Jumat, 16 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Dumai tanpa Penambahan Kasus Covid-19

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Dumai terus menunjukan tren positif. Bahkan hal tersebut dibuktikan sekitar satu pekan tanpa adanya penambahan pasien positif Covid-19, Sabtu (9/1).

Meski tidak ada penambahan kasus, bukan berarti Covid-19 di Kota Dumai menghilang. Pasalnya, masih ada dua pasien Covid-19 yang masih di rawat di Rumah sakit (RS) di Dumai.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful mengungkapkan, bahwa perkembangan Covid-19 di Kota Dumai pada Sabtu  tidak ada penambahan pasien positif.

Ia menambahkan, meski  nihil  penambahan pasien positif  Covid-19 di Kota Dumai, pada Sabtu (9/1), masih ada dua  pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di RS Dumai dan isolasi mandiri.

Baca Juga:  Pastikan Ketersediaan Listrik untuk Investor Baru

"Pasien yang awalnya di rawat di RS sudah pulang untuk menjalani isolasi mandiri, Jangan kendorkan Protokol kesehatan atau prokes, meski tak ada penambahan kasus tapi Ada dua  pasien yang masih menjalani perawatan," katanya, Ahad (10/1)

Diterangkanya,  secara akumlasi total kasus Covid-19  yang tercatat di Kota Dumai, hingga Sabtu (9/1), mencapai 10.373 kasus,  10.114 dinyatakan sembuh dan 257 orang meninggal dunia, dan dua pasien masih dirawat.

Ia mengingat bahwa dengan tidak adanya penambahan pada Kamis, bukan berarti penyebaran Covid-19 di Kota Dumai terhenti, untuk itu  semua pihak harus tetap  bisa memahami bahwa Dumai tetap harus waspada terhadap Covid-19.

"Kita berharap protokol kesehatan tetap diketatkan, jangan kendor, bisa saja penyebaran Covid-19 akan datang lagi. Apalagi Omicron sudah ada di Indonesia," jelasnya

Baca Juga:  Bisa Jadi, Orang Indonesia Kebal Virus Korona?

Diakuinya, keberhasilan pemerintah menekan penyebaran Covid-19 dan menghentikan jumlah kematian akibat penyakit Covid-19 ini ada di tangan  semua. Semua harus  bergotong royong dan aktif dalam melaksanakan protokol kesehatan.

"Saat ini vaksinasi masih  berlangsung, kita berharap dengan maksimalnya vaksinasi, maka herd immunnity di Kota Dumai bisa terbentuk dengan baik, walaupun saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Dumai sudah di atas 85 persen," pungkasnya.(mx12/rpg/rio)

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Dumai terus menunjukan tren positif. Bahkan hal tersebut dibuktikan sekitar satu pekan tanpa adanya penambahan pasien positif Covid-19, Sabtu (9/1).

Meski tidak ada penambahan kasus, bukan berarti Covid-19 di Kota Dumai menghilang. Pasalnya, masih ada dua pasien Covid-19 yang masih di rawat di Rumah sakit (RS) di Dumai.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful mengungkapkan, bahwa perkembangan Covid-19 di Kota Dumai pada Sabtu  tidak ada penambahan pasien positif.

Ia menambahkan, meski  nihil  penambahan pasien positif  Covid-19 di Kota Dumai, pada Sabtu (9/1), masih ada dua  pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di RS Dumai dan isolasi mandiri.

Baca Juga:  Bisa Jadi, Orang Indonesia Kebal Virus Korona?

"Pasien yang awalnya di rawat di RS sudah pulang untuk menjalani isolasi mandiri, Jangan kendorkan Protokol kesehatan atau prokes, meski tak ada penambahan kasus tapi Ada dua  pasien yang masih menjalani perawatan," katanya, Ahad (10/1)

- Advertisement -

Diterangkanya,  secara akumlasi total kasus Covid-19  yang tercatat di Kota Dumai, hingga Sabtu (9/1), mencapai 10.373 kasus,  10.114 dinyatakan sembuh dan 257 orang meninggal dunia, dan dua pasien masih dirawat.

Ia mengingat bahwa dengan tidak adanya penambahan pada Kamis, bukan berarti penyebaran Covid-19 di Kota Dumai terhenti, untuk itu  semua pihak harus tetap  bisa memahami bahwa Dumai tetap harus waspada terhadap Covid-19.

- Advertisement -

"Kita berharap protokol kesehatan tetap diketatkan, jangan kendor, bisa saja penyebaran Covid-19 akan datang lagi. Apalagi Omicron sudah ada di Indonesia," jelasnya

Baca Juga:  Polsek Tualang Beri Bantuan Sembako

Diakuinya, keberhasilan pemerintah menekan penyebaran Covid-19 dan menghentikan jumlah kematian akibat penyakit Covid-19 ini ada di tangan  semua. Semua harus  bergotong royong dan aktif dalam melaksanakan protokol kesehatan.

"Saat ini vaksinasi masih  berlangsung, kita berharap dengan maksimalnya vaksinasi, maka herd immunnity di Kota Dumai bisa terbentuk dengan baik, walaupun saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Dumai sudah di atas 85 persen," pungkasnya.(mx12/rpg/rio)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Dumai terus menunjukan tren positif. Bahkan hal tersebut dibuktikan sekitar satu pekan tanpa adanya penambahan pasien positif Covid-19, Sabtu (9/1).

Meski tidak ada penambahan kasus, bukan berarti Covid-19 di Kota Dumai menghilang. Pasalnya, masih ada dua pasien Covid-19 yang masih di rawat di Rumah sakit (RS) di Dumai.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful mengungkapkan, bahwa perkembangan Covid-19 di Kota Dumai pada Sabtu  tidak ada penambahan pasien positif.

Ia menambahkan, meski  nihil  penambahan pasien positif  Covid-19 di Kota Dumai, pada Sabtu (9/1), masih ada dua  pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di RS Dumai dan isolasi mandiri.

Baca Juga:  Kapolri Minta Anggota Lebih Humanis Sikapi Warga Sampaikan Aspirasi

"Pasien yang awalnya di rawat di RS sudah pulang untuk menjalani isolasi mandiri, Jangan kendorkan Protokol kesehatan atau prokes, meski tak ada penambahan kasus tapi Ada dua  pasien yang masih menjalani perawatan," katanya, Ahad (10/1)

Diterangkanya,  secara akumlasi total kasus Covid-19  yang tercatat di Kota Dumai, hingga Sabtu (9/1), mencapai 10.373 kasus,  10.114 dinyatakan sembuh dan 257 orang meninggal dunia, dan dua pasien masih dirawat.

Ia mengingat bahwa dengan tidak adanya penambahan pada Kamis, bukan berarti penyebaran Covid-19 di Kota Dumai terhenti, untuk itu  semua pihak harus tetap  bisa memahami bahwa Dumai tetap harus waspada terhadap Covid-19.

"Kita berharap protokol kesehatan tetap diketatkan, jangan kendor, bisa saja penyebaran Covid-19 akan datang lagi. Apalagi Omicron sudah ada di Indonesia," jelasnya

Baca Juga:  Puncak Haji 2022 Tepat Hari Jumat Berpotensi Jadi Haji Akbar

Diakuinya, keberhasilan pemerintah menekan penyebaran Covid-19 dan menghentikan jumlah kematian akibat penyakit Covid-19 ini ada di tangan  semua. Semua harus  bergotong royong dan aktif dalam melaksanakan protokol kesehatan.

"Saat ini vaksinasi masih  berlangsung, kita berharap dengan maksimalnya vaksinasi, maka herd immunnity di Kota Dumai bisa terbentuk dengan baik, walaupun saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Dumai sudah di atas 85 persen," pungkasnya.(mx12/rpg/rio)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari