Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Razman Arif Mengaku Diteror dan Diancam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Razman Arif Nasution mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mengaku, sebelum memutuskan mudur, ada pihak-pihak yang mengancam dirinya dan keluarganya.

"Ada telepon yang mengingatkan saya supaya jangan mundur karena berisiko untuk keselamatan saya dan keluarga," ujar Razman kepada wartawan, Jumat (2/4).

"Saya jawab tidak takut dan saya tetap mundur dari jabatan, karena saya ini pejuang bukan pecundang," tambahnya.

Razman tidak memungkiri setiap tindakan yang ia perbuat pasti ada risikonya. Bahkan dirinya sudah biasa menghadapi ancaman-ancaman seperti ini. "Bagi saya setiap tindakan ada risikonya, apalagi kasus sebesar ini, lumrah bagi saya karena sudah sering menangani kasus-kasus besar," ungkapnya.

Baca Juga:  Masa Airlangga Jumlah Kursi Golkar Susut Tak Sesuai Target, Artinya?

Sebelumnya, Razman Arif Nasution memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mundur lantaran adanya ketidakcocokan dengan para koleganya di Partai Demokrat. Ia merasa tidak dlilibatkan dalam proses hukum yang tengah ditempuh kubu Moeldoko.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Razman Arif Nasution mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mengaku, sebelum memutuskan mudur, ada pihak-pihak yang mengancam dirinya dan keluarganya.

"Ada telepon yang mengingatkan saya supaya jangan mundur karena berisiko untuk keselamatan saya dan keluarga," ujar Razman kepada wartawan, Jumat (2/4).

"Saya jawab tidak takut dan saya tetap mundur dari jabatan, karena saya ini pejuang bukan pecundang," tambahnya.

Razman tidak memungkiri setiap tindakan yang ia perbuat pasti ada risikonya. Bahkan dirinya sudah biasa menghadapi ancaman-ancaman seperti ini. "Bagi saya setiap tindakan ada risikonya, apalagi kasus sebesar ini, lumrah bagi saya karena sudah sering menangani kasus-kasus besar," ungkapnya.

Baca Juga:  Demokrat Targetkan 10 Kursi di DPRD Dumai

Sebelumnya, Razman Arif Nasution memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mundur lantaran adanya ketidakcocokan dengan para koleganya di Partai Demokrat. Ia merasa tidak dlilibatkan dalam proses hukum yang tengah ditempuh kubu Moeldoko.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Razman Arif Mengaku Diteror dan Diancam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Razman Arif Nasution mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mengaku, sebelum memutuskan mudur, ada pihak-pihak yang mengancam dirinya dan keluarganya.

"Ada telepon yang mengingatkan saya supaya jangan mundur karena berisiko untuk keselamatan saya dan keluarga," ujar Razman kepada wartawan, Jumat (2/4).

"Saya jawab tidak takut dan saya tetap mundur dari jabatan, karena saya ini pejuang bukan pecundang," tambahnya.

Razman tidak memungkiri setiap tindakan yang ia perbuat pasti ada risikonya. Bahkan dirinya sudah biasa menghadapi ancaman-ancaman seperti ini. "Bagi saya setiap tindakan ada risikonya, apalagi kasus sebesar ini, lumrah bagi saya karena sudah sering menangani kasus-kasus besar," ungkapnya.

Baca Juga:  Menurut Pengamat LPI, Target KAMI Politik Pragmatis

Sebelumnya, Razman Arif Nasution memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mundur lantaran adanya ketidakcocokan dengan para koleganya di Partai Demokrat. Ia merasa tidak dlilibatkan dalam proses hukum yang tengah ditempuh kubu Moeldoko.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Razman Arif Nasution mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mengaku, sebelum memutuskan mudur, ada pihak-pihak yang mengancam dirinya dan keluarganya.

"Ada telepon yang mengingatkan saya supaya jangan mundur karena berisiko untuk keselamatan saya dan keluarga," ujar Razman kepada wartawan, Jumat (2/4).

"Saya jawab tidak takut dan saya tetap mundur dari jabatan, karena saya ini pejuang bukan pecundang," tambahnya.

Razman tidak memungkiri setiap tindakan yang ia perbuat pasti ada risikonya. Bahkan dirinya sudah biasa menghadapi ancaman-ancaman seperti ini. "Bagi saya setiap tindakan ada risikonya, apalagi kasus sebesar ini, lumrah bagi saya karena sudah sering menangani kasus-kasus besar," ungkapnya.

Baca Juga:  Anggap Realistis, PAN Rohil Putuskan Dukung Incumbent

Sebelumnya, Razman Arif Nasution memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mundur lantaran adanya ketidakcocokan dengan para koleganya di Partai Demokrat. Ia merasa tidak dlilibatkan dalam proses hukum yang tengah ditempuh kubu Moeldoko.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari