Jumat, 13 Maret 2026
- Advertisement -

Serangan Jantung, Mantan Pemain PSPS Wafat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Legenda timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya yang juga pernah semusim memperkuat PSPS Pekanbaru, Bejo Sugiantoro, meninggal dunia di usia 47 tahun pada Selasa (25/2).

Kepastian meninggalnya Bejo Sugiantoro diungkap CEO Deltras Sidoarjo sekaligus Wakil Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Amir Burhanudin.

“Ya, ya (Bejo Sugian­toro meninggal, red). Tadi (kemarin, red) sore main bola, terus lagi gak sadarkan diri dibawa ke RS di depannya lapangan itu. 17.20 WIB dinyatakan meninggal sama dokter. Jenazah masih di Rumah Sakit Royal,” ucap Amir.

Informasi meninggalnya Bejo Sugiantoro juga disampaikan Gede Widiade. Mantan Manajer Timnas Indonesia U-23 ini mendapat informasi dari rekan-rekannya sesama pelaku sepakbola di Surabaya.

Baca Juga:  Hujan Gol, PSPS Bungkam Persikota dengan Skor 4-6

“Benar Kaji Bejo Su­giantoro meninggal dunia. Saya baru mendapat informasi dari teman-teman di Surabaya,” kata Gede, Selasa (25/2).

“Informasi yang saya dapatkan, beliau meninggal saat bermain bola. Informasinya serangan jantung, tetapi nanti akan ada hasil diagnosis pastinya,” ujar Gede.

Pada musim 2024/2025, Bejo adalah pelatih Deltras FC yang berkiprah di Liga 2. Sebelum itu Bejo sempat menjadi asisten pelatih Persebaya selama beberapa musim.

Karier sepakbola ayah dari pemain Persib Bandung, Rachmat Irianto, ini banyak dihabiskan sebagai pemain Persebaya. Bejo membela Timnas pada periode 1990 hingga awal 2000-an.

Bejo Sugiantoro merupakan salah satu pemain terbaik timnas era pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2000an. Bejo memiliki 45 caps bersama Timnas Indonesia dan mencetak dua gol.

Baca Juga:  PSPS Pekanbaru vs FC Bekasi City: Ujian Perdana Laskar Lancang Kuning

Bejo berhasil membawa timnas Indonesia lolos ke final SEA Games 1997 dan merebut medali perak. Sementara di SEA Games 1999, Bejo mempersembahkan medali perunggu.

Di level klub, Bejo Sugiantoro berhasil memba­wa Persebaya menjadi ju­ara Liga Indonesia. Dia memperkuat PSPS Pekanbaru pada musim 2003/2004 dan bermain dalam 22 pertandingan.(jpg)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Legenda timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya yang juga pernah semusim memperkuat PSPS Pekanbaru, Bejo Sugiantoro, meninggal dunia di usia 47 tahun pada Selasa (25/2).

Kepastian meninggalnya Bejo Sugiantoro diungkap CEO Deltras Sidoarjo sekaligus Wakil Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Amir Burhanudin.

“Ya, ya (Bejo Sugian­toro meninggal, red). Tadi (kemarin, red) sore main bola, terus lagi gak sadarkan diri dibawa ke RS di depannya lapangan itu. 17.20 WIB dinyatakan meninggal sama dokter. Jenazah masih di Rumah Sakit Royal,” ucap Amir.

Informasi meninggalnya Bejo Sugiantoro juga disampaikan Gede Widiade. Mantan Manajer Timnas Indonesia U-23 ini mendapat informasi dari rekan-rekannya sesama pelaku sepakbola di Surabaya.

Baca Juga:  Fun Fishing Tournament, Hydro Coco Bawa Kesegaran untuk Para Pemancing

“Benar Kaji Bejo Su­giantoro meninggal dunia. Saya baru mendapat informasi dari teman-teman di Surabaya,” kata Gede, Selasa (25/2).

- Advertisement -

“Informasi yang saya dapatkan, beliau meninggal saat bermain bola. Informasinya serangan jantung, tetapi nanti akan ada hasil diagnosis pastinya,” ujar Gede.

Pada musim 2024/2025, Bejo adalah pelatih Deltras FC yang berkiprah di Liga 2. Sebelum itu Bejo sempat menjadi asisten pelatih Persebaya selama beberapa musim.

- Advertisement -

Karier sepakbola ayah dari pemain Persib Bandung, Rachmat Irianto, ini banyak dihabiskan sebagai pemain Persebaya. Bejo membela Timnas pada periode 1990 hingga awal 2000-an.

Bejo Sugiantoro merupakan salah satu pemain terbaik timnas era pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2000an. Bejo memiliki 45 caps bersama Timnas Indonesia dan mencetak dua gol.

Baca Juga:  Hujan Gol, PSPS Bungkam Persikota dengan Skor 4-6

Bejo berhasil membawa timnas Indonesia lolos ke final SEA Games 1997 dan merebut medali perak. Sementara di SEA Games 1999, Bejo mempersembahkan medali perunggu.

Di level klub, Bejo Sugiantoro berhasil memba­wa Persebaya menjadi ju­ara Liga Indonesia. Dia memperkuat PSPS Pekanbaru pada musim 2003/2004 dan bermain dalam 22 pertandingan.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Legenda timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya yang juga pernah semusim memperkuat PSPS Pekanbaru, Bejo Sugiantoro, meninggal dunia di usia 47 tahun pada Selasa (25/2).

Kepastian meninggalnya Bejo Sugiantoro diungkap CEO Deltras Sidoarjo sekaligus Wakil Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Amir Burhanudin.

“Ya, ya (Bejo Sugian­toro meninggal, red). Tadi (kemarin, red) sore main bola, terus lagi gak sadarkan diri dibawa ke RS di depannya lapangan itu. 17.20 WIB dinyatakan meninggal sama dokter. Jenazah masih di Rumah Sakit Royal,” ucap Amir.

Informasi meninggalnya Bejo Sugiantoro juga disampaikan Gede Widiade. Mantan Manajer Timnas Indonesia U-23 ini mendapat informasi dari rekan-rekannya sesama pelaku sepakbola di Surabaya.

Baca Juga:  Hujan Gol, PSPS Bungkam Persikota dengan Skor 4-6

“Benar Kaji Bejo Su­giantoro meninggal dunia. Saya baru mendapat informasi dari teman-teman di Surabaya,” kata Gede, Selasa (25/2).

“Informasi yang saya dapatkan, beliau meninggal saat bermain bola. Informasinya serangan jantung, tetapi nanti akan ada hasil diagnosis pastinya,” ujar Gede.

Pada musim 2024/2025, Bejo adalah pelatih Deltras FC yang berkiprah di Liga 2. Sebelum itu Bejo sempat menjadi asisten pelatih Persebaya selama beberapa musim.

Karier sepakbola ayah dari pemain Persib Bandung, Rachmat Irianto, ini banyak dihabiskan sebagai pemain Persebaya. Bejo membela Timnas pada periode 1990 hingga awal 2000-an.

Bejo Sugiantoro merupakan salah satu pemain terbaik timnas era pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2000an. Bejo memiliki 45 caps bersama Timnas Indonesia dan mencetak dua gol.

Baca Juga:  Manajemen Usulkan Pergantian Nama Jadi PSPS Pekanbaru

Bejo berhasil membawa timnas Indonesia lolos ke final SEA Games 1997 dan merebut medali perak. Sementara di SEA Games 1999, Bejo mempersembahkan medali perunggu.

Di level klub, Bejo Sugiantoro berhasil memba­wa Persebaya menjadi ju­ara Liga Indonesia. Dia memperkuat PSPS Pekanbaru pada musim 2003/2004 dan bermain dalam 22 pertandingan.(jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari