Jumat, 3 April 2026
- Advertisement -

Bahas Percepatan Izin Usaha, Gubri Syamsuar Audiensi dengan Menteri Investasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan audiensi dengan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Ruangan Indonesia Maju Kantor Kementerian Investasi, Rabu (13/4). Audiensi ini dalam rangka membahas terkait percepatan izin berusaha serta kendala-kendala investasi yang ada di daerah.

Usai pertemuan tersebut, Gubri Syamsuar menerangkan, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia telah memberikan petunjuk terkait kemudahan usaha tersebut, serta mendorong kesempatan BUMD untuk berusaha.

"Inilah kita sampaikan ke beliau, dan beliau telah memberikan petunjuk termasuk juga kesempatan BUMD untuk berusaha. Jadi kami sudah mendapatkan petunjuk dari Pak Menteri (Menteri Investasi) dan Pak Menteri senang sekali kami hadir. Beliau tentunya akan memberikan solusi kalau ada persoalan yang ada di daerah," ucapnya.

Baca Juga:  Masih Betah Menjanda

Syamsuar mengungkapkan, Menteri Investasi berpesan agar nanti jika ada investor yang melakukan investasi di daerah agar bekerja sama dengan perusahaan yang ada di daerah, termasuk dengan masyarakat yang ada di sekitar lokasi investasi tersebut.

"Senangnya beliau itu agar nanti semua investor di daerah harus bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di daerah, termasuk dengan masyarakat yang ada di sekeliling perusahaan," ujar Gubri.

Ia menambahkan, jika ada kesempatan, Menteri Bahlil Lahadalia juga ingin berkunjung ke Riau dan menyampaikan apresiasi karena target investasi yang telah ditetapkan untuk Riau selalu over target.

"Bahkan beliau menanyakan dana berkaitan dana insentif daerah dari Menteri Keuangan, kami katakan tidak ada, ini mohon bantuan Pak Menteri lah. Sebab kalau investasi lebih harusnya ada bonus dari Menteri Keuangan berupa dana investasi daerah," ungkapnya.

Baca Juga:  Camat Dorong Desa Garap Potensi dan Inovasi Baru

Syamsuar melanjutkan, Menteri Investasi juga meminta jika ada investor yang sulit berinvestasi di daerah, maka investor tersebut bisa dibawa oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) daerah untuk berjumpa dengan Menteri Investasi membicarakan bagaimana solusinya.

"Jadi beliau menanggapi, kalau ada pengusaha-pengusaha di sana (Riau) agak kesulitan (berinvestasi) bisa bawa ke sini (Kantor Kementerian Investasi). Itu Pak Helmi (Kadis DPMPTSP Riau) punya tugas," tuturnya.

Dalam pertemuan bersama Menteri Investasi tersebut, Gubri didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan Riau Mamun Murod, dan Kepala Dinas DPMPTSP Riau Helmi.(adv/sol)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan audiensi dengan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Ruangan Indonesia Maju Kantor Kementerian Investasi, Rabu (13/4). Audiensi ini dalam rangka membahas terkait percepatan izin berusaha serta kendala-kendala investasi yang ada di daerah.

Usai pertemuan tersebut, Gubri Syamsuar menerangkan, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia telah memberikan petunjuk terkait kemudahan usaha tersebut, serta mendorong kesempatan BUMD untuk berusaha.

"Inilah kita sampaikan ke beliau, dan beliau telah memberikan petunjuk termasuk juga kesempatan BUMD untuk berusaha. Jadi kami sudah mendapatkan petunjuk dari Pak Menteri (Menteri Investasi) dan Pak Menteri senang sekali kami hadir. Beliau tentunya akan memberikan solusi kalau ada persoalan yang ada di daerah," ucapnya.

Baca Juga:  Kemenag Mulai Kumpulkan Paspor Jamaah Calon Haji

Syamsuar mengungkapkan, Menteri Investasi berpesan agar nanti jika ada investor yang melakukan investasi di daerah agar bekerja sama dengan perusahaan yang ada di daerah, termasuk dengan masyarakat yang ada di sekitar lokasi investasi tersebut.

"Senangnya beliau itu agar nanti semua investor di daerah harus bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di daerah, termasuk dengan masyarakat yang ada di sekeliling perusahaan," ujar Gubri.

- Advertisement -

Ia menambahkan, jika ada kesempatan, Menteri Bahlil Lahadalia juga ingin berkunjung ke Riau dan menyampaikan apresiasi karena target investasi yang telah ditetapkan untuk Riau selalu over target.

"Bahkan beliau menanyakan dana berkaitan dana insentif daerah dari Menteri Keuangan, kami katakan tidak ada, ini mohon bantuan Pak Menteri lah. Sebab kalau investasi lebih harusnya ada bonus dari Menteri Keuangan berupa dana investasi daerah," ungkapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Simak Bahaya BPA di Air Kemasan, Picu Infertilitas hingga Kanker

Syamsuar melanjutkan, Menteri Investasi juga meminta jika ada investor yang sulit berinvestasi di daerah, maka investor tersebut bisa dibawa oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) daerah untuk berjumpa dengan Menteri Investasi membicarakan bagaimana solusinya.

"Jadi beliau menanggapi, kalau ada pengusaha-pengusaha di sana (Riau) agak kesulitan (berinvestasi) bisa bawa ke sini (Kantor Kementerian Investasi). Itu Pak Helmi (Kadis DPMPTSP Riau) punya tugas," tuturnya.

Dalam pertemuan bersama Menteri Investasi tersebut, Gubri didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan Riau Mamun Murod, dan Kepala Dinas DPMPTSP Riau Helmi.(adv/sol)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan audiensi dengan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Ruangan Indonesia Maju Kantor Kementerian Investasi, Rabu (13/4). Audiensi ini dalam rangka membahas terkait percepatan izin berusaha serta kendala-kendala investasi yang ada di daerah.

Usai pertemuan tersebut, Gubri Syamsuar menerangkan, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia telah memberikan petunjuk terkait kemudahan usaha tersebut, serta mendorong kesempatan BUMD untuk berusaha.

"Inilah kita sampaikan ke beliau, dan beliau telah memberikan petunjuk termasuk juga kesempatan BUMD untuk berusaha. Jadi kami sudah mendapatkan petunjuk dari Pak Menteri (Menteri Investasi) dan Pak Menteri senang sekali kami hadir. Beliau tentunya akan memberikan solusi kalau ada persoalan yang ada di daerah," ucapnya.

Baca Juga:  Bertambah Satu Kru WNI Kapal Pesiar Positif Corona

Syamsuar mengungkapkan, Menteri Investasi berpesan agar nanti jika ada investor yang melakukan investasi di daerah agar bekerja sama dengan perusahaan yang ada di daerah, termasuk dengan masyarakat yang ada di sekitar lokasi investasi tersebut.

"Senangnya beliau itu agar nanti semua investor di daerah harus bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di daerah, termasuk dengan masyarakat yang ada di sekeliling perusahaan," ujar Gubri.

Ia menambahkan, jika ada kesempatan, Menteri Bahlil Lahadalia juga ingin berkunjung ke Riau dan menyampaikan apresiasi karena target investasi yang telah ditetapkan untuk Riau selalu over target.

"Bahkan beliau menanyakan dana berkaitan dana insentif daerah dari Menteri Keuangan, kami katakan tidak ada, ini mohon bantuan Pak Menteri lah. Sebab kalau investasi lebih harusnya ada bonus dari Menteri Keuangan berupa dana investasi daerah," ungkapnya.

Baca Juga:  Kemenkominfo Segera Buka Blokiran Internet Papua, tapi Bertahap

Syamsuar melanjutkan, Menteri Investasi juga meminta jika ada investor yang sulit berinvestasi di daerah, maka investor tersebut bisa dibawa oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) daerah untuk berjumpa dengan Menteri Investasi membicarakan bagaimana solusinya.

"Jadi beliau menanggapi, kalau ada pengusaha-pengusaha di sana (Riau) agak kesulitan (berinvestasi) bisa bawa ke sini (Kantor Kementerian Investasi). Itu Pak Helmi (Kadis DPMPTSP Riau) punya tugas," tuturnya.

Dalam pertemuan bersama Menteri Investasi tersebut, Gubri didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan Riau Mamun Murod, dan Kepala Dinas DPMPTSP Riau Helmi.(adv/sol)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari