Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Nasib Chievo, dari Liga Champions Kini Terancam ke Tarkam

Seiring krisis keuangan, Chievo sampai gulung tikar dan bisa ”hilang” dari kompetisi profesional di Italia musim ini.

SEHARUSNYA, musim ini menjadi anniversary Chievo Verona dalam sejarah persaingan mereka di Serie A. Dua dekade silam, klub berjuluk The Flying Donkeys itu menggebrak dengan finis di posisi kelima. Padahal, mereka berstatus tim promosi.

Empat musim berselang, Chievo finis keempat sehingga berkesempatan merasakan atmosfer Liga Champions musim 2006–2007.

Tetapi, jangankan perayaan nostalgia, Chievo malah merasakan getir karena gagal membayar tunggakan utang dan pajak yang terus menumpuk sejak musim lalu.

Tidak hanya dinyatakan bangkrut. Klub yang musim lalu finis kedelapan di Serie B itu juga dihukum Dewan Federal FIGC dengan didegradasikan dua tingkat ke Serie D.

Baca Juga:  Kalahkan Yunani, Georgia Debut Piala Eropa 2024

Belum cukup sampai di situ. Berdasar laporan dari Covisoc sebagai pihak yang mengurusi administrasi klub sepakbola Italia, Chievo tidak memiliki stabilitas finansial yang baik untuk menjalani kompetisi musim ini.

Hal yang sama dialami klub-klub seperti Carpi FC, Casertana FC, Novara Calcio, Livorno Calcio, Trapani Calcio, dan Sambenedettese Calcio.

Upaya Chievo mengajukan banding ke CONI (Komite Olimpiade Italia) juga gagal. Chievo kini hanya punya waktu dua bulan  untuk mencari investor baru atau tidak boleh tampil di Serie D.

Legenda klub sekaligus mantan striker Chievo, Sergio Pellissier, sebenarnya sudah menginisiatori perburuan investor baru seantero Italia. Namun, upaya pria 42 tahun itu masih nihil.

Baca Juga:  Pelajaran dari The Special One

”Ini adalah momen yang menyedihkan selama aku berada di klub. Aku tidak ingin klub ini hilang. Chievo harus survive meski merangkak dari bawah,” beber pria. yang nomor punggungnya semasa membela Chievo (31) resmi dipensiunkan dua tahun lalu, itu, kepada L’Arena.

Sembari mencari investor baru, Pellissier berencana tetap membentuk tim yang bisa didaftarkan ke kompetisi amatir regional atau kompetisi tarkam kasta kelima sampai kesembilan dalam piramida sepakbola Italia. Chievo bisa masuk dalam kompetisi regional di Veneto.

Sumber: Jawapos/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Seiring krisis keuangan, Chievo sampai gulung tikar dan bisa ”hilang” dari kompetisi profesional di Italia musim ini.

SEHARUSNYA, musim ini menjadi anniversary Chievo Verona dalam sejarah persaingan mereka di Serie A. Dua dekade silam, klub berjuluk The Flying Donkeys itu menggebrak dengan finis di posisi kelima. Padahal, mereka berstatus tim promosi.

Empat musim berselang, Chievo finis keempat sehingga berkesempatan merasakan atmosfer Liga Champions musim 2006–2007.

Tetapi, jangankan perayaan nostalgia, Chievo malah merasakan getir karena gagal membayar tunggakan utang dan pajak yang terus menumpuk sejak musim lalu.

Tidak hanya dinyatakan bangkrut. Klub yang musim lalu finis kedelapan di Serie B itu juga dihukum Dewan Federal FIGC dengan didegradasikan dua tingkat ke Serie D.

Baca Juga:  Para Mantan Rekan di Gdansk Puji Debut Manis Egy Maulana Vikri di Senica

Belum cukup sampai di situ. Berdasar laporan dari Covisoc sebagai pihak yang mengurusi administrasi klub sepakbola Italia, Chievo tidak memiliki stabilitas finansial yang baik untuk menjalani kompetisi musim ini.

Hal yang sama dialami klub-klub seperti Carpi FC, Casertana FC, Novara Calcio, Livorno Calcio, Trapani Calcio, dan Sambenedettese Calcio.

Upaya Chievo mengajukan banding ke CONI (Komite Olimpiade Italia) juga gagal. Chievo kini hanya punya waktu dua bulan  untuk mencari investor baru atau tidak boleh tampil di Serie D.

Legenda klub sekaligus mantan striker Chievo, Sergio Pellissier, sebenarnya sudah menginisiatori perburuan investor baru seantero Italia. Namun, upaya pria 42 tahun itu masih nihil.

Baca Juga:  Kalahkan Yunani, Georgia Debut Piala Eropa 2024

”Ini adalah momen yang menyedihkan selama aku berada di klub. Aku tidak ingin klub ini hilang. Chievo harus survive meski merangkak dari bawah,” beber pria. yang nomor punggungnya semasa membela Chievo (31) resmi dipensiunkan dua tahun lalu, itu, kepada L’Arena.

Sembari mencari investor baru, Pellissier berencana tetap membentuk tim yang bisa didaftarkan ke kompetisi amatir regional atau kompetisi tarkam kasta kelima sampai kesembilan dalam piramida sepakbola Italia. Chievo bisa masuk dalam kompetisi regional di Veneto.

Sumber: Jawapos/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Nasib Chievo, dari Liga Champions Kini Terancam ke Tarkam

Seiring krisis keuangan, Chievo sampai gulung tikar dan bisa ”hilang” dari kompetisi profesional di Italia musim ini.

SEHARUSNYA, musim ini menjadi anniversary Chievo Verona dalam sejarah persaingan mereka di Serie A. Dua dekade silam, klub berjuluk The Flying Donkeys itu menggebrak dengan finis di posisi kelima. Padahal, mereka berstatus tim promosi.

Empat musim berselang, Chievo finis keempat sehingga berkesempatan merasakan atmosfer Liga Champions musim 2006–2007.

Tetapi, jangankan perayaan nostalgia, Chievo malah merasakan getir karena gagal membayar tunggakan utang dan pajak yang terus menumpuk sejak musim lalu.

Tidak hanya dinyatakan bangkrut. Klub yang musim lalu finis kedelapan di Serie B itu juga dihukum Dewan Federal FIGC dengan didegradasikan dua tingkat ke Serie D.

Baca Juga:  Para Mantan Rekan di Gdansk Puji Debut Manis Egy Maulana Vikri di Senica

Belum cukup sampai di situ. Berdasar laporan dari Covisoc sebagai pihak yang mengurusi administrasi klub sepakbola Italia, Chievo tidak memiliki stabilitas finansial yang baik untuk menjalani kompetisi musim ini.

Hal yang sama dialami klub-klub seperti Carpi FC, Casertana FC, Novara Calcio, Livorno Calcio, Trapani Calcio, dan Sambenedettese Calcio.

Upaya Chievo mengajukan banding ke CONI (Komite Olimpiade Italia) juga gagal. Chievo kini hanya punya waktu dua bulan  untuk mencari investor baru atau tidak boleh tampil di Serie D.

Legenda klub sekaligus mantan striker Chievo, Sergio Pellissier, sebenarnya sudah menginisiatori perburuan investor baru seantero Italia. Namun, upaya pria 42 tahun itu masih nihil.

Baca Juga:  Mantan Kiper Ajax Tertarik Bela Timnas Indonesia

”Ini adalah momen yang menyedihkan selama aku berada di klub. Aku tidak ingin klub ini hilang. Chievo harus survive meski merangkak dari bawah,” beber pria. yang nomor punggungnya semasa membela Chievo (31) resmi dipensiunkan dua tahun lalu, itu, kepada L’Arena.

Sembari mencari investor baru, Pellissier berencana tetap membentuk tim yang bisa didaftarkan ke kompetisi amatir regional atau kompetisi tarkam kasta kelima sampai kesembilan dalam piramida sepakbola Italia. Chievo bisa masuk dalam kompetisi regional di Veneto.

Sumber: Jawapos/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Seiring krisis keuangan, Chievo sampai gulung tikar dan bisa ”hilang” dari kompetisi profesional di Italia musim ini.

SEHARUSNYA, musim ini menjadi anniversary Chievo Verona dalam sejarah persaingan mereka di Serie A. Dua dekade silam, klub berjuluk The Flying Donkeys itu menggebrak dengan finis di posisi kelima. Padahal, mereka berstatus tim promosi.

Empat musim berselang, Chievo finis keempat sehingga berkesempatan merasakan atmosfer Liga Champions musim 2006–2007.

Tetapi, jangankan perayaan nostalgia, Chievo malah merasakan getir karena gagal membayar tunggakan utang dan pajak yang terus menumpuk sejak musim lalu.

Tidak hanya dinyatakan bangkrut. Klub yang musim lalu finis kedelapan di Serie B itu juga dihukum Dewan Federal FIGC dengan didegradasikan dua tingkat ke Serie D.

Baca Juga:  Ngannou Remehkan Joshua

Belum cukup sampai di situ. Berdasar laporan dari Covisoc sebagai pihak yang mengurusi administrasi klub sepakbola Italia, Chievo tidak memiliki stabilitas finansial yang baik untuk menjalani kompetisi musim ini.

Hal yang sama dialami klub-klub seperti Carpi FC, Casertana FC, Novara Calcio, Livorno Calcio, Trapani Calcio, dan Sambenedettese Calcio.

Upaya Chievo mengajukan banding ke CONI (Komite Olimpiade Italia) juga gagal. Chievo kini hanya punya waktu dua bulan  untuk mencari investor baru atau tidak boleh tampil di Serie D.

Legenda klub sekaligus mantan striker Chievo, Sergio Pellissier, sebenarnya sudah menginisiatori perburuan investor baru seantero Italia. Namun, upaya pria 42 tahun itu masih nihil.

Baca Juga:  Kalahkan Yunani, Georgia Debut Piala Eropa 2024

”Ini adalah momen yang menyedihkan selama aku berada di klub. Aku tidak ingin klub ini hilang. Chievo harus survive meski merangkak dari bawah,” beber pria. yang nomor punggungnya semasa membela Chievo (31) resmi dipensiunkan dua tahun lalu, itu, kepada L’Arena.

Sembari mencari investor baru, Pellissier berencana tetap membentuk tim yang bisa didaftarkan ke kompetisi amatir regional atau kompetisi tarkam kasta kelima sampai kesembilan dalam piramida sepakbola Italia. Chievo bisa masuk dalam kompetisi regional di Veneto.

Sumber: Jawapos/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari