Rabu, 4 Februari 2026
- Advertisement -

Rossi Masih Cepat, tapi Kurang Semangat

LESMO (RIAUPOS.CO) — Mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, mengomentari penampilan Valentino Rossi yang tampak kurang impresif dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, Rossi masih menjadi pembalap yang tangguh dan cepat, sayangnya penampilan kurang apik harus terlihat lantaran semangat yang dinilai sudah mulai meluntur.

Dalam beberapa musim terakhir, Rossi memang tampil kurang apik di pentas MotoGP. Ia bahkan harus berpuasa gelar juara dalam waktu yang cukup lama. Pembalap berjuluk The Doctor itu terakhir kali naik podium pertama saat mentas di MotoGP Belanda 2017. Setelah itu, ia harus berpuasa gelar juara dalam dua musim terakhir.

Di pentas MotoGP 2019, Rossi bahkan hanya bisa mengantongi dua podium yang diraih pada GP Argentina dan Amerika Serikat. Dengan kondisi ini, juara dunia sembilan kali itu hanya mampu menyudahi perlombaan di tempat ketujuh pada klasemen akhir pembalap MotoGP.

Baca Juga:  Kapten Atalanta Gusar Lihat Kelakuan Warga Italia Saat Lockdown

Menurut Capirossi, situasi ini terjadi karena Rossi dinilai sudah mulai kehilangan semangat. Hal tersebut pun sangat memengaruhi hasil yang diraih pada setiap balapan karena para pesaingnya yang masih muda tampil dengan semangat tinggi dan siap mengambil risiko. Jika kondisi ini terus berlanjut, Capirossi yakin peluang untuk pensiun sangat terbuka untuk Rossi.

"Rossi adalah sebuah fenomena. Juara hebat. Sangat sering dia ada di sana, di depan, bertarung dengan yang terbaik. Namun, Rossi berusia 40 tahun saat ini dan sayangnya baginya efek bertambahnya umur mulai terasa. Untuk kecepatan, Rossi masih memilikinya, tetapi dia mungkin kurang semangat, sementara pembalap muda berani mengambil semua risiko," ujar Capirossi, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Jumat (10/1).

Baca Juga:  Egy Maulana Vikri Resmi Dilepas Lechia Gdansk

"Hari ini, Rossi lebih konservatif. Sekarang, apakah dia harus antre dan meninggalkan kompetisi? Itu sepenuhnya ada di tangannya," katanya.(jpg)

LESMO (RIAUPOS.CO) — Mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, mengomentari penampilan Valentino Rossi yang tampak kurang impresif dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, Rossi masih menjadi pembalap yang tangguh dan cepat, sayangnya penampilan kurang apik harus terlihat lantaran semangat yang dinilai sudah mulai meluntur.

Dalam beberapa musim terakhir, Rossi memang tampil kurang apik di pentas MotoGP. Ia bahkan harus berpuasa gelar juara dalam waktu yang cukup lama. Pembalap berjuluk The Doctor itu terakhir kali naik podium pertama saat mentas di MotoGP Belanda 2017. Setelah itu, ia harus berpuasa gelar juara dalam dua musim terakhir.

Di pentas MotoGP 2019, Rossi bahkan hanya bisa mengantongi dua podium yang diraih pada GP Argentina dan Amerika Serikat. Dengan kondisi ini, juara dunia sembilan kali itu hanya mampu menyudahi perlombaan di tempat ketujuh pada klasemen akhir pembalap MotoGP.

Baca Juga:  Franco Morbidelli Pole, Joan Mir Peringkat Ke-12 

Menurut Capirossi, situasi ini terjadi karena Rossi dinilai sudah mulai kehilangan semangat. Hal tersebut pun sangat memengaruhi hasil yang diraih pada setiap balapan karena para pesaingnya yang masih muda tampil dengan semangat tinggi dan siap mengambil risiko. Jika kondisi ini terus berlanjut, Capirossi yakin peluang untuk pensiun sangat terbuka untuk Rossi.

"Rossi adalah sebuah fenomena. Juara hebat. Sangat sering dia ada di sana, di depan, bertarung dengan yang terbaik. Namun, Rossi berusia 40 tahun saat ini dan sayangnya baginya efek bertambahnya umur mulai terasa. Untuk kecepatan, Rossi masih memilikinya, tetapi dia mungkin kurang semangat, sementara pembalap muda berani mengambil semua risiko," ujar Capirossi, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Jumat (10/1).

- Advertisement -
Baca Juga:  Egy Maulana Vikri Resmi Dilepas Lechia Gdansk

"Hari ini, Rossi lebih konservatif. Sekarang, apakah dia harus antre dan meninggalkan kompetisi? Itu sepenuhnya ada di tangannya," katanya.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LESMO (RIAUPOS.CO) — Mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, mengomentari penampilan Valentino Rossi yang tampak kurang impresif dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, Rossi masih menjadi pembalap yang tangguh dan cepat, sayangnya penampilan kurang apik harus terlihat lantaran semangat yang dinilai sudah mulai meluntur.

Dalam beberapa musim terakhir, Rossi memang tampil kurang apik di pentas MotoGP. Ia bahkan harus berpuasa gelar juara dalam waktu yang cukup lama. Pembalap berjuluk The Doctor itu terakhir kali naik podium pertama saat mentas di MotoGP Belanda 2017. Setelah itu, ia harus berpuasa gelar juara dalam dua musim terakhir.

Di pentas MotoGP 2019, Rossi bahkan hanya bisa mengantongi dua podium yang diraih pada GP Argentina dan Amerika Serikat. Dengan kondisi ini, juara dunia sembilan kali itu hanya mampu menyudahi perlombaan di tempat ketujuh pada klasemen akhir pembalap MotoGP.

Baca Juga:  Bertahan atau Pergi dari Dortmund, Haaland Bakal Putuskan pada April

Menurut Capirossi, situasi ini terjadi karena Rossi dinilai sudah mulai kehilangan semangat. Hal tersebut pun sangat memengaruhi hasil yang diraih pada setiap balapan karena para pesaingnya yang masih muda tampil dengan semangat tinggi dan siap mengambil risiko. Jika kondisi ini terus berlanjut, Capirossi yakin peluang untuk pensiun sangat terbuka untuk Rossi.

"Rossi adalah sebuah fenomena. Juara hebat. Sangat sering dia ada di sana, di depan, bertarung dengan yang terbaik. Namun, Rossi berusia 40 tahun saat ini dan sayangnya baginya efek bertambahnya umur mulai terasa. Untuk kecepatan, Rossi masih memilikinya, tetapi dia mungkin kurang semangat, sementara pembalap muda berani mengambil semua risiko," ujar Capirossi, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Jumat (10/1).

Baca Juga:  Jorginho Dua Goll, Chelsea Kalahkan Tuan Rumah Aston Villa

"Hari ini, Rossi lebih konservatif. Sekarang, apakah dia harus antre dan meninggalkan kompetisi? Itu sepenuhnya ada di tangannya," katanya.(jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari