Jumat, 16 Oktober 2026
- Advertisement -

HMI Minta Kasus Korupsi di Siak Diusut Tuntas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepri menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau, di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (6/8).

Aksi mereka menyikapi maraknya informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak dan beberapa laporan dari masyarakat yang sampai saat ini belum memiliki titik terang.

"Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Riau mengusut tuntas dugaan korupsi di Kabupaten Siak yang sudah sangat meresahkan rakyat," kata Kordinator Umum, Robi Priatama, Kamis (6/8).

Mereka juga meminta Kejaksaan Tinggi Riau agar dapat menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa tebang pilih.

"Kami menyatakan sikap mendukung dan siap membantu Kejaksaan Tinggi Riau secara moril untuk mengusut semua dugaan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak," ungkapnya.

Baca Juga:  900 Warga Binaan Disuntik Vaksin

Dalam aksi itu, mereka ingin Kejaksaan Tinggi Riau untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyat dalam penanganan kasus korupsi di Provinsi Riau.

"Ini bukan aksi terakhir kalinya, namun akan berkelanjutan. HMI bakal terus mengawasi kinerja Kejati Riau menangani kasus korupsi," tuturnya.

Pantauan di lapangan, puluhan anggota HMI tersebut turun dengan atribut yang bercorak hijau, mereka juga membentangkan spanduk aspirasi.

Di lokasi tersebut, Koordinator Lapangan Ali Tondi Halaman Hasibuan juga menyampaikan hal serupa. Pihaknya mengaku akan terus mengawal dan terus bersama-sama menyuarakan kebenaran terkait kasus korupsi di Riau.

Kedatangan rombongan mahasiswa di pintu pagar Kejati tersebut disambut Kasi Penerangan Hukum dan Humas, Muspidauan.

Baca Juga:  Siap Antisipasi Karhutla, PT RAPP Siagakan 1.375 Personel Pemadam Terlatih

Dirinya menjelaskan, saat ini Kejati sedang melakukan penyelidikan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak. Kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu tahun 2015, 2016 dan 2017.

"Kami merasa tersanjung, HMI turun memberikan aspirasi. Untuk perkara di Siak saat ini sedang ditangani, kami sudah melakukan pemeriksaan," jelasnya.

Aspirasi yang disampaikan ini, menurut Muspidauan bakal didengar oleh pimpinan Kejati Riau. "Kami mohon dukungan dan doanya, mudah-mudahann penanganan masalah ini akan kita ketahui bersama hasilnya sampai ujungnya. Sehingga nampak titik terangnya," ungkapnya.

Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru
Editor: Rinaldi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepri menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau, di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (6/8).

Aksi mereka menyikapi maraknya informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak dan beberapa laporan dari masyarakat yang sampai saat ini belum memiliki titik terang.

"Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Riau mengusut tuntas dugaan korupsi di Kabupaten Siak yang sudah sangat meresahkan rakyat," kata Kordinator Umum, Robi Priatama, Kamis (6/8).

Mereka juga meminta Kejaksaan Tinggi Riau agar dapat menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa tebang pilih.

"Kami menyatakan sikap mendukung dan siap membantu Kejaksaan Tinggi Riau secara moril untuk mengusut semua dugaan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak," ungkapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Wabup Prihatin Rutan Telukkuantan

Dalam aksi itu, mereka ingin Kejaksaan Tinggi Riau untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyat dalam penanganan kasus korupsi di Provinsi Riau.

"Ini bukan aksi terakhir kalinya, namun akan berkelanjutan. HMI bakal terus mengawasi kinerja Kejati Riau menangani kasus korupsi," tuturnya.

- Advertisement -

Pantauan di lapangan, puluhan anggota HMI tersebut turun dengan atribut yang bercorak hijau, mereka juga membentangkan spanduk aspirasi.

Di lokasi tersebut, Koordinator Lapangan Ali Tondi Halaman Hasibuan juga menyampaikan hal serupa. Pihaknya mengaku akan terus mengawal dan terus bersama-sama menyuarakan kebenaran terkait kasus korupsi di Riau.

Kedatangan rombongan mahasiswa di pintu pagar Kejati tersebut disambut Kasi Penerangan Hukum dan Humas, Muspidauan.

Baca Juga:  Susuri Sungai Bersama Istri, Gubri Syamsuar Hadiri Festival Subayang 2020

Dirinya menjelaskan, saat ini Kejati sedang melakukan penyelidikan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak. Kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu tahun 2015, 2016 dan 2017.

"Kami merasa tersanjung, HMI turun memberikan aspirasi. Untuk perkara di Siak saat ini sedang ditangani, kami sudah melakukan pemeriksaan," jelasnya.

Aspirasi yang disampaikan ini, menurut Muspidauan bakal didengar oleh pimpinan Kejati Riau. "Kami mohon dukungan dan doanya, mudah-mudahann penanganan masalah ini akan kita ketahui bersama hasilnya sampai ujungnya. Sehingga nampak titik terangnya," ungkapnya.

Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru
Editor: Rinaldi

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepri menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau, di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (6/8).

Aksi mereka menyikapi maraknya informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak dan beberapa laporan dari masyarakat yang sampai saat ini belum memiliki titik terang.

"Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Riau mengusut tuntas dugaan korupsi di Kabupaten Siak yang sudah sangat meresahkan rakyat," kata Kordinator Umum, Robi Priatama, Kamis (6/8).

Mereka juga meminta Kejaksaan Tinggi Riau agar dapat menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa tebang pilih.

"Kami menyatakan sikap mendukung dan siap membantu Kejaksaan Tinggi Riau secara moril untuk mengusut semua dugaan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak," ungkapnya.

Baca Juga:  Susuri Sungai Bersama Istri, Gubri Syamsuar Hadiri Festival Subayang 2020

Dalam aksi itu, mereka ingin Kejaksaan Tinggi Riau untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyat dalam penanganan kasus korupsi di Provinsi Riau.

"Ini bukan aksi terakhir kalinya, namun akan berkelanjutan. HMI bakal terus mengawasi kinerja Kejati Riau menangani kasus korupsi," tuturnya.

Pantauan di lapangan, puluhan anggota HMI tersebut turun dengan atribut yang bercorak hijau, mereka juga membentangkan spanduk aspirasi.

Di lokasi tersebut, Koordinator Lapangan Ali Tondi Halaman Hasibuan juga menyampaikan hal serupa. Pihaknya mengaku akan terus mengawal dan terus bersama-sama menyuarakan kebenaran terkait kasus korupsi di Riau.

Kedatangan rombongan mahasiswa di pintu pagar Kejati tersebut disambut Kasi Penerangan Hukum dan Humas, Muspidauan.

Baca Juga:  Tunggu Petunjuk Kemendagri Kewenangan Plh Terbatas

Dirinya menjelaskan, saat ini Kejati sedang melakukan penyelidikan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak. Kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu tahun 2015, 2016 dan 2017.

"Kami merasa tersanjung, HMI turun memberikan aspirasi. Untuk perkara di Siak saat ini sedang ditangani, kami sudah melakukan pemeriksaan," jelasnya.

Aspirasi yang disampaikan ini, menurut Muspidauan bakal didengar oleh pimpinan Kejati Riau. "Kami mohon dukungan dan doanya, mudah-mudahann penanganan masalah ini akan kita ketahui bersama hasilnya sampai ujungnya. Sehingga nampak titik terangnya," ungkapnya.

Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru
Editor: Rinaldi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari