Senin, 2 Februari 2026
- Advertisement -

Pendaftaran CPNS Dibuka November

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Rekrutmen CPNS tahun ini lebih akhir dibandingkan tahun lalu. Pada periode 2018, rangkaian seleksi CPNS sudah dimulai di September. Untuk tahun ini rangkaian seleksi CPNS bisa berlangsung hingga tahun depan.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan. Dia mengatakan kemungkinan besar pengumuman pendaftaran CPNS baru dibuka pekan keempat Oktober.

Kemudian proses pendaftaran atau upload dokumen online sampai seleksi administrasi digelar November hingga sebelum pertengahan Desember.

"Sehingga pertengahan Januari atau awal Februari (tahun depan, red) dimulai seleksi kompetensi dasar (SKD)," kata Ridwan kemarin. Dia mengatakan sistem ujiannya tetap berbasis komputer seperti tahun lalu. Kuota yang disiapkan adalah 197.111 kursi. Perinciannya adalah kuota instansi pusat sebanyak 37.854 kursi. Sedangkan untuk instansi daerah 159.257 kursi.

Baca Juga:  Adam, Bandar Narkoba Asal Tembilahan, Miliki Aset Senilai Rp2 T

Dia menuturkan ada sejumlah pertimbangan sehingga rekrutmen CPNS 2019 terkesan berlarut-larut. Ridwan menuturkan panitia seleksi nasional (panselnas) harus menunggu pelantikan Presiden Joko Widodo yang dilaksanakan pada 20 Oktober nanti. Sebab panselnas menunggu adanya kepastian nomenklatur kementerian baru.

Menurut Ridwan tidak menutup kemungkinan ada kementerian yang dilebur. Atau bahkan kementerian yang dipisah serta kementerian baru. Dengan adanya potensi perubahan tersebut, panselnas menyesuaikan jadwal rekrutmen CPNS baru. Supaya tidak ada persoalan penyusunan formasi terkait nomenklatur atau kementerian baru.

Ridwan berharap rektutmen CPNS 2019 berjalan lancar. Dia menegaskan meskipun digelar hingga tahun depan, nama resminya tetap CPNS 2019.
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Baca Juga:  Afrizal dan Sulaiman Resmi Dilantik sebagai Pemimpin Rokan Hilir

Sumber : Jawa Pos
Editor Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Rekrutmen CPNS tahun ini lebih akhir dibandingkan tahun lalu. Pada periode 2018, rangkaian seleksi CPNS sudah dimulai di September. Untuk tahun ini rangkaian seleksi CPNS bisa berlangsung hingga tahun depan.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan. Dia mengatakan kemungkinan besar pengumuman pendaftaran CPNS baru dibuka pekan keempat Oktober.

Kemudian proses pendaftaran atau upload dokumen online sampai seleksi administrasi digelar November hingga sebelum pertengahan Desember.

"Sehingga pertengahan Januari atau awal Februari (tahun depan, red) dimulai seleksi kompetensi dasar (SKD)," kata Ridwan kemarin. Dia mengatakan sistem ujiannya tetap berbasis komputer seperti tahun lalu. Kuota yang disiapkan adalah 197.111 kursi. Perinciannya adalah kuota instansi pusat sebanyak 37.854 kursi. Sedangkan untuk instansi daerah 159.257 kursi.

Baca Juga:  APBN 2020 Diketok, Lima Hal Ini akan Jadi Fokus Pembenahan

Dia menuturkan ada sejumlah pertimbangan sehingga rekrutmen CPNS 2019 terkesan berlarut-larut. Ridwan menuturkan panitia seleksi nasional (panselnas) harus menunggu pelantikan Presiden Joko Widodo yang dilaksanakan pada 20 Oktober nanti. Sebab panselnas menunggu adanya kepastian nomenklatur kementerian baru.

- Advertisement -

Menurut Ridwan tidak menutup kemungkinan ada kementerian yang dilebur. Atau bahkan kementerian yang dipisah serta kementerian baru. Dengan adanya potensi perubahan tersebut, panselnas menyesuaikan jadwal rekrutmen CPNS baru. Supaya tidak ada persoalan penyusunan formasi terkait nomenklatur atau kementerian baru.

Ridwan berharap rektutmen CPNS 2019 berjalan lancar. Dia menegaskan meskipun digelar hingga tahun depan, nama resminya tetap CPNS 2019.
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

- Advertisement -
Baca Juga:  Terpapar Radikal Lebih Dulu, Istri Pelaku Rencanakan Aksi Teror di Bali

Sumber : Jawa Pos
Editor Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Rekrutmen CPNS tahun ini lebih akhir dibandingkan tahun lalu. Pada periode 2018, rangkaian seleksi CPNS sudah dimulai di September. Untuk tahun ini rangkaian seleksi CPNS bisa berlangsung hingga tahun depan.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan. Dia mengatakan kemungkinan besar pengumuman pendaftaran CPNS baru dibuka pekan keempat Oktober.

Kemudian proses pendaftaran atau upload dokumen online sampai seleksi administrasi digelar November hingga sebelum pertengahan Desember.

"Sehingga pertengahan Januari atau awal Februari (tahun depan, red) dimulai seleksi kompetensi dasar (SKD)," kata Ridwan kemarin. Dia mengatakan sistem ujiannya tetap berbasis komputer seperti tahun lalu. Kuota yang disiapkan adalah 197.111 kursi. Perinciannya adalah kuota instansi pusat sebanyak 37.854 kursi. Sedangkan untuk instansi daerah 159.257 kursi.

Baca Juga:  Kepmendagri Tentang Pedoman Tatanan bagi ASN Direvisi

Dia menuturkan ada sejumlah pertimbangan sehingga rekrutmen CPNS 2019 terkesan berlarut-larut. Ridwan menuturkan panitia seleksi nasional (panselnas) harus menunggu pelantikan Presiden Joko Widodo yang dilaksanakan pada 20 Oktober nanti. Sebab panselnas menunggu adanya kepastian nomenklatur kementerian baru.

Menurut Ridwan tidak menutup kemungkinan ada kementerian yang dilebur. Atau bahkan kementerian yang dipisah serta kementerian baru. Dengan adanya potensi perubahan tersebut, panselnas menyesuaikan jadwal rekrutmen CPNS baru. Supaya tidak ada persoalan penyusunan formasi terkait nomenklatur atau kementerian baru.

Ridwan berharap rektutmen CPNS 2019 berjalan lancar. Dia menegaskan meskipun digelar hingga tahun depan, nama resminya tetap CPNS 2019.
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Baca Juga:  Pandeglang dan Lebak Darurat Bencana

Sumber : Jawa Pos
Editor Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari