Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Jamaah Disambut Tangis Haru Keluarga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Waktu masih menunjukkan pukul 04.30 WIB. Halaman kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru di Jalan Arifin Achmad juga masih gelap. Hanya beberapa cahaya lampu yang terpasang di kantor yang menerangi halaman, namun tak cukup membuat halaman terang. Meskipun masih tergolong pagi untuk aktivitas kantor pemerintah, namun di kantor tersebut sudah tampak beberapa petugas. Mereka bersiap menerima para jamaah yang baru saja sampai di usai melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Dari kejauhan, sorot lampu sangat terang dari bus-bus pembawa jamaah haji asal Pekanbaru mulai memasuki halaman kantor Kemenag Pekanbaru. Tak lama berselang, lantunan ayat suci Alquran mulai terdengar dari masjid yang berada di kompleks kantor tersebut yang biasanya sebagai pertanda bahwa waktu Salat Subuh segera tiba. Begitu bus berhenti, para jamaah haji langsung bersiap melaksanakan Salat Subuh. Usai Salat Subuh, satu per satu keluarga jamaah haji mulai berdatangan. Suasana yang awalnya cukup hening berubah menjadi penuh haru dan tangis bahagia.

Baca Juga:  Tangkap 3 Pelaku, Polisi Buru Pemodal Teror Kepala Anjing Inisial J

"Alhamdulillah bisa kembali ke Pekanbaru. Sangat lega karena bisa berjumpa dengan keluarga dan selamat sampai di Tanah Air," ujar salah seorang jamaah, Nurhayati.

Ia menuturkan, perjuangan selama melaksanakan ibadah haji sangat berat. Baik saat melakukan pelemparan jumrah, melakukan tawaf, karena bersama berjuta umat muslim dari seluruh dunia semua berlomba-lomba melakukan ibadah.

"Karena terlalu padat, saya terus berdoa kepada Allah untuk diberikan kekuatan agar bisa menyelesaikan ibadah haji. Saat lempar jumrah juga saya minta wakilkan kepada suami, karena sedang sakit," kenangnya.

Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru Edwar S Umar mengatakan, seluruh jamaah haji yang tiba di Pekanbaru kemarin semuanya dalam kondisi sehat. Karena sebelum diterbangkan ke Tanah Air, kondisi jamaah juga diperiksa tim kesehatan setempat.

Baca Juga:  Kasus Positif Baru di Riau Bertambah Lima Orang

"Total jamaah haji Pekanbaru 1.238 orang dan akan dipulangkan ke Tanah Air secara bertahap. Untuk yang kedua, akan tiba pada Rabu (21/8) dini hari," katanya.

Dari total jamaah haji Pekanbaru itu dua di antaranya ada yang meninggal. Pertama, Khairil Abas Salim berusia 62 tahun yang meninggal pada tanggal 8 Juli. Kedua, Sidi Ali Ramli Yusuf berumur 67 tahun yang meninggal pada 10 Agustus.

"Semoga para jamaah haji yang meninggal mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Kemudian keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya.(sol)

Editor: Arif Oktafian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Waktu masih menunjukkan pukul 04.30 WIB. Halaman kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru di Jalan Arifin Achmad juga masih gelap. Hanya beberapa cahaya lampu yang terpasang di kantor yang menerangi halaman, namun tak cukup membuat halaman terang. Meskipun masih tergolong pagi untuk aktivitas kantor pemerintah, namun di kantor tersebut sudah tampak beberapa petugas. Mereka bersiap menerima para jamaah yang baru saja sampai di usai melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Dari kejauhan, sorot lampu sangat terang dari bus-bus pembawa jamaah haji asal Pekanbaru mulai memasuki halaman kantor Kemenag Pekanbaru. Tak lama berselang, lantunan ayat suci Alquran mulai terdengar dari masjid yang berada di kompleks kantor tersebut yang biasanya sebagai pertanda bahwa waktu Salat Subuh segera tiba. Begitu bus berhenti, para jamaah haji langsung bersiap melaksanakan Salat Subuh. Usai Salat Subuh, satu per satu keluarga jamaah haji mulai berdatangan. Suasana yang awalnya cukup hening berubah menjadi penuh haru dan tangis bahagia.

Baca Juga:  Besok, Wakapolda, PJU dan Kapolres Sertijab

"Alhamdulillah bisa kembali ke Pekanbaru. Sangat lega karena bisa berjumpa dengan keluarga dan selamat sampai di Tanah Air," ujar salah seorang jamaah, Nurhayati.

Ia menuturkan, perjuangan selama melaksanakan ibadah haji sangat berat. Baik saat melakukan pelemparan jumrah, melakukan tawaf, karena bersama berjuta umat muslim dari seluruh dunia semua berlomba-lomba melakukan ibadah.

"Karena terlalu padat, saya terus berdoa kepada Allah untuk diberikan kekuatan agar bisa menyelesaikan ibadah haji. Saat lempar jumrah juga saya minta wakilkan kepada suami, karena sedang sakit," kenangnya.

Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru Edwar S Umar mengatakan, seluruh jamaah haji yang tiba di Pekanbaru kemarin semuanya dalam kondisi sehat. Karena sebelum diterbangkan ke Tanah Air, kondisi jamaah juga diperiksa tim kesehatan setempat.

Baca Juga:  UiTM Shah Alam Kurban di Panti Asuhan Yatim Putera Muhammadiyah

"Total jamaah haji Pekanbaru 1.238 orang dan akan dipulangkan ke Tanah Air secara bertahap. Untuk yang kedua, akan tiba pada Rabu (21/8) dini hari," katanya.

Dari total jamaah haji Pekanbaru itu dua di antaranya ada yang meninggal. Pertama, Khairil Abas Salim berusia 62 tahun yang meninggal pada tanggal 8 Juli. Kedua, Sidi Ali Ramli Yusuf berumur 67 tahun yang meninggal pada 10 Agustus.

"Semoga para jamaah haji yang meninggal mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Kemudian keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya.(sol)

Editor: Arif Oktafian

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jamaah Disambut Tangis Haru Keluarga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Waktu masih menunjukkan pukul 04.30 WIB. Halaman kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru di Jalan Arifin Achmad juga masih gelap. Hanya beberapa cahaya lampu yang terpasang di kantor yang menerangi halaman, namun tak cukup membuat halaman terang. Meskipun masih tergolong pagi untuk aktivitas kantor pemerintah, namun di kantor tersebut sudah tampak beberapa petugas. Mereka bersiap menerima para jamaah yang baru saja sampai di usai melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Dari kejauhan, sorot lampu sangat terang dari bus-bus pembawa jamaah haji asal Pekanbaru mulai memasuki halaman kantor Kemenag Pekanbaru. Tak lama berselang, lantunan ayat suci Alquran mulai terdengar dari masjid yang berada di kompleks kantor tersebut yang biasanya sebagai pertanda bahwa waktu Salat Subuh segera tiba. Begitu bus berhenti, para jamaah haji langsung bersiap melaksanakan Salat Subuh. Usai Salat Subuh, satu per satu keluarga jamaah haji mulai berdatangan. Suasana yang awalnya cukup hening berubah menjadi penuh haru dan tangis bahagia.

Baca Juga:  UiTM Shah Alam Kurban di Panti Asuhan Yatim Putera Muhammadiyah

"Alhamdulillah bisa kembali ke Pekanbaru. Sangat lega karena bisa berjumpa dengan keluarga dan selamat sampai di Tanah Air," ujar salah seorang jamaah, Nurhayati.

Ia menuturkan, perjuangan selama melaksanakan ibadah haji sangat berat. Baik saat melakukan pelemparan jumrah, melakukan tawaf, karena bersama berjuta umat muslim dari seluruh dunia semua berlomba-lomba melakukan ibadah.

"Karena terlalu padat, saya terus berdoa kepada Allah untuk diberikan kekuatan agar bisa menyelesaikan ibadah haji. Saat lempar jumrah juga saya minta wakilkan kepada suami, karena sedang sakit," kenangnya.

Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru Edwar S Umar mengatakan, seluruh jamaah haji yang tiba di Pekanbaru kemarin semuanya dalam kondisi sehat. Karena sebelum diterbangkan ke Tanah Air, kondisi jamaah juga diperiksa tim kesehatan setempat.

Baca Juga:  PLN UIWRKR Tetap Lakukan Pembangunan Listrik Desa

"Total jamaah haji Pekanbaru 1.238 orang dan akan dipulangkan ke Tanah Air secara bertahap. Untuk yang kedua, akan tiba pada Rabu (21/8) dini hari," katanya.

Dari total jamaah haji Pekanbaru itu dua di antaranya ada yang meninggal. Pertama, Khairil Abas Salim berusia 62 tahun yang meninggal pada tanggal 8 Juli. Kedua, Sidi Ali Ramli Yusuf berumur 67 tahun yang meninggal pada 10 Agustus.

"Semoga para jamaah haji yang meninggal mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Kemudian keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya.(sol)

Editor: Arif Oktafian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Waktu masih menunjukkan pukul 04.30 WIB. Halaman kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru di Jalan Arifin Achmad juga masih gelap. Hanya beberapa cahaya lampu yang terpasang di kantor yang menerangi halaman, namun tak cukup membuat halaman terang. Meskipun masih tergolong pagi untuk aktivitas kantor pemerintah, namun di kantor tersebut sudah tampak beberapa petugas. Mereka bersiap menerima para jamaah yang baru saja sampai di usai melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Dari kejauhan, sorot lampu sangat terang dari bus-bus pembawa jamaah haji asal Pekanbaru mulai memasuki halaman kantor Kemenag Pekanbaru. Tak lama berselang, lantunan ayat suci Alquran mulai terdengar dari masjid yang berada di kompleks kantor tersebut yang biasanya sebagai pertanda bahwa waktu Salat Subuh segera tiba. Begitu bus berhenti, para jamaah haji langsung bersiap melaksanakan Salat Subuh. Usai Salat Subuh, satu per satu keluarga jamaah haji mulai berdatangan. Suasana yang awalnya cukup hening berubah menjadi penuh haru dan tangis bahagia.

Baca Juga:  PLN UIWRKR Tetap Lakukan Pembangunan Listrik Desa

"Alhamdulillah bisa kembali ke Pekanbaru. Sangat lega karena bisa berjumpa dengan keluarga dan selamat sampai di Tanah Air," ujar salah seorang jamaah, Nurhayati.

Ia menuturkan, perjuangan selama melaksanakan ibadah haji sangat berat. Baik saat melakukan pelemparan jumrah, melakukan tawaf, karena bersama berjuta umat muslim dari seluruh dunia semua berlomba-lomba melakukan ibadah.

"Karena terlalu padat, saya terus berdoa kepada Allah untuk diberikan kekuatan agar bisa menyelesaikan ibadah haji. Saat lempar jumrah juga saya minta wakilkan kepada suami, karena sedang sakit," kenangnya.

Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru Edwar S Umar mengatakan, seluruh jamaah haji yang tiba di Pekanbaru kemarin semuanya dalam kondisi sehat. Karena sebelum diterbangkan ke Tanah Air, kondisi jamaah juga diperiksa tim kesehatan setempat.

Baca Juga:  Bus Vaksin Keliling Off Hari Kamis, Fokus di Empat Lokasi Ini

"Total jamaah haji Pekanbaru 1.238 orang dan akan dipulangkan ke Tanah Air secara bertahap. Untuk yang kedua, akan tiba pada Rabu (21/8) dini hari," katanya.

Dari total jamaah haji Pekanbaru itu dua di antaranya ada yang meninggal. Pertama, Khairil Abas Salim berusia 62 tahun yang meninggal pada tanggal 8 Juli. Kedua, Sidi Ali Ramli Yusuf berumur 67 tahun yang meninggal pada 10 Agustus.

"Semoga para jamaah haji yang meninggal mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Kemudian keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya.(sol)

Editor: Arif Oktafian

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari