Selasa, 16 Desember 2025
spot_img

Dua Sentra Pelayanan RSU Mutia Sari Diresmikan

DURI (RIAUPOS.CO) – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, RSU Mutia Sari juga meresmikan 2 sentra pelayanan kesehatan yang baru, yaitu ruang medical check up (MCU) dan ruang intensive care unit (ICU) yang berlangsung akhir pekan lalu.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan pergantian Direktur RSU Mutia Sari, yang sebelumnya dijabat oleh Syarafina Raihan diganti oleh Abdul Robby Ashadi.

CEO RSU Mutia Sari, dr Abdullah Qayyum MM mengatakan, pergantian jabatan direktur merupakan hal yang lumrah. Hal ini merupakan strukturisasi atau penyegaran di organisasi rumah sakit.

"Tentu serah terima jabatan merupakan strukturisasi organisasi rumah sakit, yang kami pikir sudah saatnya untuk diperbaiki. Dalam pergantian ini merupakan sarana untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat," ujar Qayyum.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Mandau Gelar Operasi Yustisi 

Ia menyebut, selain memperkuat pelayanan, juga meningkatkan mutu dan kualitas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pihaknya berharap struktur yang baru ini memberikan kontribusi lebih untuk pengembangan sarana kesehatan masyarakat tersebut.

Direktur RSU Mutia Sari dr Abdul Robby Ashadi MARS berkomitmen akan membawa kiprah yang lebih baik bagi RSU Mutia Sari dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

"Era kesehatan adalah penuh tantangan, ada perubahan yang akan terus terjadi, kita bukan harus berpuas diri. Tapi kita harus bisa jadi sosok yang mengikuti perkembangan zaman, untuk memberikan yang lebih baik," harapnya.

Menurutnya, dengan semangat kepercayaan yang telah diberikan, ia berjanji akan memajukan RSU Mutia Sari. Pihaknya akan bergandeng, mulai dari manajerial, dokter spesialis, pelayanan, cleaning service dan semuanya. Konsep hospital tourism akan diterapkan, untuk membuat aman dan nyaman masyarakat, sehingga terjalin kekeluargaan yang erat.(ksm)

Baca Juga:  Temuan BPK, Pengadaan Ekskavator Amfibi Tak Sesuai Ketentuan

DURI (RIAUPOS.CO) – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, RSU Mutia Sari juga meresmikan 2 sentra pelayanan kesehatan yang baru, yaitu ruang medical check up (MCU) dan ruang intensive care unit (ICU) yang berlangsung akhir pekan lalu.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan pergantian Direktur RSU Mutia Sari, yang sebelumnya dijabat oleh Syarafina Raihan diganti oleh Abdul Robby Ashadi.

CEO RSU Mutia Sari, dr Abdullah Qayyum MM mengatakan, pergantian jabatan direktur merupakan hal yang lumrah. Hal ini merupakan strukturisasi atau penyegaran di organisasi rumah sakit.

"Tentu serah terima jabatan merupakan strukturisasi organisasi rumah sakit, yang kami pikir sudah saatnya untuk diperbaiki. Dalam pergantian ini merupakan sarana untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat," ujar Qayyum.

Baca Juga:  Temuan BPK, Pengadaan Ekskavator Amfibi Tak Sesuai Ketentuan

Ia menyebut, selain memperkuat pelayanan, juga meningkatkan mutu dan kualitas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pihaknya berharap struktur yang baru ini memberikan kontribusi lebih untuk pengembangan sarana kesehatan masyarakat tersebut.

- Advertisement -

Direktur RSU Mutia Sari dr Abdul Robby Ashadi MARS berkomitmen akan membawa kiprah yang lebih baik bagi RSU Mutia Sari dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

"Era kesehatan adalah penuh tantangan, ada perubahan yang akan terus terjadi, kita bukan harus berpuas diri. Tapi kita harus bisa jadi sosok yang mengikuti perkembangan zaman, untuk memberikan yang lebih baik," harapnya.

- Advertisement -

Menurutnya, dengan semangat kepercayaan yang telah diberikan, ia berjanji akan memajukan RSU Mutia Sari. Pihaknya akan bergandeng, mulai dari manajerial, dokter spesialis, pelayanan, cleaning service dan semuanya. Konsep hospital tourism akan diterapkan, untuk membuat aman dan nyaman masyarakat, sehingga terjalin kekeluargaan yang erat.(ksm)

Baca Juga:  Ini Nama-Nama yang Terpilih Duduk di DPRD Bengkalis Periode 2019-2024
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DURI (RIAUPOS.CO) – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, RSU Mutia Sari juga meresmikan 2 sentra pelayanan kesehatan yang baru, yaitu ruang medical check up (MCU) dan ruang intensive care unit (ICU) yang berlangsung akhir pekan lalu.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan pergantian Direktur RSU Mutia Sari, yang sebelumnya dijabat oleh Syarafina Raihan diganti oleh Abdul Robby Ashadi.

CEO RSU Mutia Sari, dr Abdullah Qayyum MM mengatakan, pergantian jabatan direktur merupakan hal yang lumrah. Hal ini merupakan strukturisasi atau penyegaran di organisasi rumah sakit.

"Tentu serah terima jabatan merupakan strukturisasi organisasi rumah sakit, yang kami pikir sudah saatnya untuk diperbaiki. Dalam pergantian ini merupakan sarana untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat," ujar Qayyum.

Baca Juga:  Ikut Pilkada, Status ASN Herman dan Kasmarni Non-Aktif

Ia menyebut, selain memperkuat pelayanan, juga meningkatkan mutu dan kualitas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pihaknya berharap struktur yang baru ini memberikan kontribusi lebih untuk pengembangan sarana kesehatan masyarakat tersebut.

Direktur RSU Mutia Sari dr Abdul Robby Ashadi MARS berkomitmen akan membawa kiprah yang lebih baik bagi RSU Mutia Sari dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

"Era kesehatan adalah penuh tantangan, ada perubahan yang akan terus terjadi, kita bukan harus berpuas diri. Tapi kita harus bisa jadi sosok yang mengikuti perkembangan zaman, untuk memberikan yang lebih baik," harapnya.

Menurutnya, dengan semangat kepercayaan yang telah diberikan, ia berjanji akan memajukan RSU Mutia Sari. Pihaknya akan bergandeng, mulai dari manajerial, dokter spesialis, pelayanan, cleaning service dan semuanya. Konsep hospital tourism akan diterapkan, untuk membuat aman dan nyaman masyarakat, sehingga terjalin kekeluargaan yang erat.(ksm)

Baca Juga:  Usaha Keripik Ubi Jalar Khas Bantan Air Kesulitan Urus Izin

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari