Jumat, 6 Maret 2026
- Advertisement -

Kebijakan Anies Bagikan Sembako Langsung ke Rumah Warga Diapresiasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengeluarkan kebijakan memberikan bantuan sembako langsung kepada warga miskin dan rentan miskin diapresiasi banyak pihak. Bantuan ini didistribusikan lantaran kondisi perekonomian yang turun akibat mewabahnya virus Korona (Covid-19). Apalagi, Pemerintah DKI Jakarta mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai efektif pada Jumat (10/4).

Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengapresiasi langkah yang dijalankan oleh orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut sebab mekanisme pendistribusian bantuan langsung dihantarkan ke rumah-rumah warga.

"Saya apresiasi terhadap kebijakan Gubernur Anies kepada warga berupa bantuan sembako dan diantar langsung ke masyarakat, bukan berupa tunai diambil oleh penerima," ujar Qodari, di Jakarta, Kamis (9/4).

Baca Juga:  Ternyata, Tak Semua PNS Pusat  Harus Pindah ke Ibu Kota Baru 

Qodari menambahkan, mekanisme pendistribusian bantuan sembako yang akan dilakukan dengan melibatkan aparat kepolisian dan TNI dan juga melibatkan perangkat RT RW, dengan tetap memegang prinsip physical distancing.

 "Mekanisme ini memastikan ketersediaan pangan bagi penerima, tidak dibelikan barang yang lain," urainya.

Qodari melanjutkan, fasilitas pembagian sembako yang dihantarkan kepada masyarakat di kawasan-kawasan padat dan masyarakat yang memiliki kebutuhan, masyarakat miskin dan rentan miskin, sehingga warga yang menerima bantuan bisa untuk tetap tinggal dirumah. "Warga penerima tetap tinggal di rumah dan tidak terjadi pengumpulan warga," terangnya.

Selain itu, dalam situasi penerapan PSBB, dengan kebijakan tersebut diyakini alur ekonomi, pertanian, rantai makanan, kehidupan akan tetap berputar. "Semoga menjadi teladan bagi daerah lain," pungkas Qodari.

Baca Juga:  Pemkab Siap Sukseskan PSU di Tambusai Utara

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengeluarkan kebijakan memberikan bantuan sembako langsung kepada warga miskin dan rentan miskin diapresiasi banyak pihak. Bantuan ini didistribusikan lantaran kondisi perekonomian yang turun akibat mewabahnya virus Korona (Covid-19). Apalagi, Pemerintah DKI Jakarta mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai efektif pada Jumat (10/4).

Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengapresiasi langkah yang dijalankan oleh orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut sebab mekanisme pendistribusian bantuan langsung dihantarkan ke rumah-rumah warga.

"Saya apresiasi terhadap kebijakan Gubernur Anies kepada warga berupa bantuan sembako dan diantar langsung ke masyarakat, bukan berupa tunai diambil oleh penerima," ujar Qodari, di Jakarta, Kamis (9/4).

Baca Juga:  Kemenparekraf Siapkan Akomodasi Penonton MotoGP Mandalika 2022

Qodari menambahkan, mekanisme pendistribusian bantuan sembako yang akan dilakukan dengan melibatkan aparat kepolisian dan TNI dan juga melibatkan perangkat RT RW, dengan tetap memegang prinsip physical distancing.

 "Mekanisme ini memastikan ketersediaan pangan bagi penerima, tidak dibelikan barang yang lain," urainya.

- Advertisement -

Qodari melanjutkan, fasilitas pembagian sembako yang dihantarkan kepada masyarakat di kawasan-kawasan padat dan masyarakat yang memiliki kebutuhan, masyarakat miskin dan rentan miskin, sehingga warga yang menerima bantuan bisa untuk tetap tinggal dirumah. "Warga penerima tetap tinggal di rumah dan tidak terjadi pengumpulan warga," terangnya.

Selain itu, dalam situasi penerapan PSBB, dengan kebijakan tersebut diyakini alur ekonomi, pertanian, rantai makanan, kehidupan akan tetap berputar. "Semoga menjadi teladan bagi daerah lain," pungkas Qodari.

- Advertisement -
Baca Juga:  31 Desember, Bank Mandiri Perpanjang Waktu Operasional

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengeluarkan kebijakan memberikan bantuan sembako langsung kepada warga miskin dan rentan miskin diapresiasi banyak pihak. Bantuan ini didistribusikan lantaran kondisi perekonomian yang turun akibat mewabahnya virus Korona (Covid-19). Apalagi, Pemerintah DKI Jakarta mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai efektif pada Jumat (10/4).

Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengapresiasi langkah yang dijalankan oleh orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut sebab mekanisme pendistribusian bantuan langsung dihantarkan ke rumah-rumah warga.

"Saya apresiasi terhadap kebijakan Gubernur Anies kepada warga berupa bantuan sembako dan diantar langsung ke masyarakat, bukan berupa tunai diambil oleh penerima," ujar Qodari, di Jakarta, Kamis (9/4).

Baca Juga:  Massa Tak Jelas Tujuan ke Jakarta Disuruh Pulang

Qodari menambahkan, mekanisme pendistribusian bantuan sembako yang akan dilakukan dengan melibatkan aparat kepolisian dan TNI dan juga melibatkan perangkat RT RW, dengan tetap memegang prinsip physical distancing.

 "Mekanisme ini memastikan ketersediaan pangan bagi penerima, tidak dibelikan barang yang lain," urainya.

Qodari melanjutkan, fasilitas pembagian sembako yang dihantarkan kepada masyarakat di kawasan-kawasan padat dan masyarakat yang memiliki kebutuhan, masyarakat miskin dan rentan miskin, sehingga warga yang menerima bantuan bisa untuk tetap tinggal dirumah. "Warga penerima tetap tinggal di rumah dan tidak terjadi pengumpulan warga," terangnya.

Selain itu, dalam situasi penerapan PSBB, dengan kebijakan tersebut diyakini alur ekonomi, pertanian, rantai makanan, kehidupan akan tetap berputar. "Semoga menjadi teladan bagi daerah lain," pungkas Qodari.

Baca Juga:  Ternyata, Tak Semua PNS Pusat  Harus Pindah ke Ibu Kota Baru 

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari