Tanjung Sawit, Polsek Tapung Ajak Warga untuk Bijak Bermedia Sosial

’’Semua aset kita,  peruntukan dan pemakaiannya sangat jelas dan terang benderang. Semua yang memakai kendaraan dinas ada tanda terima, ada perjanjian dan ada berita acara serah terimanya,’’ jelas Yusri.

 

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

 

Editor: Erwan Sani

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari