Rabu, 18 Februari 2026
- Advertisement -

Ketukan Palu Mbak Puan Kukuhkan Idham Azis jadi Pengganti Tito Karnavian

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua DPR Puan Maharani mengetukkan palu pada rapat paripurna, Kamis (31/10) sebagai tanda persetujuan bagi Komjen Idham Aziz yang menjadi calon tunggal Kapolri usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketukan palu itu sebagai tindak lanjut atas laporan Ketua Komisi III DPR Herman Herry tentang hasil hasil uji kepatutan dan kelayakan Idham sebagai calon tunggal Kapolri yang diikuti kesepakatan seluruh fraksi.

“Apakah laporan Komisi III terhadap fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan, red) ini dapat disetujui?” kata politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa dengan panggilan Mbak Puan itu.

Sebanyak 316 dari 575 anggota DPR yang menghadiri paripurna menjawab ‘setuju’ dengan suara kor. Puan pun langsung mengetuk palu.

Baca Juga:  Terima Audiensi ICRC, Airlangga: Potensi Kerjasama Vaksinasi Daerah 3T

Sah, Komjen Idham Aziz menjadi Kapolri pilihan DPR. “Pimpinan dewan mengucapkan selamat kepada calon Kapolri terpilih, semoga dengan terpilihnya saudara dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanat,” ujar cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyurati DPR untuk mengusulkan pemberhentian Tito Karnavian dari jabatan Kapolri. Selanjutnya, Presiden Ketujuh RI itu mengusulkan Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri.

Herman Herry dalam laporannya menyatakan bahwa semua fraksi yang ada menyetujui pemberhentian Tito dan pengangkatan Idham sebagai Kapolri. “Komsi III sepenuhnya menyadari bahwa kecakapan, integritas dan kompetensi calon merupakan persyaratan mutlak menjadi Kapolri,” kata politikus PDI Perjuangan daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.
 
Komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia dan keamanan itu mengharapkan Idham jika kelak memimpin Polri bersungguh-sungguh melaksanakan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Herman juga mengharapkan Idham mampu membawa Polri sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat demi terciptanya keamanan Indonesia.
 
Selain itu, DPR juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Tito yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya secara dalam melaksankan tugas secara profesional demi menciptakan keamanan dan ketertiban.(boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Gubernur dan Politikus PAN Tewas dalam Kecelakaan Helikopter, 4 Orang Ditahan 

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua DPR Puan Maharani mengetukkan palu pada rapat paripurna, Kamis (31/10) sebagai tanda persetujuan bagi Komjen Idham Aziz yang menjadi calon tunggal Kapolri usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketukan palu itu sebagai tindak lanjut atas laporan Ketua Komisi III DPR Herman Herry tentang hasil hasil uji kepatutan dan kelayakan Idham sebagai calon tunggal Kapolri yang diikuti kesepakatan seluruh fraksi.

“Apakah laporan Komisi III terhadap fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan, red) ini dapat disetujui?” kata politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa dengan panggilan Mbak Puan itu.

Sebanyak 316 dari 575 anggota DPR yang menghadiri paripurna menjawab ‘setuju’ dengan suara kor. Puan pun langsung mengetuk palu.

- Advertisement -
Baca Juga:  Wako Paisal Undang Anak Panti Asuhan se-Kota Dumai

Sah, Komjen Idham Aziz menjadi Kapolri pilihan DPR. “Pimpinan dewan mengucapkan selamat kepada calon Kapolri terpilih, semoga dengan terpilihnya saudara dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanat,” ujar cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyurati DPR untuk mengusulkan pemberhentian Tito Karnavian dari jabatan Kapolri. Selanjutnya, Presiden Ketujuh RI itu mengusulkan Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri.

- Advertisement -

Herman Herry dalam laporannya menyatakan bahwa semua fraksi yang ada menyetujui pemberhentian Tito dan pengangkatan Idham sebagai Kapolri. “Komsi III sepenuhnya menyadari bahwa kecakapan, integritas dan kompetensi calon merupakan persyaratan mutlak menjadi Kapolri,” kata politikus PDI Perjuangan daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.
 
Komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia dan keamanan itu mengharapkan Idham jika kelak memimpin Polri bersungguh-sungguh melaksanakan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Herman juga mengharapkan Idham mampu membawa Polri sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat demi terciptanya keamanan Indonesia.
 
Selain itu, DPR juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Tito yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya secara dalam melaksankan tugas secara profesional demi menciptakan keamanan dan ketertiban.(boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  11.580 Formasi CPNS Tak Terisi Karena Tidak Ada yang Lolos Passing Grade
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua DPR Puan Maharani mengetukkan palu pada rapat paripurna, Kamis (31/10) sebagai tanda persetujuan bagi Komjen Idham Aziz yang menjadi calon tunggal Kapolri usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketukan palu itu sebagai tindak lanjut atas laporan Ketua Komisi III DPR Herman Herry tentang hasil hasil uji kepatutan dan kelayakan Idham sebagai calon tunggal Kapolri yang diikuti kesepakatan seluruh fraksi.

“Apakah laporan Komisi III terhadap fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan, red) ini dapat disetujui?” kata politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa dengan panggilan Mbak Puan itu.

Sebanyak 316 dari 575 anggota DPR yang menghadiri paripurna menjawab ‘setuju’ dengan suara kor. Puan pun langsung mengetuk palu.

Baca Juga:  Yang Suhu Badan di Atas 37 Ujiannya di Ruang Khusus

Sah, Komjen Idham Aziz menjadi Kapolri pilihan DPR. “Pimpinan dewan mengucapkan selamat kepada calon Kapolri terpilih, semoga dengan terpilihnya saudara dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanat,” ujar cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyurati DPR untuk mengusulkan pemberhentian Tito Karnavian dari jabatan Kapolri. Selanjutnya, Presiden Ketujuh RI itu mengusulkan Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri.

Herman Herry dalam laporannya menyatakan bahwa semua fraksi yang ada menyetujui pemberhentian Tito dan pengangkatan Idham sebagai Kapolri. “Komsi III sepenuhnya menyadari bahwa kecakapan, integritas dan kompetensi calon merupakan persyaratan mutlak menjadi Kapolri,” kata politikus PDI Perjuangan daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.
 
Komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia dan keamanan itu mengharapkan Idham jika kelak memimpin Polri bersungguh-sungguh melaksanakan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Herman juga mengharapkan Idham mampu membawa Polri sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat demi terciptanya keamanan Indonesia.
 
Selain itu, DPR juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Tito yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya secara dalam melaksankan tugas secara profesional demi menciptakan keamanan dan ketertiban.(boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Pemerintah Indonesia Siapkan Protokol untuk WNA

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari