Selasa, 21 April 2026
- Advertisement -

Anies Tutup Lembaga Kursus dan Sekolah Nonformal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus bertindak untuk mencegah penyebaran corona (Covid-19). Terbaru, pada Sabtu (14/3) dia mengeluarkan pernyataan menutup lembaga kursus dan sekolah nonformal di DKI Jakarta.

"Di DKI Jakarta bukan hanya sekolah, ada kursus, pendidikan nonformal, kami menganjurkan pada semua, sebuah imbauan dan seruan untuk menunda belajar-mengajar secara langsung," ujar Anies di Balai Kota Jakarta.

Imbauan penutupan kursus dan sekolah nonformal juga diberlakukan selama dua minggu guna memantau perkembangan penyebaran Covid-19. Sama seperti yang diberlakukan untuk sekolah-sekolah formal.

"Lakukan dengan metode jarak jauh, dengan proses digital, tujuannya adalah untuk mengurangi interaksi yang mempunyai risiko," ujar mantan Mendikbud tersebut.

Baca Juga:  Bupati, Dandim dan Wakapolres Ikut Padamkan Lahan Terbakar

Anies Baswedan juga telah menutup kegiatan belajar di sekolah dan menerapkan kegiatan belajar jarak jauh selama dua pekan guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Menutup semua sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar-mengajar melalui metode jarak jauh," kata ​​​Anies Baswedan.

Selain itu, Anies mengumumkan juga penundaan Ujian Nasional siswa SMA dan SMK. "Bagi peserta ujian nasional yang akan berlangsung Senin besok juga diputuskan ditunda," ujar Anies. 

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus bertindak untuk mencegah penyebaran corona (Covid-19). Terbaru, pada Sabtu (14/3) dia mengeluarkan pernyataan menutup lembaga kursus dan sekolah nonformal di DKI Jakarta.

"Di DKI Jakarta bukan hanya sekolah, ada kursus, pendidikan nonformal, kami menganjurkan pada semua, sebuah imbauan dan seruan untuk menunda belajar-mengajar secara langsung," ujar Anies di Balai Kota Jakarta.

Imbauan penutupan kursus dan sekolah nonformal juga diberlakukan selama dua minggu guna memantau perkembangan penyebaran Covid-19. Sama seperti yang diberlakukan untuk sekolah-sekolah formal.

"Lakukan dengan metode jarak jauh, dengan proses digital, tujuannya adalah untuk mengurangi interaksi yang mempunyai risiko," ujar mantan Mendikbud tersebut.

Baca Juga:  Kerap Dipersoalkan, Bupati Rohil Bantah Lakukan Pemalsuan

Anies Baswedan juga telah menutup kegiatan belajar di sekolah dan menerapkan kegiatan belajar jarak jauh selama dua pekan guna mencegah penyebaran Covid-19.

- Advertisement -

"Menutup semua sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar-mengajar melalui metode jarak jauh," kata ​​​Anies Baswedan.

Selain itu, Anies mengumumkan juga penundaan Ujian Nasional siswa SMA dan SMK. "Bagi peserta ujian nasional yang akan berlangsung Senin besok juga diputuskan ditunda," ujar Anies. 

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus bertindak untuk mencegah penyebaran corona (Covid-19). Terbaru, pada Sabtu (14/3) dia mengeluarkan pernyataan menutup lembaga kursus dan sekolah nonformal di DKI Jakarta.

"Di DKI Jakarta bukan hanya sekolah, ada kursus, pendidikan nonformal, kami menganjurkan pada semua, sebuah imbauan dan seruan untuk menunda belajar-mengajar secara langsung," ujar Anies di Balai Kota Jakarta.

Imbauan penutupan kursus dan sekolah nonformal juga diberlakukan selama dua minggu guna memantau perkembangan penyebaran Covid-19. Sama seperti yang diberlakukan untuk sekolah-sekolah formal.

"Lakukan dengan metode jarak jauh, dengan proses digital, tujuannya adalah untuk mengurangi interaksi yang mempunyai risiko," ujar mantan Mendikbud tersebut.

Baca Juga:  Bupati Minta OPD Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LKPj

Anies Baswedan juga telah menutup kegiatan belajar di sekolah dan menerapkan kegiatan belajar jarak jauh selama dua pekan guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Menutup semua sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar-mengajar melalui metode jarak jauh," kata ​​​Anies Baswedan.

Selain itu, Anies mengumumkan juga penundaan Ujian Nasional siswa SMA dan SMK. "Bagi peserta ujian nasional yang akan berlangsung Senin besok juga diputuskan ditunda," ujar Anies. 

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari