Rabu, 18 Maret 2026
- Advertisement -

Dokter Muda FK Unri Sosialisasikan Pencegahan Anemia kepada Ibu Hamil di Perawang

PERAWANG (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, tujuh dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) yang sedang menjalani stase Community Oriented Medical Education (COME) di Puskesmas Perawang melaksanakan sosialisasi terkait anemia pada kehamilan di Kelurahan Perawang, Selasa (18/11).

Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan menekan angka kejadian anemia pada ibu hamil melalui peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai pencegahannya.

Sebanyak 20 ibu hamil mengikuti kegiatan ini. Sosialisasi juga dihadiri oleh Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes, dokter pembimbing puskesmas dr Intan Komala Sari dan dr Fani Fazila, serta bidan Lina Marni selaku penanggung jawab kluster. Dukungan penuh juga datang dari para dosen FK Unri, di antaranya dr Handayani MKK CIQnR CIQaR SpKKLP Subsp COPC, dr Dimas Pramita Nugraha MSc, Dr dr Yulis Hamidy MKes MPd Ked SpKKLP, dan dr Sofyan Andri SpOG.

Baca Juga:  Perbaikan SDN 83 Pekanbaru Setelah Idulfitri

Materi penyuluhan mencakup bahaya anemia pada kehamilan, gejala yang perlu dikenali, serta langkah-langkah pencegahan seperti konsumsi tablet tambah darah (TTD), pola makan bergizi seimbang, dan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Peserta juga diperkenalkan dengan faktor risiko anemia serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan perkembangan janin.

Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes, menegaskan bahwa anemia masih menjadi masalah kesehatan yang cukup sering ditemui pada ibu hamil, terutama karena rendahnya asupan zat besi dan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi TTD.(ali)

PERAWANG (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, tujuh dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) yang sedang menjalani stase Community Oriented Medical Education (COME) di Puskesmas Perawang melaksanakan sosialisasi terkait anemia pada kehamilan di Kelurahan Perawang, Selasa (18/11).

Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan menekan angka kejadian anemia pada ibu hamil melalui peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai pencegahannya.

Sebanyak 20 ibu hamil mengikuti kegiatan ini. Sosialisasi juga dihadiri oleh Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes, dokter pembimbing puskesmas dr Intan Komala Sari dan dr Fani Fazila, serta bidan Lina Marni selaku penanggung jawab kluster. Dukungan penuh juga datang dari para dosen FK Unri, di antaranya dr Handayani MKK CIQnR CIQaR SpKKLP Subsp COPC, dr Dimas Pramita Nugraha MSc, Dr dr Yulis Hamidy MKes MPd Ked SpKKLP, dan dr Sofyan Andri SpOG.

Baca Juga:  SDN 83 Dibangun Setelah Idulfitri

Materi penyuluhan mencakup bahaya anemia pada kehamilan, gejala yang perlu dikenali, serta langkah-langkah pencegahan seperti konsumsi tablet tambah darah (TTD), pola makan bergizi seimbang, dan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Peserta juga diperkenalkan dengan faktor risiko anemia serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan perkembangan janin.

Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes, menegaskan bahwa anemia masih menjadi masalah kesehatan yang cukup sering ditemui pada ibu hamil, terutama karena rendahnya asupan zat besi dan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi TTD.(ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PERAWANG (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, tujuh dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) yang sedang menjalani stase Community Oriented Medical Education (COME) di Puskesmas Perawang melaksanakan sosialisasi terkait anemia pada kehamilan di Kelurahan Perawang, Selasa (18/11).

Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan menekan angka kejadian anemia pada ibu hamil melalui peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai pencegahannya.

Sebanyak 20 ibu hamil mengikuti kegiatan ini. Sosialisasi juga dihadiri oleh Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes, dokter pembimbing puskesmas dr Intan Komala Sari dan dr Fani Fazila, serta bidan Lina Marni selaku penanggung jawab kluster. Dukungan penuh juga datang dari para dosen FK Unri, di antaranya dr Handayani MKK CIQnR CIQaR SpKKLP Subsp COPC, dr Dimas Pramita Nugraha MSc, Dr dr Yulis Hamidy MKes MPd Ked SpKKLP, dan dr Sofyan Andri SpOG.

Baca Juga:  Gara-Gara Hotspot Diputus, Pria di Siak Tega Habisi Teman Sendiri

Materi penyuluhan mencakup bahaya anemia pada kehamilan, gejala yang perlu dikenali, serta langkah-langkah pencegahan seperti konsumsi tablet tambah darah (TTD), pola makan bergizi seimbang, dan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Peserta juga diperkenalkan dengan faktor risiko anemia serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan perkembangan janin.

Kepala Puskesmas Perawang, dr H Armen MKes, menegaskan bahwa anemia masih menjadi masalah kesehatan yang cukup sering ditemui pada ibu hamil, terutama karena rendahnya asupan zat besi dan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi TTD.(ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari