Minggu, 15 Februari 2026
- Advertisement -

Rusia Pamer Rudal Canggih Pemburu Drone, Bisa Rontokkan Jet Tempur 

MOSKOW (RIAUPOS.CO) – Produsen senjata Rusia, Kalashnikov, Jumat (25/12/2020), menguji coba rudal berteknologi tinggi 9M333 yang dibuat untuk menghancurkan obyek terbang rendah seperti helikopter dan drone.

Rudal berjuluk Fire and Forget itu mampu menjangkau target tanpa teknologi pemandu tambahan setelah diluncurkan. Senjata ini mengandalkan kemampuan untuk melesat cepat di garis pandang target. 

Grup Kalashnikov merupakan produsen senjata terkemuka Rusia yang menghasilkan senjata otomatis, seperti produk paling terkenal AK-47, senapan untuk sniper, dan peluru artileri berpemandu. Kalashnikov menyatakan telah memulai roduksi massal 9M333 untuk memperkuat persenjataan tentara Rusia.

Sebuah video menunjukkan rudal darat ke udara Strela-10M berbobot 41 kilogram dan membawa hulu ledak Frag-HE ditembakkan dari tank. 

Baca Juga:  TNI AL Tahan Kapal AS, Tentara Amerika Tak Bisa Turun ke Darat

"Uji coba rudal di wilayah Donguz, Orenburg, dilaksanakan dengan sukses," bunyi pernyataan, Ahad (27/12/2020). 

Rudal tersebut mampu mengenai target menggunakan inframerah atau anti-jamming. Ini digambarkan sebagai keunggulan utama rudal tersebut dibandingkan senjata lain di kelas yang sama.

Selain menembak sasaran yang terbang rendah, 9M333 juga dapat mencegat rudal yang menyerang. Menurut Kalashnikov senjata ini bisa memberikan perlindungan dari serangan udara dan pesawat pengintai kepada pasukan darat saat pertempuran atau dalam perjalanan.  

Kesuksesesan rudal 9M333 menyusul tiga kakaknya yang juga menunjukkan hasil memuasakan dalam uji coba sebelumnya. Rudal hipersonik Zirkon berkecepatan 9.600 kilometer per jam sukses dijajal pada awal bulan ini.

Baca Juga:  Menteri BUMN Didesak Mundur, Respons Istana Santai

Senjata baru itu disebut stasiun televisi pemerintah sebagai pilihan Presiden Vladimir Putin untuk memusnahkan kota-kota di Amerika Serikat jika terjadi konflik. 

Sumber: Russian Daily/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

MOSKOW (RIAUPOS.CO) – Produsen senjata Rusia, Kalashnikov, Jumat (25/12/2020), menguji coba rudal berteknologi tinggi 9M333 yang dibuat untuk menghancurkan obyek terbang rendah seperti helikopter dan drone.

Rudal berjuluk Fire and Forget itu mampu menjangkau target tanpa teknologi pemandu tambahan setelah diluncurkan. Senjata ini mengandalkan kemampuan untuk melesat cepat di garis pandang target. 

Grup Kalashnikov merupakan produsen senjata terkemuka Rusia yang menghasilkan senjata otomatis, seperti produk paling terkenal AK-47, senapan untuk sniper, dan peluru artileri berpemandu. Kalashnikov menyatakan telah memulai roduksi massal 9M333 untuk memperkuat persenjataan tentara Rusia.

Sebuah video menunjukkan rudal darat ke udara Strela-10M berbobot 41 kilogram dan membawa hulu ledak Frag-HE ditembakkan dari tank. 

Baca Juga:  Tim PkM Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIR Tingkatkan Kompetensi Guru As Shofa

"Uji coba rudal di wilayah Donguz, Orenburg, dilaksanakan dengan sukses," bunyi pernyataan, Ahad (27/12/2020). 

- Advertisement -

Rudal tersebut mampu mengenai target menggunakan inframerah atau anti-jamming. Ini digambarkan sebagai keunggulan utama rudal tersebut dibandingkan senjata lain di kelas yang sama.

Selain menembak sasaran yang terbang rendah, 9M333 juga dapat mencegat rudal yang menyerang. Menurut Kalashnikov senjata ini bisa memberikan perlindungan dari serangan udara dan pesawat pengintai kepada pasukan darat saat pertempuran atau dalam perjalanan.  

- Advertisement -

Kesuksesesan rudal 9M333 menyusul tiga kakaknya yang juga menunjukkan hasil memuasakan dalam uji coba sebelumnya. Rudal hipersonik Zirkon berkecepatan 9.600 kilometer per jam sukses dijajal pada awal bulan ini.

Baca Juga:  TNI AL Tahan Kapal AS, Tentara Amerika Tak Bisa Turun ke Darat

Senjata baru itu disebut stasiun televisi pemerintah sebagai pilihan Presiden Vladimir Putin untuk memusnahkan kota-kota di Amerika Serikat jika terjadi konflik. 

Sumber: Russian Daily/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MOSKOW (RIAUPOS.CO) – Produsen senjata Rusia, Kalashnikov, Jumat (25/12/2020), menguji coba rudal berteknologi tinggi 9M333 yang dibuat untuk menghancurkan obyek terbang rendah seperti helikopter dan drone.

Rudal berjuluk Fire and Forget itu mampu menjangkau target tanpa teknologi pemandu tambahan setelah diluncurkan. Senjata ini mengandalkan kemampuan untuk melesat cepat di garis pandang target. 

Grup Kalashnikov merupakan produsen senjata terkemuka Rusia yang menghasilkan senjata otomatis, seperti produk paling terkenal AK-47, senapan untuk sniper, dan peluru artileri berpemandu. Kalashnikov menyatakan telah memulai roduksi massal 9M333 untuk memperkuat persenjataan tentara Rusia.

Sebuah video menunjukkan rudal darat ke udara Strela-10M berbobot 41 kilogram dan membawa hulu ledak Frag-HE ditembakkan dari tank. 

Baca Juga:  Masyarakat Antusias Melakukan Penyembelihan Hewan Kurban

"Uji coba rudal di wilayah Donguz, Orenburg, dilaksanakan dengan sukses," bunyi pernyataan, Ahad (27/12/2020). 

Rudal tersebut mampu mengenai target menggunakan inframerah atau anti-jamming. Ini digambarkan sebagai keunggulan utama rudal tersebut dibandingkan senjata lain di kelas yang sama.

Selain menembak sasaran yang terbang rendah, 9M333 juga dapat mencegat rudal yang menyerang. Menurut Kalashnikov senjata ini bisa memberikan perlindungan dari serangan udara dan pesawat pengintai kepada pasukan darat saat pertempuran atau dalam perjalanan.  

Kesuksesesan rudal 9M333 menyusul tiga kakaknya yang juga menunjukkan hasil memuasakan dalam uji coba sebelumnya. Rudal hipersonik Zirkon berkecepatan 9.600 kilometer per jam sukses dijajal pada awal bulan ini.

Baca Juga:  Menteri BUMN Didesak Mundur, Respons Istana Santai

Senjata baru itu disebut stasiun televisi pemerintah sebagai pilihan Presiden Vladimir Putin untuk memusnahkan kota-kota di Amerika Serikat jika terjadi konflik. 

Sumber: Russian Daily/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari