Rabu, 18 Februari 2026
- Advertisement -

Bidik Juara Umum di ASG

SEMARANG (RIAUPOS.CO) — Indonesia bakal menjadi tuan rumah ASEAN School Games (ASG) 2019. Ajang multi-iven antarpelajar terbesar di Asia Tenggara itu bakal berlangsung di Semarang, Rabu (17/7) hingga Kamis (25/7). Kemarin, tim Kemenpora berkunjung ke ibu kota Jawa Tengah tersebut. Mereka mengecek kesiapan venue sekaligus meninjau pelatnas.

Beberapa yang dicek antara lain GOR Tri Lomba Juang yang jadi venue cabor atletik dan GOR Sahabat untuk pertandingan basket. Selain itu, masih ada tujuh gedung lain yang digunakan. Yakni GOR UIN (voli indoor), Hotel Patrajasa (pencak silat), serta Lapangan Jati Diri untuk sepaktakraw. Masih ada lapangan Mugas (tenis), GOR USM (bulutangkis), kolam renang Jati Diri (renang), juga GOR Bulutangkis Mugas (tenis meja).

Baca Juga:  Mayweather Bakal Duel dengan Petarung MMA Jepang September

‘’Semua sudah siap, seluruh kendala sudah dieliminasi,’’ jamin Ahmad Arsani, Plt Asisten Deputi Olahraga Prestasi Kemenpora, sekaligus Komandan Pelatnas ASG 2019. ‘’Sedangkan para atlet, menurut para pelatih, kondisinya juga sangat bagus. Mereka mulai mencapai puncak (peak performance) dan siap bertanding,’’ imbuhnya.
Chef de Mission (CdM) Indonesia Yayan Rubaeni percaya diri para atlet mampu mengulang hasil edisi 2015. Yakni juara umum. Gelar itu bisa didapat jika kita mengumpulkan 36 hingga 38 medali emas. Sebab, setelah episode sukses di Brunei Darussalam itu, selama tiga penyelenggaraan berikutnya kita selalu setia di posisi runner-up. Kalah oleh Thailand (2016 dan 2017) serta Malaysia (2018).

Salah seorang sprinter untuk nomor lari 100 meter Adith Rico Pradana tidak sabar untuk menampilkan yang terbaik. Dia ditarget meraih emas. ‘’Saya optimistis, karena dari segi latihan sudah keras, lancar. Semua sudah diatur oleh pelatih sejak awal tahun,’’ ucap anggota pelatnas yang punya catatan waktu terbaik 10,57 detik itu.(jpg)

Baca Juga:  Menanti duel tim inggris lagi

SEMARANG (RIAUPOS.CO) — Indonesia bakal menjadi tuan rumah ASEAN School Games (ASG) 2019. Ajang multi-iven antarpelajar terbesar di Asia Tenggara itu bakal berlangsung di Semarang, Rabu (17/7) hingga Kamis (25/7). Kemarin, tim Kemenpora berkunjung ke ibu kota Jawa Tengah tersebut. Mereka mengecek kesiapan venue sekaligus meninjau pelatnas.

Beberapa yang dicek antara lain GOR Tri Lomba Juang yang jadi venue cabor atletik dan GOR Sahabat untuk pertandingan basket. Selain itu, masih ada tujuh gedung lain yang digunakan. Yakni GOR UIN (voli indoor), Hotel Patrajasa (pencak silat), serta Lapangan Jati Diri untuk sepaktakraw. Masih ada lapangan Mugas (tenis), GOR USM (bulutangkis), kolam renang Jati Diri (renang), juga GOR Bulutangkis Mugas (tenis meja).

Baca Juga:  Mengapa Atletico Rayakan Juara Tanpa Trofi?

‘’Semua sudah siap, seluruh kendala sudah dieliminasi,’’ jamin Ahmad Arsani, Plt Asisten Deputi Olahraga Prestasi Kemenpora, sekaligus Komandan Pelatnas ASG 2019. ‘’Sedangkan para atlet, menurut para pelatih, kondisinya juga sangat bagus. Mereka mulai mencapai puncak (peak performance) dan siap bertanding,’’ imbuhnya.
Chef de Mission (CdM) Indonesia Yayan Rubaeni percaya diri para atlet mampu mengulang hasil edisi 2015. Yakni juara umum. Gelar itu bisa didapat jika kita mengumpulkan 36 hingga 38 medali emas. Sebab, setelah episode sukses di Brunei Darussalam itu, selama tiga penyelenggaraan berikutnya kita selalu setia di posisi runner-up. Kalah oleh Thailand (2016 dan 2017) serta Malaysia (2018).

Salah seorang sprinter untuk nomor lari 100 meter Adith Rico Pradana tidak sabar untuk menampilkan yang terbaik. Dia ditarget meraih emas. ‘’Saya optimistis, karena dari segi latihan sudah keras, lancar. Semua sudah diatur oleh pelatih sejak awal tahun,’’ ucap anggota pelatnas yang punya catatan waktu terbaik 10,57 detik itu.(jpg)

Baca Juga:  PSSI Evaluasi Simon McMenemy 
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SEMARANG (RIAUPOS.CO) — Indonesia bakal menjadi tuan rumah ASEAN School Games (ASG) 2019. Ajang multi-iven antarpelajar terbesar di Asia Tenggara itu bakal berlangsung di Semarang, Rabu (17/7) hingga Kamis (25/7). Kemarin, tim Kemenpora berkunjung ke ibu kota Jawa Tengah tersebut. Mereka mengecek kesiapan venue sekaligus meninjau pelatnas.

Beberapa yang dicek antara lain GOR Tri Lomba Juang yang jadi venue cabor atletik dan GOR Sahabat untuk pertandingan basket. Selain itu, masih ada tujuh gedung lain yang digunakan. Yakni GOR UIN (voli indoor), Hotel Patrajasa (pencak silat), serta Lapangan Jati Diri untuk sepaktakraw. Masih ada lapangan Mugas (tenis), GOR USM (bulutangkis), kolam renang Jati Diri (renang), juga GOR Bulutangkis Mugas (tenis meja).

Baca Juga:  Kode Djokovic Tampil di AS Terbuka lewat Tagihan Traktiran Kyrgios

‘’Semua sudah siap, seluruh kendala sudah dieliminasi,’’ jamin Ahmad Arsani, Plt Asisten Deputi Olahraga Prestasi Kemenpora, sekaligus Komandan Pelatnas ASG 2019. ‘’Sedangkan para atlet, menurut para pelatih, kondisinya juga sangat bagus. Mereka mulai mencapai puncak (peak performance) dan siap bertanding,’’ imbuhnya.
Chef de Mission (CdM) Indonesia Yayan Rubaeni percaya diri para atlet mampu mengulang hasil edisi 2015. Yakni juara umum. Gelar itu bisa didapat jika kita mengumpulkan 36 hingga 38 medali emas. Sebab, setelah episode sukses di Brunei Darussalam itu, selama tiga penyelenggaraan berikutnya kita selalu setia di posisi runner-up. Kalah oleh Thailand (2016 dan 2017) serta Malaysia (2018).

Salah seorang sprinter untuk nomor lari 100 meter Adith Rico Pradana tidak sabar untuk menampilkan yang terbaik. Dia ditarget meraih emas. ‘’Saya optimistis, karena dari segi latihan sudah keras, lancar. Semua sudah diatur oleh pelatih sejak awal tahun,’’ ucap anggota pelatnas yang punya catatan waktu terbaik 10,57 detik itu.(jpg)

Baca Juga:  LANGKAH AWAL

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari