Selasa, 16 April 2024

Vinales Tetap Puas dengan Performa Motor

PORTIMAO (RIAUPOS.CO) – Maverick Vinales (Aprilia Racing) mengaku puas dengan performanya di MotoGP Portugal 2024. Meski gagal finis, rider asal Spanyol itu merasa mulai kembali menemukan ritme membalap terbaiknya pada balapan tersebut.

Ya, Vinales memang tampil menjanjikan pada balapan seri kedua tersebut. Sayang, rekan satu tim Aleix Espargaro itu gagal mencapai garis finis usai mengalami insiden di lap terakhir.

- Advertisement -

“Rasanya menyenangkan ketika menemukan keseimbangan yang tepat. Saya bisa melaju sangat cepat dengan motor ini. Namun, sejak lap 6, terkadang saya tidak bisa ganti dari gigi lima ke enam. Jadi, saya menggunakan RPM begitu lama dan kehilangan top speed dan waktu,” ujar Vinales dilansir dari laman Carsh, Senin (1/4).

Baca Juga:  Kevin/Marcus Bawa Pulang Satu Gelar dari Tur Eropa

“Meski begitu, saya tetap bisa mencatat 1’38 detik dan rasanya menakjubkan. Sepanjang balapan saya pikir saya bisa memperebutkan kemenangan, tetapi masalahnya gearbox kami memburuk sepanjang waktu,” pungkas pembalap Spanyol yang juga merupakan juara dunia Moto3 2013 ini.

Pada kesempatan yang sama, pembalap berjuluk Top Gun itu juga membeberkan penyebab yang membuatnya mengalami insiden di lap terakhir. Vinales mengatakan hal itu terjadi murni kesalahan teknis dari motornya.

- Advertisement -

“Saya mencoba masuk gigi enam, tetapi tak bisa. Motor saya jadi netral dan saya memaksa pembatas RPM. Saya menggerakkan kaki untuk memberi tahu Bastianini bahwa saya mengalami kendala. Saya terus mencoba masuk gigi enam, tetapi saya tidak bisa,” jelas Vinales. “Jadi, saya kembali ke gigi dua di Tikungan 1, dan ketika saya menyentuh gas, motor masuk ke gigi dua dan saya mengalami highside,’’ katanya.(jpg)

Baca Juga:  City Tikung Arsenal

PORTIMAO (RIAUPOS.CO) – Maverick Vinales (Aprilia Racing) mengaku puas dengan performanya di MotoGP Portugal 2024. Meski gagal finis, rider asal Spanyol itu merasa mulai kembali menemukan ritme membalap terbaiknya pada balapan tersebut.

Ya, Vinales memang tampil menjanjikan pada balapan seri kedua tersebut. Sayang, rekan satu tim Aleix Espargaro itu gagal mencapai garis finis usai mengalami insiden di lap terakhir.

“Rasanya menyenangkan ketika menemukan keseimbangan yang tepat. Saya bisa melaju sangat cepat dengan motor ini. Namun, sejak lap 6, terkadang saya tidak bisa ganti dari gigi lima ke enam. Jadi, saya menggunakan RPM begitu lama dan kehilangan top speed dan waktu,” ujar Vinales dilansir dari laman Carsh, Senin (1/4).

Baca Juga:  Tancap Gas Sejak Awal Jadi Kunci Kemenangan

“Meski begitu, saya tetap bisa mencatat 1’38 detik dan rasanya menakjubkan. Sepanjang balapan saya pikir saya bisa memperebutkan kemenangan, tetapi masalahnya gearbox kami memburuk sepanjang waktu,” pungkas pembalap Spanyol yang juga merupakan juara dunia Moto3 2013 ini.

Pada kesempatan yang sama, pembalap berjuluk Top Gun itu juga membeberkan penyebab yang membuatnya mengalami insiden di lap terakhir. Vinales mengatakan hal itu terjadi murni kesalahan teknis dari motornya.

“Saya mencoba masuk gigi enam, tetapi tak bisa. Motor saya jadi netral dan saya memaksa pembatas RPM. Saya menggerakkan kaki untuk memberi tahu Bastianini bahwa saya mengalami kendala. Saya terus mencoba masuk gigi enam, tetapi saya tidak bisa,” jelas Vinales. “Jadi, saya kembali ke gigi dua di Tikungan 1, dan ketika saya menyentuh gas, motor masuk ke gigi dua dan saya mengalami highside,’’ katanya.(jpg)

Baca Juga:  Klopp Tak Akan Pensiun di Liverpool, Ini Alasannya

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari