Jumat, 10 April 2026
- Advertisement -

Kehilangan Anak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mempunyai anak yang aktif dan suka bergaul dengan orang sekitar membuat Kia tak bisa lengah. Meski sang anak berada di rumah, Kia sempat kehilangan anaknya yang masih berusia tiga tahun itu dari pantauannya.

Saat melihat anaknya, Kia menjadi panik. Ia pun mencoba memberitahukan kepada sang suami, bahwa anak balitanya hilang dari rumah dengan posisi pintu rumah sudah terbuka lebar.

Sang suami yang mendengar cerita tersebut lantas pulang ke rumah dan berusaha mencari putri pertamanya itu. Namun, setelah berkeliling sekitaran kompleks perumahan, tetap saja sang putri tidak diketahui keberadaannya.

"Ke mana anakku itu? Siapa yang sudah membawanya lari?" kata Kia sembari menangis merasa bersalah.

Baca Juga:  Tips ke Salon Kala Pandemi, Simak Saran Dokter Cantik Ini

Karena merasa tidak kunjung mendapatkan informasi keberadaan sang anak, Kia pun mencoba meminta bantuan tetangganya melalui grup WA. Tetapi respon dari para tetangga tidak memberikannya rasa puas.

Kia makin cemas. Ia hanya bisa menangis.

Tak lama, dari arah kejauhan tampak sosok anak kecil datang menghampirinya. Bersamanya ada  orang tua yang ternyata salah satu tetangganya.

"Anakku…!!!" teriak Kia dengan rasa bahagia bercampur lega.  Ia memeluk erat anaknya itu.

Ternyata sang anak diam-diam membuka pintu rumah yang tidak terkunci untuk pergi bermain ke rumah salah seorang tetangganya yang juga memiliki anak kecil.

"Dia tidak hilang, Kia…. Tadi dia datang ke rumah untuk bermain. Karena sempat lihat grup WA pada heboh si kakak hilang, makanya ibu bawa pulang. Lain kali kalau ada anak di rumah pastikan pintu terkunci. Jangan teledor seperti ini lagi," kata sang tetangga menasehati.(ayi)

Baca Juga:  Virus Corona Membelah Diri dengan Cepat di Tenggorokan Manusia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mempunyai anak yang aktif dan suka bergaul dengan orang sekitar membuat Kia tak bisa lengah. Meski sang anak berada di rumah, Kia sempat kehilangan anaknya yang masih berusia tiga tahun itu dari pantauannya.

Saat melihat anaknya, Kia menjadi panik. Ia pun mencoba memberitahukan kepada sang suami, bahwa anak balitanya hilang dari rumah dengan posisi pintu rumah sudah terbuka lebar.

Sang suami yang mendengar cerita tersebut lantas pulang ke rumah dan berusaha mencari putri pertamanya itu. Namun, setelah berkeliling sekitaran kompleks perumahan, tetap saja sang putri tidak diketahui keberadaannya.

"Ke mana anakku itu? Siapa yang sudah membawanya lari?" kata Kia sembari menangis merasa bersalah.

Baca Juga:  Pejabat PU hingga Anggota Dewan Diperiksa KPK

Karena merasa tidak kunjung mendapatkan informasi keberadaan sang anak, Kia pun mencoba meminta bantuan tetangganya melalui grup WA. Tetapi respon dari para tetangga tidak memberikannya rasa puas.

- Advertisement -

Kia makin cemas. Ia hanya bisa menangis.

Tak lama, dari arah kejauhan tampak sosok anak kecil datang menghampirinya. Bersamanya ada  orang tua yang ternyata salah satu tetangganya.

- Advertisement -

"Anakku…!!!" teriak Kia dengan rasa bahagia bercampur lega.  Ia memeluk erat anaknya itu.

Ternyata sang anak diam-diam membuka pintu rumah yang tidak terkunci untuk pergi bermain ke rumah salah seorang tetangganya yang juga memiliki anak kecil.

"Dia tidak hilang, Kia…. Tadi dia datang ke rumah untuk bermain. Karena sempat lihat grup WA pada heboh si kakak hilang, makanya ibu bawa pulang. Lain kali kalau ada anak di rumah pastikan pintu terkunci. Jangan teledor seperti ini lagi," kata sang tetangga menasehati.(ayi)

Baca Juga:  Virus Corona Membelah Diri dengan Cepat di Tenggorokan Manusia
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mempunyai anak yang aktif dan suka bergaul dengan orang sekitar membuat Kia tak bisa lengah. Meski sang anak berada di rumah, Kia sempat kehilangan anaknya yang masih berusia tiga tahun itu dari pantauannya.

Saat melihat anaknya, Kia menjadi panik. Ia pun mencoba memberitahukan kepada sang suami, bahwa anak balitanya hilang dari rumah dengan posisi pintu rumah sudah terbuka lebar.

Sang suami yang mendengar cerita tersebut lantas pulang ke rumah dan berusaha mencari putri pertamanya itu. Namun, setelah berkeliling sekitaran kompleks perumahan, tetap saja sang putri tidak diketahui keberadaannya.

"Ke mana anakku itu? Siapa yang sudah membawanya lari?" kata Kia sembari menangis merasa bersalah.

Baca Juga:  Konferensi Iklim Gagal Capai Kesepakatan soal Pemanasan Global

Karena merasa tidak kunjung mendapatkan informasi keberadaan sang anak, Kia pun mencoba meminta bantuan tetangganya melalui grup WA. Tetapi respon dari para tetangga tidak memberikannya rasa puas.

Kia makin cemas. Ia hanya bisa menangis.

Tak lama, dari arah kejauhan tampak sosok anak kecil datang menghampirinya. Bersamanya ada  orang tua yang ternyata salah satu tetangganya.

"Anakku…!!!" teriak Kia dengan rasa bahagia bercampur lega.  Ia memeluk erat anaknya itu.

Ternyata sang anak diam-diam membuka pintu rumah yang tidak terkunci untuk pergi bermain ke rumah salah seorang tetangganya yang juga memiliki anak kecil.

"Dia tidak hilang, Kia…. Tadi dia datang ke rumah untuk bermain. Karena sempat lihat grup WA pada heboh si kakak hilang, makanya ibu bawa pulang. Lain kali kalau ada anak di rumah pastikan pintu terkunci. Jangan teledor seperti ini lagi," kata sang tetangga menasehati.(ayi)

Baca Juga:  Pejabat PU hingga Anggota Dewan Diperiksa KPK

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari