Selasa, 16 April 2024

Keberangkatan H-4 Idulfitri Paling Laris, Menhub Antisipasi Lonjakan Pemudik

RIAUPOS.CO – Pelaku industri transportasi berupaya mengoptimalkan armada yang beroperasi dan kuota kursi pada momen mudik Lebaran 2024. Tingginya permintaan sudah mulai terasa bulan ini. Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade Susardi mengatakan, maskapai Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink, menyiapkan total 102 pesawat dalam operasional angkutan Lebaran.

’’Kami mengoperasikan 102 pesawat, mulai dari yang paling besar Boeing 777 dan kami juga punya new body Boeing 737-800 untuk Garuda,’’ ujar Ade.

- Advertisement -

Untuk maskapai Citilink, pesawat yang disiapkan beroperasi saat angkutan Lebaran adalah Airbus A320 dan ATR. Selain menyiapkan armada, sambung Ade, Garuda Indonesia memastikan semua kru maskapai yang bertugas dalam keadaan fit untuk penerbangan. ’’Jadi, yang bekerja di udara ada istirahatnya dan assignment sesuai regulasi,’’ paparnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan penumpang, Ade menegaskan bahwa pihaknya akan menambah pegawai yang bertugas di bagian darat. ’’Kami mesti menjamin pelayanan yang nyaman saat di bandara, proses check-in, boarding, naik pesawat, hingga tiba di tujuan,’’ urainya.

Ade memprediksi ada peningkatan signifikan pada penumpang transportasi udara. Pada periode Lebaran tahun ini, pihaknya menyediakan 1,4 juta kursi. Di Garuda Indonesia dan Citilink, dia memproyeksikan setidaknya kenaikan jumlah penumpang saat puncak mencapai 18 persen dibanding periode Lebaran sebelumnya. ’’Tahun lalu saat peak itu jumlah penumpang yang diangkut per hari hampir 70 ribu di Garuda Indonesia dan Citilink,’’ ujar Ade.

- Advertisement -

Sementara itu, Kemenhub terus memastikan kesiapan sarana-prasarana transportasi yang digunakan untuk angkutan Lebaran 2024. Akhir pekan lalu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau sarana-prasarana transportasi udara di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Baca Juga:  Arus Balik Pelabuhan Tanjung Harapan Masih Normal

Dalam peninjauan itu, Menhub melakukan ramp check pesawat-pesawat yang bakal menerbangkan para pemudik. Di antaranya, pesawat milik Garuda Indonesia dan Lion Air. Mudik tahun ini, rata-rata jumlah penumpang pada masa 3–18 April diprediksi naik 9 persen dibanding rata-rata penumpang pada hari biasa. Angka itu merujuk data PT Angkasa Pura Indonesia.

Untuk mengantisipasi pergerakan itu, operator pesawat juga menambah jumlah penerbangan demi mengakomodasi tingginya jumlah pemudik. ’’Di Bandara Soekarno-Hatta, extra flight direncanakan sebanyak 1.539. Yakni, 82 penerbangan internasional dan 1.457 penerbangan domestik,’’ ujarnya.

Diperkirakan, puncak arus mudik moda transportasi udara terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran. Berdasar data tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan operator untuk melakukan antisipasi. Masyarakat juga diminta menggunakan penerbangan lebih awal, yakni H-10 sampai H-5 Lebaran. ’’Di situ nanti bisa dapat diskon dan sebagainya,’’ sambungnya.

Terkait tarif tiket pesawat, Budi mewanti-wanti para operator penerbangan agar tidak melewati tarif batas atas. Sanksi akan diberikan kepada operator yang melanggar aturan tarif. ’’Komitmen dari para operator harus kita pegang. Itu sebagai bagian pelayanan kepada masyarakat,’’ ungkapnya.

Selain udara, persiapan angkutan Lebaran 2024/1445 H di jalur laut pun telah dilakukan. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI Evan Eryanto menyatakan, seluruh kapal penumpang PELNI siaga melayani perjalanan mudik. ’’Pada periode angkutan mudik dengan kapal PELNI berlangsung pada 26 Maret–26 April 2024, dengan prediksi penumpamg mencapai 588.903 orang,’’ tuturnya.

Tahun ini, pemudik akan lebih dimanjakan dengan kehadiran internet selama perjalanan. Sejumlah armada PELNI telah dilengkapi fasilitas wifi maupun jaringan komunikasi 4G. Di antaranya, KM Kelud, KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, dan KM Labobar yang telah dilengkapi fasilitas wifi. Sebagian besar kapal penumpang PELNI lainnya diperkuat dengan kehadiran jaringan 4G.

Baca Juga:  Wabup Resmikan MTs Hj Zubaidah Reteh

’’Kehadiran wifi dan jaringan 4G ini dapat membuat seluruh penumpang kapal PELNI terhubung dengan anggota keluarga yang menanti di kampung halaman serta teman-teman di media sosial,’’ jelasnya.

Sementara itu, di moda transportasi kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menjual lebih dari 2,04 juta tiket KA jarak jauh untuk angkutan Lebaran 2024. VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, hingga kemarin (30/3) KAI telah menjual 2.048.003 tiket untuk perjalanan selama angkutan Lebaran periode H-10 (31 Maret) hingga H+10 (21 April). Jumlah tersebut mencakup 62 persen dari total kursi yang disediakan KAI sebesar 3.283.204. ’’Penjualan ini akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung,’’ beber Joni.

KA Airlangga rute Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi (pulang-pergi/PP) disebut menjadi salah satu relasi perjalanan terlaris. Selanjutnya, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang (PP) dan KA Pasundan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng (PP).

Joni menambahkan, sejauh ini keberangkatan 6 April 2024 atau H-4 menjadi tanggal dengan penjualan tiket kereta terlaris dengan 133.628 tiket. Disusul keberangkatan 5 April 2024 atau H-5 dengan 125.713 tiket dan 7 April 2024 sebanyak 118.604 tiket.

Untuk arus balik, keberangkatan 14 April 2024 (H+3) menjadi pilihan terbanyak dengan 125.423 tiket terjual. Selanjutnya, masyarakat memilih kepulangan pada H+1 atau 12 April 2024 dengan 124.078 dan H+2 atau 13 April 2024 sebanyak 123.794 tiket.(agf/mia/c18/fal/jpg/muh)

Laporan JPG, Jakarta

RIAUPOS.CO – Pelaku industri transportasi berupaya mengoptimalkan armada yang beroperasi dan kuota kursi pada momen mudik Lebaran 2024. Tingginya permintaan sudah mulai terasa bulan ini. Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade Susardi mengatakan, maskapai Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink, menyiapkan total 102 pesawat dalam operasional angkutan Lebaran.

’’Kami mengoperasikan 102 pesawat, mulai dari yang paling besar Boeing 777 dan kami juga punya new body Boeing 737-800 untuk Garuda,’’ ujar Ade.

Untuk maskapai Citilink, pesawat yang disiapkan beroperasi saat angkutan Lebaran adalah Airbus A320 dan ATR. Selain menyiapkan armada, sambung Ade, Garuda Indonesia memastikan semua kru maskapai yang bertugas dalam keadaan fit untuk penerbangan. ’’Jadi, yang bekerja di udara ada istirahatnya dan assignment sesuai regulasi,’’ paparnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan penumpang, Ade menegaskan bahwa pihaknya akan menambah pegawai yang bertugas di bagian darat. ’’Kami mesti menjamin pelayanan yang nyaman saat di bandara, proses check-in, boarding, naik pesawat, hingga tiba di tujuan,’’ urainya.

Ade memprediksi ada peningkatan signifikan pada penumpang transportasi udara. Pada periode Lebaran tahun ini, pihaknya menyediakan 1,4 juta kursi. Di Garuda Indonesia dan Citilink, dia memproyeksikan setidaknya kenaikan jumlah penumpang saat puncak mencapai 18 persen dibanding periode Lebaran sebelumnya. ’’Tahun lalu saat peak itu jumlah penumpang yang diangkut per hari hampir 70 ribu di Garuda Indonesia dan Citilink,’’ ujar Ade.

Sementara itu, Kemenhub terus memastikan kesiapan sarana-prasarana transportasi yang digunakan untuk angkutan Lebaran 2024. Akhir pekan lalu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau sarana-prasarana transportasi udara di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Baca Juga:  Pemkab Berlakukan Pengusulan Dana Hibah Melalui SIPD

Dalam peninjauan itu, Menhub melakukan ramp check pesawat-pesawat yang bakal menerbangkan para pemudik. Di antaranya, pesawat milik Garuda Indonesia dan Lion Air. Mudik tahun ini, rata-rata jumlah penumpang pada masa 3–18 April diprediksi naik 9 persen dibanding rata-rata penumpang pada hari biasa. Angka itu merujuk data PT Angkasa Pura Indonesia.

Untuk mengantisipasi pergerakan itu, operator pesawat juga menambah jumlah penerbangan demi mengakomodasi tingginya jumlah pemudik. ’’Di Bandara Soekarno-Hatta, extra flight direncanakan sebanyak 1.539. Yakni, 82 penerbangan internasional dan 1.457 penerbangan domestik,’’ ujarnya.

Diperkirakan, puncak arus mudik moda transportasi udara terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran. Berdasar data tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan operator untuk melakukan antisipasi. Masyarakat juga diminta menggunakan penerbangan lebih awal, yakni H-10 sampai H-5 Lebaran. ’’Di situ nanti bisa dapat diskon dan sebagainya,’’ sambungnya.

Terkait tarif tiket pesawat, Budi mewanti-wanti para operator penerbangan agar tidak melewati tarif batas atas. Sanksi akan diberikan kepada operator yang melanggar aturan tarif. ’’Komitmen dari para operator harus kita pegang. Itu sebagai bagian pelayanan kepada masyarakat,’’ ungkapnya.

Selain udara, persiapan angkutan Lebaran 2024/1445 H di jalur laut pun telah dilakukan. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI Evan Eryanto menyatakan, seluruh kapal penumpang PELNI siaga melayani perjalanan mudik. ’’Pada periode angkutan mudik dengan kapal PELNI berlangsung pada 26 Maret–26 April 2024, dengan prediksi penumpamg mencapai 588.903 orang,’’ tuturnya.

Tahun ini, pemudik akan lebih dimanjakan dengan kehadiran internet selama perjalanan. Sejumlah armada PELNI telah dilengkapi fasilitas wifi maupun jaringan komunikasi 4G. Di antaranya, KM Kelud, KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, dan KM Labobar yang telah dilengkapi fasilitas wifi. Sebagian besar kapal penumpang PELNI lainnya diperkuat dengan kehadiran jaringan 4G.

Baca Juga:  Daihatsu Siapkan 71 Bengkel dan 8 Pos Siaga, Temani Perjalanan Mudik Sahabat

’’Kehadiran wifi dan jaringan 4G ini dapat membuat seluruh penumpang kapal PELNI terhubung dengan anggota keluarga yang menanti di kampung halaman serta teman-teman di media sosial,’’ jelasnya.

Sementara itu, di moda transportasi kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menjual lebih dari 2,04 juta tiket KA jarak jauh untuk angkutan Lebaran 2024. VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, hingga kemarin (30/3) KAI telah menjual 2.048.003 tiket untuk perjalanan selama angkutan Lebaran periode H-10 (31 Maret) hingga H+10 (21 April). Jumlah tersebut mencakup 62 persen dari total kursi yang disediakan KAI sebesar 3.283.204. ’’Penjualan ini akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung,’’ beber Joni.

KA Airlangga rute Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi (pulang-pergi/PP) disebut menjadi salah satu relasi perjalanan terlaris. Selanjutnya, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang (PP) dan KA Pasundan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng (PP).

Joni menambahkan, sejauh ini keberangkatan 6 April 2024 atau H-4 menjadi tanggal dengan penjualan tiket kereta terlaris dengan 133.628 tiket. Disusul keberangkatan 5 April 2024 atau H-5 dengan 125.713 tiket dan 7 April 2024 sebanyak 118.604 tiket.

Untuk arus balik, keberangkatan 14 April 2024 (H+3) menjadi pilihan terbanyak dengan 125.423 tiket terjual. Selanjutnya, masyarakat memilih kepulangan pada H+1 atau 12 April 2024 dengan 124.078 dan H+2 atau 13 April 2024 sebanyak 123.794 tiket.(agf/mia/c18/fal/jpg/muh)

Laporan JPG, Jakarta

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari