Kamis, 27 Maret 2025
spot_img

Arus Mudik Bandara dan Terminal di Pekanbaru Masih Normal, Persiapan Puncak Mudik Terus Diperkuat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga Minggu (23/3), aktivitas di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II dan Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru masih berjalan normal, tanpa adanya lonjakan penumpang yang signifikan. Arus mudik untuk saat ini masih terpantau lancar.

General Manager Bandara SSK II, Radityo Ari Purwoko, menyebutkan bahwa pada hari tersebut, terdapat 54 penerbangan dengan total 6.947 penumpang. Angka ini masih terbilang normal dan belum mencapai kapasitas maksimal. Bandara SSK II juga telah membuka posko monitoring angkutan mudik sejak 21 Maret 2025, yang akan berlangsung hingga 11 April 2025. Posko ini bertujuan untuk memantau aspek keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan selama masa mudik.

Baca Juga:  Garuda Siap Turunkan Harga Tiket pada Peak Season Idulfitri

Sebagai langkah persiapan, Bandara SSK II menyiapkan 345 petugas, termasuk 21 anggota TNI Angkatan Udara, yang siap mendukung kelancaran operasional. Jam operasional bandara berlangsung selama 15 jam setiap hari, dari pukul 06.00 hingga 21.00 WIB, dengan kemungkinan diperpanjang jika diperlukan.

Menurut prediksi, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-2 (29 Maret 2025) dengan 83 penerbangan dan 14.292 penumpang, sementara puncak arus balik diprediksi pada H+4 (5 April 2025) dengan 78 penerbangan dan 13.392 penumpang.

Di Terminal BRPS, meskipun jumlah penumpang yang berangkat mudik mulai meningkat, lonjakan belum terjadi secara signifikan. Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi sekitar 25-26 Maret, dengan tujuan utama Pulau Jawa pada 25 Maret dan Sumatera Utara pada 28 Maret.

Baca Juga:  Pagi Ini, 156 Hotspot Terpantau di Riau

Tiket untuk kelas ekonomi hampir habis terjual, namun ada kemungkinan penambahan armada. Harga tiket untuk kelas ekonomi tetap stabil, sementara harga tiket kelas eksekutif mungkin mengalami sedikit kenaikan. Selain itu, pemeriksaan kendaraan dan tes urine kepada sopir sudah dilakukan rutin. Terakhir, pihak terminal berkolaborasi dengan dinas kesehatan setempat untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para penumpang.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga Minggu (23/3), aktivitas di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II dan Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru masih berjalan normal, tanpa adanya lonjakan penumpang yang signifikan. Arus mudik untuk saat ini masih terpantau lancar.

General Manager Bandara SSK II, Radityo Ari Purwoko, menyebutkan bahwa pada hari tersebut, terdapat 54 penerbangan dengan total 6.947 penumpang. Angka ini masih terbilang normal dan belum mencapai kapasitas maksimal. Bandara SSK II juga telah membuka posko monitoring angkutan mudik sejak 21 Maret 2025, yang akan berlangsung hingga 11 April 2025. Posko ini bertujuan untuk memantau aspek keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan selama masa mudik.

Baca Juga:  682 Tiket Ro-Ro Sudah Dipesan Penumpang

Sebagai langkah persiapan, Bandara SSK II menyiapkan 345 petugas, termasuk 21 anggota TNI Angkatan Udara, yang siap mendukung kelancaran operasional. Jam operasional bandara berlangsung selama 15 jam setiap hari, dari pukul 06.00 hingga 21.00 WIB, dengan kemungkinan diperpanjang jika diperlukan.

Menurut prediksi, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-2 (29 Maret 2025) dengan 83 penerbangan dan 14.292 penumpang, sementara puncak arus balik diprediksi pada H+4 (5 April 2025) dengan 78 penerbangan dan 13.392 penumpang.

Di Terminal BRPS, meskipun jumlah penumpang yang berangkat mudik mulai meningkat, lonjakan belum terjadi secara signifikan. Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi sekitar 25-26 Maret, dengan tujuan utama Pulau Jawa pada 25 Maret dan Sumatera Utara pada 28 Maret.

Baca Juga:  Persentase Penduduk Miskin Riau Turun 0,12 Persen

Tiket untuk kelas ekonomi hampir habis terjual, namun ada kemungkinan penambahan armada. Harga tiket untuk kelas ekonomi tetap stabil, sementara harga tiket kelas eksekutif mungkin mengalami sedikit kenaikan. Selain itu, pemeriksaan kendaraan dan tes urine kepada sopir sudah dilakukan rutin. Terakhir, pihak terminal berkolaborasi dengan dinas kesehatan setempat untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para penumpang.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari