Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Cek Tanda SOS di Pulau Laki, Ini Hasil yang Diperoleh Basarnas 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Basarnas sudah memeriksa tanda SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Hasilnya petugas tidak menemukan tanda apa pun.  

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman MS menduga ada nelayan atau warga yang biasa mencari burung menandainya di aplikasi Google Maps. 

"Iya kemungkinan itu gini, kita nggak menemukan apa-apa. Bisa aja itu nelayan di situ mungkin atau ada orang yang lagi cari burung atau apa. Bisa saja. Jadi nggak ada apa-apa, sudah saya konfirmasi sama anggota tidak menemukan sesuatu," kata Rasman di JICT II, Rabu (20/1/2021). 

Setelah menerima informasi terkait viralnya tanda SOS itu, ia langsung memerintahkan anggota Basarnas melakukan pengecekan. 

Baca Juga:  Roro dan Kapal Barang LN Tetap Berlayar di Pelabuhan Dumai

"Tadi saya langsung suruh anggota saya cek tadi pagi itu," tambahnya. 

Rasman juga mengaku kurang mengetahui apakah Pulau Laki berpenghuni atau tidak. Karena biasanya, pulau itu digunakan untuk tempat berlindung nelayan saat cuaca buruk. 

"Kita sendiri juga tidak tahu. Kalau pulau biasanya pasti ada penghuninya. Pulau Laki saya gak tahu persis apakah ada penghuninya atau tidak. Tapi Biasanya nelayan itu senengnya dia kalau cuaca kurang baik dia akan berlindung di situ. Perahunya dinaikan. Mungkin ya dia main HP atau segala macem. Ya bisa saja, tapi kalau berkaitan dengan Sriwijaya tidak ditemukan," tutupnya.

Sumber: Antara/JPNN/News
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Basarnas sudah memeriksa tanda SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Hasilnya petugas tidak menemukan tanda apa pun.  

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman MS menduga ada nelayan atau warga yang biasa mencari burung menandainya di aplikasi Google Maps. 

"Iya kemungkinan itu gini, kita nggak menemukan apa-apa. Bisa aja itu nelayan di situ mungkin atau ada orang yang lagi cari burung atau apa. Bisa saja. Jadi nggak ada apa-apa, sudah saya konfirmasi sama anggota tidak menemukan sesuatu," kata Rasman di JICT II, Rabu (20/1/2021). 

Setelah menerima informasi terkait viralnya tanda SOS itu, ia langsung memerintahkan anggota Basarnas melakukan pengecekan. 

Baca Juga:  APBN 2020 Diketok, Lima Hal Ini akan Jadi Fokus Pembenahan

"Tadi saya langsung suruh anggota saya cek tadi pagi itu," tambahnya. 

Rasman juga mengaku kurang mengetahui apakah Pulau Laki berpenghuni atau tidak. Karena biasanya, pulau itu digunakan untuk tempat berlindung nelayan saat cuaca buruk. 

"Kita sendiri juga tidak tahu. Kalau pulau biasanya pasti ada penghuninya. Pulau Laki saya gak tahu persis apakah ada penghuninya atau tidak. Tapi Biasanya nelayan itu senengnya dia kalau cuaca kurang baik dia akan berlindung di situ. Perahunya dinaikan. Mungkin ya dia main HP atau segala macem. Ya bisa saja, tapi kalau berkaitan dengan Sriwijaya tidak ditemukan," tutupnya.

Sumber: Antara/JPNN/News
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Cek Tanda SOS di Pulau Laki, Ini Hasil yang Diperoleh Basarnas 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Basarnas sudah memeriksa tanda SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Hasilnya petugas tidak menemukan tanda apa pun.  

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman MS menduga ada nelayan atau warga yang biasa mencari burung menandainya di aplikasi Google Maps. 

"Iya kemungkinan itu gini, kita nggak menemukan apa-apa. Bisa aja itu nelayan di situ mungkin atau ada orang yang lagi cari burung atau apa. Bisa saja. Jadi nggak ada apa-apa, sudah saya konfirmasi sama anggota tidak menemukan sesuatu," kata Rasman di JICT II, Rabu (20/1/2021). 

Setelah menerima informasi terkait viralnya tanda SOS itu, ia langsung memerintahkan anggota Basarnas melakukan pengecekan. 

Baca Juga:  Membaik, Polo Srimulat Sudah Bisa Berkomunikasi

"Tadi saya langsung suruh anggota saya cek tadi pagi itu," tambahnya. 

Rasman juga mengaku kurang mengetahui apakah Pulau Laki berpenghuni atau tidak. Karena biasanya, pulau itu digunakan untuk tempat berlindung nelayan saat cuaca buruk. 

"Kita sendiri juga tidak tahu. Kalau pulau biasanya pasti ada penghuninya. Pulau Laki saya gak tahu persis apakah ada penghuninya atau tidak. Tapi Biasanya nelayan itu senengnya dia kalau cuaca kurang baik dia akan berlindung di situ. Perahunya dinaikan. Mungkin ya dia main HP atau segala macem. Ya bisa saja, tapi kalau berkaitan dengan Sriwijaya tidak ditemukan," tutupnya.

Sumber: Antara/JPNN/News
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Basarnas sudah memeriksa tanda SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Hasilnya petugas tidak menemukan tanda apa pun.  

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman MS menduga ada nelayan atau warga yang biasa mencari burung menandainya di aplikasi Google Maps. 

"Iya kemungkinan itu gini, kita nggak menemukan apa-apa. Bisa aja itu nelayan di situ mungkin atau ada orang yang lagi cari burung atau apa. Bisa saja. Jadi nggak ada apa-apa, sudah saya konfirmasi sama anggota tidak menemukan sesuatu," kata Rasman di JICT II, Rabu (20/1/2021). 

Setelah menerima informasi terkait viralnya tanda SOS itu, ia langsung memerintahkan anggota Basarnas melakukan pengecekan. 

Baca Juga:  Roro dan Kapal Barang LN Tetap Berlayar di Pelabuhan Dumai

"Tadi saya langsung suruh anggota saya cek tadi pagi itu," tambahnya. 

Rasman juga mengaku kurang mengetahui apakah Pulau Laki berpenghuni atau tidak. Karena biasanya, pulau itu digunakan untuk tempat berlindung nelayan saat cuaca buruk. 

"Kita sendiri juga tidak tahu. Kalau pulau biasanya pasti ada penghuninya. Pulau Laki saya gak tahu persis apakah ada penghuninya atau tidak. Tapi Biasanya nelayan itu senengnya dia kalau cuaca kurang baik dia akan berlindung di situ. Perahunya dinaikan. Mungkin ya dia main HP atau segala macem. Ya bisa saja, tapi kalau berkaitan dengan Sriwijaya tidak ditemukan," tutupnya.

Sumber: Antara/JPNN/News
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari