Rabu, 15 April 2026
- Advertisement -

Satu Korban Meninggal Ditemukan Mengapung di Laut

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Tim Basarnas Wilayah Kerja Dumai berhasil menemukan satu lagi korban kapal tenggelam di Perairan Rupat Utara. Satu korban ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sedang mengapung.

"Korban diketahui berjenis kelamin wanita, namun identitas belum diketahui," ujar Kapten Kapal Negara (KN) RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika, Kamis (23/1).

Ia mengatakan korban tersebut di bawa Polres Bengkalis ke puskesmas terdekat untuk identifikasi.

"Hingga sore ini sudah 11 korban ditemukan, satu meninggal dan 10 selamat," ujar Leni.

Seperti diketahui Kapal  diduga mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tenggelam di perairan Pasir Putih Desa Putri Sembilan Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Kapal tersebut diduga membawa 18 TKI ilegal dan dua anak buah kapal (ABK). Kapal tersebut tenggelam diduga akibat cuaca buruk dan gelombang yang cukup tinggi di antara perairan Rupat dengan perairan Selat Malaka.

Baca Juga:  Karang Taruna Rohil Berbagi Takjil dan Buka Bersama

Informasi yang berhasil di himpun,  pada Selasa (21/1)  pukul 19.30 WIB, kapal tersebut berangkat dari sungai Pakalan Buah Kecamatan Rupat Utara tujuan Malaysia.

Namun malangnya, pada pukul 21.30 WIB, di tengah perjalanan menuju Malaysia dengan kondisi cuaca di laut buruk dan ombak kuat tiba-tiba speed boat oleng lalu tenggelam  dan seluruh penumpang yang jatuh kelaut.

Kejadian itu, baru diketahui pada, Rabu (22/1) sekitar  pukul 16.00 WIB. Saat itu seorang nelayan bernama  Sabarius sedang menjaring ikan melihat ada  yang menggunakan pelampung live jaket mengapung dilaut.

Setelah didekati ternyata ada manusia yang mengapung dalam kondisi pingsan, selanjutnya memberikan pertolongan kepada korban. Saat melakukan pertolongan sang nelayan menanyakan kepada korban ada berapa orang korban, dan korban menjawab ada 20 orang.  
 

Baca Juga:  Kejari Kuansing Segera Tetapkan Tersangka

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Tim Basarnas Wilayah Kerja Dumai berhasil menemukan satu lagi korban kapal tenggelam di Perairan Rupat Utara. Satu korban ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sedang mengapung.

"Korban diketahui berjenis kelamin wanita, namun identitas belum diketahui," ujar Kapten Kapal Negara (KN) RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika, Kamis (23/1).

Ia mengatakan korban tersebut di bawa Polres Bengkalis ke puskesmas terdekat untuk identifikasi.

"Hingga sore ini sudah 11 korban ditemukan, satu meninggal dan 10 selamat," ujar Leni.

Seperti diketahui Kapal  diduga mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tenggelam di perairan Pasir Putih Desa Putri Sembilan Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Kapal tersebut diduga membawa 18 TKI ilegal dan dua anak buah kapal (ABK). Kapal tersebut tenggelam diduga akibat cuaca buruk dan gelombang yang cukup tinggi di antara perairan Rupat dengan perairan Selat Malaka.

- Advertisement -
Baca Juga:  KPK Geledah Kediaman Bupati Lingga

Informasi yang berhasil di himpun,  pada Selasa (21/1)  pukul 19.30 WIB, kapal tersebut berangkat dari sungai Pakalan Buah Kecamatan Rupat Utara tujuan Malaysia.

Namun malangnya, pada pukul 21.30 WIB, di tengah perjalanan menuju Malaysia dengan kondisi cuaca di laut buruk dan ombak kuat tiba-tiba speed boat oleng lalu tenggelam  dan seluruh penumpang yang jatuh kelaut.

- Advertisement -

Kejadian itu, baru diketahui pada, Rabu (22/1) sekitar  pukul 16.00 WIB. Saat itu seorang nelayan bernama  Sabarius sedang menjaring ikan melihat ada  yang menggunakan pelampung live jaket mengapung dilaut.

Setelah didekati ternyata ada manusia yang mengapung dalam kondisi pingsan, selanjutnya memberikan pertolongan kepada korban. Saat melakukan pertolongan sang nelayan menanyakan kepada korban ada berapa orang korban, dan korban menjawab ada 20 orang.  
 

Baca Juga:  Sosialisasi dan Pembinaan Jaminan Produk Halal
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Tim Basarnas Wilayah Kerja Dumai berhasil menemukan satu lagi korban kapal tenggelam di Perairan Rupat Utara. Satu korban ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sedang mengapung.

"Korban diketahui berjenis kelamin wanita, namun identitas belum diketahui," ujar Kapten Kapal Negara (KN) RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika, Kamis (23/1).

Ia mengatakan korban tersebut di bawa Polres Bengkalis ke puskesmas terdekat untuk identifikasi.

"Hingga sore ini sudah 11 korban ditemukan, satu meninggal dan 10 selamat," ujar Leni.

Seperti diketahui Kapal  diduga mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tenggelam di perairan Pasir Putih Desa Putri Sembilan Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Kapal tersebut diduga membawa 18 TKI ilegal dan dua anak buah kapal (ABK). Kapal tersebut tenggelam diduga akibat cuaca buruk dan gelombang yang cukup tinggi di antara perairan Rupat dengan perairan Selat Malaka.

Baca Juga:  Airlangga Paparkan Formula 3T dan 3M Atasi Covid-19 di Lemdiklat Polri

Informasi yang berhasil di himpun,  pada Selasa (21/1)  pukul 19.30 WIB, kapal tersebut berangkat dari sungai Pakalan Buah Kecamatan Rupat Utara tujuan Malaysia.

Namun malangnya, pada pukul 21.30 WIB, di tengah perjalanan menuju Malaysia dengan kondisi cuaca di laut buruk dan ombak kuat tiba-tiba speed boat oleng lalu tenggelam  dan seluruh penumpang yang jatuh kelaut.

Kejadian itu, baru diketahui pada, Rabu (22/1) sekitar  pukul 16.00 WIB. Saat itu seorang nelayan bernama  Sabarius sedang menjaring ikan melihat ada  yang menggunakan pelampung live jaket mengapung dilaut.

Setelah didekati ternyata ada manusia yang mengapung dalam kondisi pingsan, selanjutnya memberikan pertolongan kepada korban. Saat melakukan pertolongan sang nelayan menanyakan kepada korban ada berapa orang korban, dan korban menjawab ada 20 orang.  
 

Baca Juga:  Karang Taruna Rohil Berbagi Takjil dan Buka Bersama

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari