Jumat, 23 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Panahan Pastikan Lolos ke Olimpiade

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Salah satu cabor yang harus menyongsong event megah Olimpiade Tokyo 2020 adalah panahan. Tiket nomor recurve individual sudah di tangan, tinggal menentukan nama atlet yang akan dikirim. Meski begitu, PP Perpani masih menargetkan tambahan kuota.

Untuk bisa mendapat kuota lagi, mereka akan mengikuti event Archery World Cup 2020 pada 21–28 Juni di Berlin, Jerman. Event tersebut tercatat sebagai kualifikasi Olimpiade. Karena waktu makin mepet, pelatnas pun harus segera dimulai.

Sekjen Perpani Rizal Bernadi mengatakan sudah mengajukan proposal untuk pelatnas Olimpiade. Dalam proposal itu, mereka mengajukan dana sekitar Rp 17 miliar. Anggaran tersebut meliputi keperluan uang saku, tryout, akomodasi, dan peralatan.

Baca Juga:  James-Shanon, Pilih Pacaran dan Tak Menikah

"Kami berharap secepatnya (dana) cair. Paling lambat pada akhir Januari pelatnas sudah dimulai lagi. Sebab, dana untuk SEA Games dan Olimpiade itu berbeda. Makanya, saat ini atlet masih kembali ke daerah masing-masing dulu," kata Rizal.

Sementara itu, Waketum Perpani Alman Hudri menjelaskan bahwa saat ini telah membentuk satgas. Nanti satgas tersebut menyeleksi atlet yang masuk pelatnas. Untuk seleksi, akan diambil 36 orang yang terdiri atas 19 putra dan 17 putri. "Nah, kami mau mengusulkan kepada pemerintah 12 orang, yaitu 6 putra dan 6 putri. Yang memenuhi syarat baru empat. Sisanya kami ambil dari hasil seleksi," ucapnya.

Olimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung pada 24 Juli sampai 9 Agustus mendatang. Sedangkan panahan sudah merampungkan pertandingan pada 1 Agustus.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Tim Thomas-Uber Gagal Kawinkan Gelar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Salah satu cabor yang harus menyongsong event megah Olimpiade Tokyo 2020 adalah panahan. Tiket nomor recurve individual sudah di tangan, tinggal menentukan nama atlet yang akan dikirim. Meski begitu, PP Perpani masih menargetkan tambahan kuota.

Untuk bisa mendapat kuota lagi, mereka akan mengikuti event Archery World Cup 2020 pada 21–28 Juni di Berlin, Jerman. Event tersebut tercatat sebagai kualifikasi Olimpiade. Karena waktu makin mepet, pelatnas pun harus segera dimulai.

Sekjen Perpani Rizal Bernadi mengatakan sudah mengajukan proposal untuk pelatnas Olimpiade. Dalam proposal itu, mereka mengajukan dana sekitar Rp 17 miliar. Anggaran tersebut meliputi keperluan uang saku, tryout, akomodasi, dan peralatan.

Baca Juga:  Kai, Putra Wayne Rooney Dikontrak Setan Merah

"Kami berharap secepatnya (dana) cair. Paling lambat pada akhir Januari pelatnas sudah dimulai lagi. Sebab, dana untuk SEA Games dan Olimpiade itu berbeda. Makanya, saat ini atlet masih kembali ke daerah masing-masing dulu," kata Rizal.

Sementara itu, Waketum Perpani Alman Hudri menjelaskan bahwa saat ini telah membentuk satgas. Nanti satgas tersebut menyeleksi atlet yang masuk pelatnas. Untuk seleksi, akan diambil 36 orang yang terdiri atas 19 putra dan 17 putri. "Nah, kami mau mengusulkan kepada pemerintah 12 orang, yaitu 6 putra dan 6 putri. Yang memenuhi syarat baru empat. Sisanya kami ambil dari hasil seleksi," ucapnya.

- Advertisement -

Olimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung pada 24 Juli sampai 9 Agustus mendatang. Sedangkan panahan sudah merampungkan pertandingan pada 1 Agustus.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Nadal-Federer Bakal Main di Laver Cup 2022
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Salah satu cabor yang harus menyongsong event megah Olimpiade Tokyo 2020 adalah panahan. Tiket nomor recurve individual sudah di tangan, tinggal menentukan nama atlet yang akan dikirim. Meski begitu, PP Perpani masih menargetkan tambahan kuota.

Untuk bisa mendapat kuota lagi, mereka akan mengikuti event Archery World Cup 2020 pada 21–28 Juni di Berlin, Jerman. Event tersebut tercatat sebagai kualifikasi Olimpiade. Karena waktu makin mepet, pelatnas pun harus segera dimulai.

Sekjen Perpani Rizal Bernadi mengatakan sudah mengajukan proposal untuk pelatnas Olimpiade. Dalam proposal itu, mereka mengajukan dana sekitar Rp 17 miliar. Anggaran tersebut meliputi keperluan uang saku, tryout, akomodasi, dan peralatan.

Baca Juga:  Barcelona vs Napoli Jalani Laga Hidup-mati

"Kami berharap secepatnya (dana) cair. Paling lambat pada akhir Januari pelatnas sudah dimulai lagi. Sebab, dana untuk SEA Games dan Olimpiade itu berbeda. Makanya, saat ini atlet masih kembali ke daerah masing-masing dulu," kata Rizal.

Sementara itu, Waketum Perpani Alman Hudri menjelaskan bahwa saat ini telah membentuk satgas. Nanti satgas tersebut menyeleksi atlet yang masuk pelatnas. Untuk seleksi, akan diambil 36 orang yang terdiri atas 19 putra dan 17 putri. "Nah, kami mau mengusulkan kepada pemerintah 12 orang, yaitu 6 putra dan 6 putri. Yang memenuhi syarat baru empat. Sisanya kami ambil dari hasil seleksi," ucapnya.

Olimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung pada 24 Juli sampai 9 Agustus mendatang. Sedangkan panahan sudah merampungkan pertandingan pada 1 Agustus.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Gara-Gara Kontrak Sensasional, Market Value Kylian Mbappe Tertinggi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari