Jumat, 4 April 2025
spot_img

Tiga Karateka Riau Melenggang ke PON XX

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tiga karateka Riau melenggang mulus ke PON XX di Papua setelah berhasil meraih dua medali perunggu di kelas -67 kg dan +84 kg dalam Pra Kualifikasi PON XX  yang berlangsung 4-6 November 2019 di Senayan, Jakarta. Dua medali tersebut diraih Zulfikri di kelas -67 kg dan Muhammad Vega di kelas +84 kg. 

Riau yang berkekuatan 12 atlet, dengan mengikuti 12 kelas pertandingan ini mampu memberikan kebahagian  bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Riau yang belum lama ini dilantik.

Seperti diungkapkan Ketua Pengrov Forki Riau Parisman Ihwan,  ini kali pertamanya Riau bisa memboyong medali di Pra PON. 
"Alhamdulillah 5 target yang kami harapkan, ternyata bisa lolos tiga ke PON. Kebetulan, Pra PON ini diikuti 33 provinsi, karena Papua tidak ikut, karena akan menjadi tuan rumah," jelas anggota DPRD Riau dari Partai Golkar ini.

Baca Juga:  Tujuh Kecamatan Ikuti BID Rohul Cluster I

Keberhasilan ini menurut Ihwan bukan untuk terlena, tapi menjadi evaluasi dalam mempersiapkan atlet jauh-jauh hari dalam menghadapi PON XX di Papua. 

"Kami akan evaluasi dan akan mempersiapkan atlet jauh-jauh hari, agar antara pelatih dan atlet bisa bersinergi dalam mempersiapkan atlit  untuk bisa meraih emas di PON 2020 di Papua nantinya," jelasnya

Diakui Ihwan,  persiapan tim Forki menghadapi Pra PON ini sangat singkat sekali, hanya dua bulan. Namun keberhasilan atlet kita ini, tentunya hasil perjuangan yang cukup keras dan membanggakan bagi daerah. 

"Jujur sangat singkat persiapannya. Apalagi kami baru dilantik jadi pengurus Forki Riau baru hitungan hari," tambahnya.(lin)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tiga karateka Riau melenggang mulus ke PON XX di Papua setelah berhasil meraih dua medali perunggu di kelas -67 kg dan +84 kg dalam Pra Kualifikasi PON XX  yang berlangsung 4-6 November 2019 di Senayan, Jakarta. Dua medali tersebut diraih Zulfikri di kelas -67 kg dan Muhammad Vega di kelas +84 kg. 

Riau yang berkekuatan 12 atlet, dengan mengikuti 12 kelas pertandingan ini mampu memberikan kebahagian  bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Riau yang belum lama ini dilantik.

Seperti diungkapkan Ketua Pengrov Forki Riau Parisman Ihwan,  ini kali pertamanya Riau bisa memboyong medali di Pra PON. 
"Alhamdulillah 5 target yang kami harapkan, ternyata bisa lolos tiga ke PON. Kebetulan, Pra PON ini diikuti 33 provinsi, karena Papua tidak ikut, karena akan menjadi tuan rumah," jelas anggota DPRD Riau dari Partai Golkar ini.

Baca Juga:  Pemprov Kehilangan ASN Pekerja Keras

Keberhasilan ini menurut Ihwan bukan untuk terlena, tapi menjadi evaluasi dalam mempersiapkan atlet jauh-jauh hari dalam menghadapi PON XX di Papua. 

"Kami akan evaluasi dan akan mempersiapkan atlet jauh-jauh hari, agar antara pelatih dan atlet bisa bersinergi dalam mempersiapkan atlit  untuk bisa meraih emas di PON 2020 di Papua nantinya," jelasnya

Diakui Ihwan,  persiapan tim Forki menghadapi Pra PON ini sangat singkat sekali, hanya dua bulan. Namun keberhasilan atlet kita ini, tentunya hasil perjuangan yang cukup keras dan membanggakan bagi daerah. 

"Jujur sangat singkat persiapannya. Apalagi kami baru dilantik jadi pengurus Forki Riau baru hitungan hari," tambahnya.(lin)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Tiga Karateka Riau Melenggang ke PON XX

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tiga karateka Riau melenggang mulus ke PON XX di Papua setelah berhasil meraih dua medali perunggu di kelas -67 kg dan +84 kg dalam Pra Kualifikasi PON XX  yang berlangsung 4-6 November 2019 di Senayan, Jakarta. Dua medali tersebut diraih Zulfikri di kelas -67 kg dan Muhammad Vega di kelas +84 kg. 

Riau yang berkekuatan 12 atlet, dengan mengikuti 12 kelas pertandingan ini mampu memberikan kebahagian  bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Riau yang belum lama ini dilantik.

Seperti diungkapkan Ketua Pengrov Forki Riau Parisman Ihwan,  ini kali pertamanya Riau bisa memboyong medali di Pra PON. 
"Alhamdulillah 5 target yang kami harapkan, ternyata bisa lolos tiga ke PON. Kebetulan, Pra PON ini diikuti 33 provinsi, karena Papua tidak ikut, karena akan menjadi tuan rumah," jelas anggota DPRD Riau dari Partai Golkar ini.

Baca Juga:  Konfirmasi Temuan Insiden 21-22 Mei, Ombudsman Panggil Polri Pekan Depan

Keberhasilan ini menurut Ihwan bukan untuk terlena, tapi menjadi evaluasi dalam mempersiapkan atlet jauh-jauh hari dalam menghadapi PON XX di Papua. 

"Kami akan evaluasi dan akan mempersiapkan atlet jauh-jauh hari, agar antara pelatih dan atlet bisa bersinergi dalam mempersiapkan atlit  untuk bisa meraih emas di PON 2020 di Papua nantinya," jelasnya

Diakui Ihwan,  persiapan tim Forki menghadapi Pra PON ini sangat singkat sekali, hanya dua bulan. Namun keberhasilan atlet kita ini, tentunya hasil perjuangan yang cukup keras dan membanggakan bagi daerah. 

"Jujur sangat singkat persiapannya. Apalagi kami baru dilantik jadi pengurus Forki Riau baru hitungan hari," tambahnya.(lin)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tiga karateka Riau melenggang mulus ke PON XX di Papua setelah berhasil meraih dua medali perunggu di kelas -67 kg dan +84 kg dalam Pra Kualifikasi PON XX  yang berlangsung 4-6 November 2019 di Senayan, Jakarta. Dua medali tersebut diraih Zulfikri di kelas -67 kg dan Muhammad Vega di kelas +84 kg. 

Riau yang berkekuatan 12 atlet, dengan mengikuti 12 kelas pertandingan ini mampu memberikan kebahagian  bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Riau yang belum lama ini dilantik.

Seperti diungkapkan Ketua Pengrov Forki Riau Parisman Ihwan,  ini kali pertamanya Riau bisa memboyong medali di Pra PON. 
"Alhamdulillah 5 target yang kami harapkan, ternyata bisa lolos tiga ke PON. Kebetulan, Pra PON ini diikuti 33 provinsi, karena Papua tidak ikut, karena akan menjadi tuan rumah," jelas anggota DPRD Riau dari Partai Golkar ini.

Baca Juga:  Tujuh Kecamatan Ikuti BID Rohul Cluster I

Keberhasilan ini menurut Ihwan bukan untuk terlena, tapi menjadi evaluasi dalam mempersiapkan atlet jauh-jauh hari dalam menghadapi PON XX di Papua. 

"Kami akan evaluasi dan akan mempersiapkan atlet jauh-jauh hari, agar antara pelatih dan atlet bisa bersinergi dalam mempersiapkan atlit  untuk bisa meraih emas di PON 2020 di Papua nantinya," jelasnya

Diakui Ihwan,  persiapan tim Forki menghadapi Pra PON ini sangat singkat sekali, hanya dua bulan. Namun keberhasilan atlet kita ini, tentunya hasil perjuangan yang cukup keras dan membanggakan bagi daerah. 

"Jujur sangat singkat persiapannya. Apalagi kami baru dilantik jadi pengurus Forki Riau baru hitungan hari," tambahnya.(lin)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari