Minggu, 6 April 2025
spot_img

Gus Jazil: Saatnya Jokowi Undang Presiden Palestina-PM Israel Duduk Bersama

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Eskalasi konflik yang terjadi antara Palestina-Israel terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Aksi demonstrasi menentang agresi tentara Israel terhadap Palestina pun terjadi di berbagai belahan dunia. 

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengundang Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu duduk bersama untuk menyelesaikan konflik kedua negara. 

”Untuk solusi konflik Palestina, saya yakin Pak Jokowi dapat menyelesaikannya dengan mengambil peran mengundang Presiden Palestina dan Perdana Menteri Israel duduk bersama menyepakati solusi damai. Pak Jokowi mohon ambil peran ini untuk perdamaian di tanah Palestina,” ujar Gus Jazil,  sapaan akrab Jazilul Fawaid, di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, seluruh rakyat Indonesia pasti akan mendukung jika Jokowi mengambil peran untuk mendamaikan konflik yang terjadi di Palestina. 

”Apalagi Palestina adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia,” kata Gus Jazil.

Baca Juga:  Putra Jokowi Tak Akan Diperlakukan Istimewa

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, peran konkret Indonesia dalam upaya perdamaian konflik Palestina sangat dinantikan.

 ”Dan saya yakin Pak Jokowi mampu melakukan itu untuk mengajak para petinggi kedua negara untuk menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung cukup lama ini,” katanya. 

Menurutnya, bila pertemuan ini terlaksana, hal ini akan legacy kepemimpinan Jokowi dan  Indonesia secara umum di mata dunia, seperti yang dulu dilakukan oleh Presiden Soekarno.

"Dulu Bung Karno menegaskan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," tuturnya.

Gus Jazil juga mengapresiasi langkah Jokowi yang sebelumnya secara tegas mengecam tindakan brutal Israel dan mengajak semua pemimpin negara-negara di dunia untuk menghentikan agresi Israel yang mengakibatkan ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak tewas. 

”Kalau sebelumnya Pak Jokowi telah mengajak para pemimpin dunia untuk menghentikan konflik Palestina, kini saatnya Presiden mengajak kedua pemimpin Palestina dan Israel untuk duduk bersama. Jokowi segera undang Presiden Palestina dan PM Israel untuk mencari solusi damai bersama. Saya kira ini akan menjadi langkah konkret Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga:  Kemendagri Minta KPU Komitmen Jaga Data Kependudukan Masyarakat

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah mengakibatkan hilangnya nyawa ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak. 

”Agresi Israel harus dihentikan,” kata Jokowi melalui akun Twitter-nya, Sabtu (15/5/2021) malam.

Jokowi juga mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah kepala negara membahas situasi Palestina. Seperti dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Yang Dipertuan Agung Raja Malaysia Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandriah, PM Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, dan Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Dikatakan Presiden, perbincangan dengan para pemimpin negara sahabat tersebut membahas perkembangan global, tindak lanjut ASEAN Leaders Meeting, hingga situasi yang memprihatinkan di Palestina. 

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Eskalasi konflik yang terjadi antara Palestina-Israel terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Aksi demonstrasi menentang agresi tentara Israel terhadap Palestina pun terjadi di berbagai belahan dunia. 

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengundang Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu duduk bersama untuk menyelesaikan konflik kedua negara. 

”Untuk solusi konflik Palestina, saya yakin Pak Jokowi dapat menyelesaikannya dengan mengambil peran mengundang Presiden Palestina dan Perdana Menteri Israel duduk bersama menyepakati solusi damai. Pak Jokowi mohon ambil peran ini untuk perdamaian di tanah Palestina,” ujar Gus Jazil,  sapaan akrab Jazilul Fawaid, di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, seluruh rakyat Indonesia pasti akan mendukung jika Jokowi mengambil peran untuk mendamaikan konflik yang terjadi di Palestina. 

”Apalagi Palestina adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia,” kata Gus Jazil.

Baca Juga:  Benny: Salaman Moeldoko-AHY Tak Menandakan Perdamaian

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, peran konkret Indonesia dalam upaya perdamaian konflik Palestina sangat dinantikan.

 ”Dan saya yakin Pak Jokowi mampu melakukan itu untuk mengajak para petinggi kedua negara untuk menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung cukup lama ini,” katanya. 

Menurutnya, bila pertemuan ini terlaksana, hal ini akan legacy kepemimpinan Jokowi dan  Indonesia secara umum di mata dunia, seperti yang dulu dilakukan oleh Presiden Soekarno.

"Dulu Bung Karno menegaskan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," tuturnya.

Gus Jazil juga mengapresiasi langkah Jokowi yang sebelumnya secara tegas mengecam tindakan brutal Israel dan mengajak semua pemimpin negara-negara di dunia untuk menghentikan agresi Israel yang mengakibatkan ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak tewas. 

”Kalau sebelumnya Pak Jokowi telah mengajak para pemimpin dunia untuk menghentikan konflik Palestina, kini saatnya Presiden mengajak kedua pemimpin Palestina dan Israel untuk duduk bersama. Jokowi segera undang Presiden Palestina dan PM Israel untuk mencari solusi damai bersama. Saya kira ini akan menjadi langkah konkret Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga:  Putra Jokowi Tak Akan Diperlakukan Istimewa

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah mengakibatkan hilangnya nyawa ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak. 

”Agresi Israel harus dihentikan,” kata Jokowi melalui akun Twitter-nya, Sabtu (15/5/2021) malam.

Jokowi juga mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah kepala negara membahas situasi Palestina. Seperti dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Yang Dipertuan Agung Raja Malaysia Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandriah, PM Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, dan Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Dikatakan Presiden, perbincangan dengan para pemimpin negara sahabat tersebut membahas perkembangan global, tindak lanjut ASEAN Leaders Meeting, hingga situasi yang memprihatinkan di Palestina. 

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Gus Jazil: Saatnya Jokowi Undang Presiden Palestina-PM Israel Duduk Bersama

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Eskalasi konflik yang terjadi antara Palestina-Israel terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Aksi demonstrasi menentang agresi tentara Israel terhadap Palestina pun terjadi di berbagai belahan dunia. 

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengundang Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu duduk bersama untuk menyelesaikan konflik kedua negara. 

”Untuk solusi konflik Palestina, saya yakin Pak Jokowi dapat menyelesaikannya dengan mengambil peran mengundang Presiden Palestina dan Perdana Menteri Israel duduk bersama menyepakati solusi damai. Pak Jokowi mohon ambil peran ini untuk perdamaian di tanah Palestina,” ujar Gus Jazil,  sapaan akrab Jazilul Fawaid, di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, seluruh rakyat Indonesia pasti akan mendukung jika Jokowi mengambil peran untuk mendamaikan konflik yang terjadi di Palestina. 

”Apalagi Palestina adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia,” kata Gus Jazil.

Baca Juga:  Mungkinkah Prananda Prabowo Bakal Mendapat Posisi Strategis?

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, peran konkret Indonesia dalam upaya perdamaian konflik Palestina sangat dinantikan.

 ”Dan saya yakin Pak Jokowi mampu melakukan itu untuk mengajak para petinggi kedua negara untuk menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung cukup lama ini,” katanya. 

Menurutnya, bila pertemuan ini terlaksana, hal ini akan legacy kepemimpinan Jokowi dan  Indonesia secara umum di mata dunia, seperti yang dulu dilakukan oleh Presiden Soekarno.

"Dulu Bung Karno menegaskan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," tuturnya.

Gus Jazil juga mengapresiasi langkah Jokowi yang sebelumnya secara tegas mengecam tindakan brutal Israel dan mengajak semua pemimpin negara-negara di dunia untuk menghentikan agresi Israel yang mengakibatkan ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak tewas. 

”Kalau sebelumnya Pak Jokowi telah mengajak para pemimpin dunia untuk menghentikan konflik Palestina, kini saatnya Presiden mengajak kedua pemimpin Palestina dan Israel untuk duduk bersama. Jokowi segera undang Presiden Palestina dan PM Israel untuk mencari solusi damai bersama. Saya kira ini akan menjadi langkah konkret Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga:  Kemendagri Minta KPU Komitmen Jaga Data Kependudukan Masyarakat

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah mengakibatkan hilangnya nyawa ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak. 

”Agresi Israel harus dihentikan,” kata Jokowi melalui akun Twitter-nya, Sabtu (15/5/2021) malam.

Jokowi juga mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah kepala negara membahas situasi Palestina. Seperti dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Yang Dipertuan Agung Raja Malaysia Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandriah, PM Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, dan Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Dikatakan Presiden, perbincangan dengan para pemimpin negara sahabat tersebut membahas perkembangan global, tindak lanjut ASEAN Leaders Meeting, hingga situasi yang memprihatinkan di Palestina. 

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Eskalasi konflik yang terjadi antara Palestina-Israel terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Aksi demonstrasi menentang agresi tentara Israel terhadap Palestina pun terjadi di berbagai belahan dunia. 

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengundang Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu duduk bersama untuk menyelesaikan konflik kedua negara. 

”Untuk solusi konflik Palestina, saya yakin Pak Jokowi dapat menyelesaikannya dengan mengambil peran mengundang Presiden Palestina dan Perdana Menteri Israel duduk bersama menyepakati solusi damai. Pak Jokowi mohon ambil peran ini untuk perdamaian di tanah Palestina,” ujar Gus Jazil,  sapaan akrab Jazilul Fawaid, di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, seluruh rakyat Indonesia pasti akan mendukung jika Jokowi mengambil peran untuk mendamaikan konflik yang terjadi di Palestina. 

”Apalagi Palestina adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia,” kata Gus Jazil.

Baca Juga:  Bawaslu Bengkalis Ajak Warga Ikuti SKPP 2021

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, peran konkret Indonesia dalam upaya perdamaian konflik Palestina sangat dinantikan.

 ”Dan saya yakin Pak Jokowi mampu melakukan itu untuk mengajak para petinggi kedua negara untuk menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung cukup lama ini,” katanya. 

Menurutnya, bila pertemuan ini terlaksana, hal ini akan legacy kepemimpinan Jokowi dan  Indonesia secara umum di mata dunia, seperti yang dulu dilakukan oleh Presiden Soekarno.

"Dulu Bung Karno menegaskan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," tuturnya.

Gus Jazil juga mengapresiasi langkah Jokowi yang sebelumnya secara tegas mengecam tindakan brutal Israel dan mengajak semua pemimpin negara-negara di dunia untuk menghentikan agresi Israel yang mengakibatkan ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak tewas. 

”Kalau sebelumnya Pak Jokowi telah mengajak para pemimpin dunia untuk menghentikan konflik Palestina, kini saatnya Presiden mengajak kedua pemimpin Palestina dan Israel untuk duduk bersama. Jokowi segera undang Presiden Palestina dan PM Israel untuk mencari solusi damai bersama. Saya kira ini akan menjadi langkah konkret Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga:  Kemendagri Minta KPU Komitmen Jaga Data Kependudukan Masyarakat

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah mengakibatkan hilangnya nyawa ratusan orang, termasuk perempuan dan anak-anak. 

”Agresi Israel harus dihentikan,” kata Jokowi melalui akun Twitter-nya, Sabtu (15/5/2021) malam.

Jokowi juga mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah kepala negara membahas situasi Palestina. Seperti dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Yang Dipertuan Agung Raja Malaysia Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandriah, PM Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, dan Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Dikatakan Presiden, perbincangan dengan para pemimpin negara sahabat tersebut membahas perkembangan global, tindak lanjut ASEAN Leaders Meeting, hingga situasi yang memprihatinkan di Palestina. 

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari