Selasa, 20 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Jalan Lintas Diharapkan Jadi Perhatian Serius 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Perbaikan jalan lintas yang menghubungkan berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) pada tahun 2022 ini. Hal itu di dasari dengan masih banyaknya kerusakan jalan di berbagai daerah. Karena tidak tersentuh perbaikan, lobang jalan semakin besar dan dirasa membahayakan masyarakat. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Senin (10/1). 

Dikatakan dia, dari hasil evaluasi kinerja Pemprov pada tahun 2021 lalu, memang sektor perbaikan jalan, terutama jalan lintas provinsi masih belum sesuai target. Sedangkan intensitas pengendara setiap harinya terus meningkat. Selain itu, beberapa faktor utama yang menjadi penyebab kerusakan jalan juga masih belum teratasi. 

Baca Juga:  Pelayanan Rumah Singgah Ditutup

"Kita tau bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan kerusakan jalan provinsi. Salah satunya adalah truk atau kendaraan yang over dimensi over loading. Artinya apa, ketika beban jalan itu cuman sanggup menampung sumbu muatam terberat itu 8 ton, di lewati oleh truk yang bermuatan 30 ton, apa tidak hancur itu jalan?" ungkapnya. 

Maka dari itu, selain perbaikan, dia juga mendorong Pemprov Riau untuk tegas terhadap kendaraan yang melanggar batas muatan. Bila perlu, pemprov sampai memberikan surat peringatan atau rekomendasi pencabutan izin terhadap perusahaan yang bekerjasama dengan pigak transportasi yang melanggar. Sebab, bila dibiarkan, kerusakan jalan akan semakin bertambah di kemudian harinya. 

"Capek kita menganggarkan. Uang habis. Diperbaiki, hancur lagi. Maka kami minta supaya kerusakan jalan lintas ini di seriusi pada tahum 2022 ini. Baik pencegahan, pemeliharaan dan perbaikan. Mari kita tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan membenahi infrastruktur," ajaknya.(nda) 

Baca Juga:  Ombudsman RI dan DPRD Riau Koordinasikan Pengawasan Pelayanan Publik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Perbaikan jalan lintas yang menghubungkan berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) pada tahun 2022 ini. Hal itu di dasari dengan masih banyaknya kerusakan jalan di berbagai daerah. Karena tidak tersentuh perbaikan, lobang jalan semakin besar dan dirasa membahayakan masyarakat. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Senin (10/1). 

Dikatakan dia, dari hasil evaluasi kinerja Pemprov pada tahun 2021 lalu, memang sektor perbaikan jalan, terutama jalan lintas provinsi masih belum sesuai target. Sedangkan intensitas pengendara setiap harinya terus meningkat. Selain itu, beberapa faktor utama yang menjadi penyebab kerusakan jalan juga masih belum teratasi. 

Baca Juga:  Pebri Didaulat Menjadi MKA LAMR Kuansing

"Kita tau bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan kerusakan jalan provinsi. Salah satunya adalah truk atau kendaraan yang over dimensi over loading. Artinya apa, ketika beban jalan itu cuman sanggup menampung sumbu muatam terberat itu 8 ton, di lewati oleh truk yang bermuatan 30 ton, apa tidak hancur itu jalan?" ungkapnya. 

Maka dari itu, selain perbaikan, dia juga mendorong Pemprov Riau untuk tegas terhadap kendaraan yang melanggar batas muatan. Bila perlu, pemprov sampai memberikan surat peringatan atau rekomendasi pencabutan izin terhadap perusahaan yang bekerjasama dengan pigak transportasi yang melanggar. Sebab, bila dibiarkan, kerusakan jalan akan semakin bertambah di kemudian harinya. 

- Advertisement -

"Capek kita menganggarkan. Uang habis. Diperbaiki, hancur lagi. Maka kami minta supaya kerusakan jalan lintas ini di seriusi pada tahum 2022 ini. Baik pencegahan, pemeliharaan dan perbaikan. Mari kita tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan membenahi infrastruktur," ajaknya.(nda) 

Baca Juga:  Berpolitik untuk Kebaikan Bersama
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Perbaikan jalan lintas yang menghubungkan berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) pada tahun 2022 ini. Hal itu di dasari dengan masih banyaknya kerusakan jalan di berbagai daerah. Karena tidak tersentuh perbaikan, lobang jalan semakin besar dan dirasa membahayakan masyarakat. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Senin (10/1). 

Dikatakan dia, dari hasil evaluasi kinerja Pemprov pada tahun 2021 lalu, memang sektor perbaikan jalan, terutama jalan lintas provinsi masih belum sesuai target. Sedangkan intensitas pengendara setiap harinya terus meningkat. Selain itu, beberapa faktor utama yang menjadi penyebab kerusakan jalan juga masih belum teratasi. 

Baca Juga:  Komentari Istisqa PCNU, Hafizan Kembali Dilapor ke Polisi

"Kita tau bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan kerusakan jalan provinsi. Salah satunya adalah truk atau kendaraan yang over dimensi over loading. Artinya apa, ketika beban jalan itu cuman sanggup menampung sumbu muatam terberat itu 8 ton, di lewati oleh truk yang bermuatan 30 ton, apa tidak hancur itu jalan?" ungkapnya. 

Maka dari itu, selain perbaikan, dia juga mendorong Pemprov Riau untuk tegas terhadap kendaraan yang melanggar batas muatan. Bila perlu, pemprov sampai memberikan surat peringatan atau rekomendasi pencabutan izin terhadap perusahaan yang bekerjasama dengan pigak transportasi yang melanggar. Sebab, bila dibiarkan, kerusakan jalan akan semakin bertambah di kemudian harinya. 

"Capek kita menganggarkan. Uang habis. Diperbaiki, hancur lagi. Maka kami minta supaya kerusakan jalan lintas ini di seriusi pada tahum 2022 ini. Baik pencegahan, pemeliharaan dan perbaikan. Mari kita tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan membenahi infrastruktur," ajaknya.(nda) 

Baca Juga:  Pebri Didaulat Menjadi MKA LAMR Kuansing

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari