Minggu, 6 April 2025
spot_img

Pasien Pertama Positif Corona di Riau Ternyata Tinggal di Jakarta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, kasus positif virus corona yang sebelumnya dinyatakan berasal dari Riau ternyata sudah lama tinggal di Jakarta.

Pria berusia 63 tahun berinisial M yang kini dirawat intensif di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau merupakan pasien positif pertama.

"Ternyata hanya kartu tanda penduduknya saja yang Riau. Setelah dicek di Riau, ternyata dia sudah lama tidak tinggal di sana," kata Achmad Yurianto saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Yuri, sapaan akrabnya, mengatakan, saat diketahui berasal dari Riau, tim penanganan Covid-19 langsung mengecek ke lokasi untuk menelusuri orang tersebut pernah kontak dengan siapa saja. Ternyata memang diketahui yang bersangkutan sudah lama tinggal di Jakarta. 

Baca Juga:  Miliki Sabu 10 Paket, Warga Kembang Harum Ditangkap

Karena itu, lanjutnya menjelaskan melalui rilis yang diterima Riaupos.co dari BNPB RI, penelusuran kontak yang bersangkutan hanya bisa dilakukan berdasarkan penuturannya saja. Penelusuran kontak ditarik selama 14 hari ke belakang.

Selama 14 hari ke belakang dia pernah ke mana saja dan bertemu siapa saja. Biasanya keluarga dan orang-orang yang tinggal dengan seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi juga akan diperiksa.

Dalam jumpa pers tersebut, Yurianto menyebutkan hingga Jumat pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif virus corona bertambah 60 kasus menjadi 369 kasus. Jumlah kasus meninggal dunia juga bertambah tujuh kasus menjadi 32 kasus.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah satu orang, sehingga sudah ada 17 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Baca Juga:  PSBB di Dumai Tak Berjalan Mulus

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor: Hary B Koriun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, kasus positif virus corona yang sebelumnya dinyatakan berasal dari Riau ternyata sudah lama tinggal di Jakarta.

Pria berusia 63 tahun berinisial M yang kini dirawat intensif di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau merupakan pasien positif pertama.

"Ternyata hanya kartu tanda penduduknya saja yang Riau. Setelah dicek di Riau, ternyata dia sudah lama tidak tinggal di sana," kata Achmad Yurianto saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Yuri, sapaan akrabnya, mengatakan, saat diketahui berasal dari Riau, tim penanganan Covid-19 langsung mengecek ke lokasi untuk menelusuri orang tersebut pernah kontak dengan siapa saja. Ternyata memang diketahui yang bersangkutan sudah lama tinggal di Jakarta. 

Baca Juga:  PSBB di Dumai Tak Berjalan Mulus

Karena itu, lanjutnya menjelaskan melalui rilis yang diterima Riaupos.co dari BNPB RI, penelusuran kontak yang bersangkutan hanya bisa dilakukan berdasarkan penuturannya saja. Penelusuran kontak ditarik selama 14 hari ke belakang.

Selama 14 hari ke belakang dia pernah ke mana saja dan bertemu siapa saja. Biasanya keluarga dan orang-orang yang tinggal dengan seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi juga akan diperiksa.

Dalam jumpa pers tersebut, Yurianto menyebutkan hingga Jumat pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif virus corona bertambah 60 kasus menjadi 369 kasus. Jumlah kasus meninggal dunia juga bertambah tujuh kasus menjadi 32 kasus.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah satu orang, sehingga sudah ada 17 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Baca Juga:  Hari Ini, Pengurus PWI Riau Periode 2022-2027 Dilantik

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pasien Pertama Positif Corona di Riau Ternyata Tinggal di Jakarta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, kasus positif virus corona yang sebelumnya dinyatakan berasal dari Riau ternyata sudah lama tinggal di Jakarta.

Pria berusia 63 tahun berinisial M yang kini dirawat intensif di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau merupakan pasien positif pertama.

"Ternyata hanya kartu tanda penduduknya saja yang Riau. Setelah dicek di Riau, ternyata dia sudah lama tidak tinggal di sana," kata Achmad Yurianto saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Yuri, sapaan akrabnya, mengatakan, saat diketahui berasal dari Riau, tim penanganan Covid-19 langsung mengecek ke lokasi untuk menelusuri orang tersebut pernah kontak dengan siapa saja. Ternyata memang diketahui yang bersangkutan sudah lama tinggal di Jakarta. 

Baca Juga:  Begal Resahkan Masyarakat

Karena itu, lanjutnya menjelaskan melalui rilis yang diterima Riaupos.co dari BNPB RI, penelusuran kontak yang bersangkutan hanya bisa dilakukan berdasarkan penuturannya saja. Penelusuran kontak ditarik selama 14 hari ke belakang.

Selama 14 hari ke belakang dia pernah ke mana saja dan bertemu siapa saja. Biasanya keluarga dan orang-orang yang tinggal dengan seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi juga akan diperiksa.

Dalam jumpa pers tersebut, Yurianto menyebutkan hingga Jumat pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif virus corona bertambah 60 kasus menjadi 369 kasus. Jumlah kasus meninggal dunia juga bertambah tujuh kasus menjadi 32 kasus.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah satu orang, sehingga sudah ada 17 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Baca Juga:  PSBB di Dumai Tak Berjalan Mulus

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor: Hary B Koriun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, kasus positif virus corona yang sebelumnya dinyatakan berasal dari Riau ternyata sudah lama tinggal di Jakarta.

Pria berusia 63 tahun berinisial M yang kini dirawat intensif di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau merupakan pasien positif pertama.

"Ternyata hanya kartu tanda penduduknya saja yang Riau. Setelah dicek di Riau, ternyata dia sudah lama tidak tinggal di sana," kata Achmad Yurianto saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Yuri, sapaan akrabnya, mengatakan, saat diketahui berasal dari Riau, tim penanganan Covid-19 langsung mengecek ke lokasi untuk menelusuri orang tersebut pernah kontak dengan siapa saja. Ternyata memang diketahui yang bersangkutan sudah lama tinggal di Jakarta. 

Baca Juga:  Perangi Covid-19, Gapki Riau Serahkan APD ke RSD Madani 

Karena itu, lanjutnya menjelaskan melalui rilis yang diterima Riaupos.co dari BNPB RI, penelusuran kontak yang bersangkutan hanya bisa dilakukan berdasarkan penuturannya saja. Penelusuran kontak ditarik selama 14 hari ke belakang.

Selama 14 hari ke belakang dia pernah ke mana saja dan bertemu siapa saja. Biasanya keluarga dan orang-orang yang tinggal dengan seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi juga akan diperiksa.

Dalam jumpa pers tersebut, Yurianto menyebutkan hingga Jumat pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif virus corona bertambah 60 kasus menjadi 369 kasus. Jumlah kasus meninggal dunia juga bertambah tujuh kasus menjadi 32 kasus.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah satu orang, sehingga sudah ada 17 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Baca Juga:  PKBI Riau-PHR Gelar Pelatihan Kader dalam Pencegahan Stunting di 4 Kabupaten

Laporan: Eka Gusmadi Putra
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari