Minggu, 6 April 2025
spot_img

Wako Ingatkan Masyarakat Jangan Cuek

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) update Perkembangan Covid-19 di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (7/2).

Selain untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron saat ini pasien terpapar Covid-19 di Kota Dumai juga mengalami peningkatan yang sangat drastis.

Wali Kota Dumai selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Dumai mengatakan, memang saat ini Dumai berada pada level satu, Dumai bisa agak leluasa untuk beraktivitas dan menaja acara.

Namun kelonggaran tersebut membuat masyarakat Dumai tidak peduli dengan protokol kesehatan. Banyak ditemui di lapangan para warga yang beraktivitas tidak mengenakan masker dan kedapatan masih berkerumun.

"Masyarakat jangan cuek. Dunia saat ini bahkan di Indonesia tengah mengalami kenaikan kasus positif dari penyebaran virus corona, belum lagi varian barunya seperti Omicron kini telah menyebar di Indonesia. Hal ini memang harus menjadi perhatian kita bersama," ucap H Paisal.

Sementata itu Kadiskes Kota Dumai dr Syaiful yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Dumai mengatakab, terkait analisis kembali kasus Covid-19 di Kota Dumai. Sesuai prediksi, bahwa pada Februari akan terjadi peningkatan kasus Covid-19 (gelombang ketiga).

Baca Juga:  Dinar Candy Rugi Ratusan Juta, Ini Penyebabnya

"Hal ini disebabkan antara lain, mobilisasi masyarakat sudah tinggi (kunjungan ke dan dari Jakarta serta Pulau Jawa khususnya), masyarakat mulai abai atau jenuh dengan prokes, khususnya penggunaan masker dan penggunaan," ungkap Syaiful.

Belum lagi masalah vaksinasi Covid-19 di Kota Dumai dr Syaiful mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mendukung bahwa vaksinasi sangat penting, dalam upaya perlindunga Covid-19 (terutama untuk anak), minat vaksin booster yang masih rendah, serta masih berkembangnya isu keamanan vaksin dan isu efektivitas vaksin.

"Inilah beberapa kendala yang sampai saat ini dihadapi oleh tim di lapangan, melalui rakor ini kami berharap muncul solusi-solusi yang dapat meningkatkan percepatan vaksinasi anak dan vaksinasi booster," katanya.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai, H Paisal SKM MARS, bersama Ketua DPRD Kota Dumai Agus Purwanto ST, Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid SIK, Sekretaris Daerah Kota Dumai H Indra Gunawan SIP  MSi , dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr Syaiful MKM.

Baca Juga:  Berharap Sinergitas Terus Berlajut

Sejumlah kesepakatan bersama diambil dalam rakor kali ini, di antaranya Satgas akan melakukan langkah penanganan Covid-19 di Kota Dumai dengan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala instansi baik instansi vertikal maupun instansi di pemerintah Kota Dumai serta TNI maupun Polri agar mengimbau kepada seluruh pegawai dan keluarga untuk melakukan vaksinasi primer (dosis 1 dan dosis 2) dan lanjut booster.

Dalam upaya untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka agar kepada peserta didik untuk segera dilakukan vaksinasi. Sementara itu semua Camat dan Lurah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 varian baru (Omicron) dan kembali meningkatkan kewaspadaan.(mx12/lim)

Laporan RPG, Dumai

 

 

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) update Perkembangan Covid-19 di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (7/2).

Selain untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron saat ini pasien terpapar Covid-19 di Kota Dumai juga mengalami peningkatan yang sangat drastis.

Wali Kota Dumai selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Dumai mengatakan, memang saat ini Dumai berada pada level satu, Dumai bisa agak leluasa untuk beraktivitas dan menaja acara.

Namun kelonggaran tersebut membuat masyarakat Dumai tidak peduli dengan protokol kesehatan. Banyak ditemui di lapangan para warga yang beraktivitas tidak mengenakan masker dan kedapatan masih berkerumun.

"Masyarakat jangan cuek. Dunia saat ini bahkan di Indonesia tengah mengalami kenaikan kasus positif dari penyebaran virus corona, belum lagi varian barunya seperti Omicron kini telah menyebar di Indonesia. Hal ini memang harus menjadi perhatian kita bersama," ucap H Paisal.

Sementata itu Kadiskes Kota Dumai dr Syaiful yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Dumai mengatakab, terkait analisis kembali kasus Covid-19 di Kota Dumai. Sesuai prediksi, bahwa pada Februari akan terjadi peningkatan kasus Covid-19 (gelombang ketiga).

Baca Juga:  Anak Gubernur Ridwan Kamil Hilang saat Berenang di Sungai Aare Swiss

"Hal ini disebabkan antara lain, mobilisasi masyarakat sudah tinggi (kunjungan ke dan dari Jakarta serta Pulau Jawa khususnya), masyarakat mulai abai atau jenuh dengan prokes, khususnya penggunaan masker dan penggunaan," ungkap Syaiful.

Belum lagi masalah vaksinasi Covid-19 di Kota Dumai dr Syaiful mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mendukung bahwa vaksinasi sangat penting, dalam upaya perlindunga Covid-19 (terutama untuk anak), minat vaksin booster yang masih rendah, serta masih berkembangnya isu keamanan vaksin dan isu efektivitas vaksin.

"Inilah beberapa kendala yang sampai saat ini dihadapi oleh tim di lapangan, melalui rakor ini kami berharap muncul solusi-solusi yang dapat meningkatkan percepatan vaksinasi anak dan vaksinasi booster," katanya.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai, H Paisal SKM MARS, bersama Ketua DPRD Kota Dumai Agus Purwanto ST, Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid SIK, Sekretaris Daerah Kota Dumai H Indra Gunawan SIP  MSi , dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr Syaiful MKM.

Baca Juga:  Kapal Hibah Kemenhub untuk Danau Rusa

Sejumlah kesepakatan bersama diambil dalam rakor kali ini, di antaranya Satgas akan melakukan langkah penanganan Covid-19 di Kota Dumai dengan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala instansi baik instansi vertikal maupun instansi di pemerintah Kota Dumai serta TNI maupun Polri agar mengimbau kepada seluruh pegawai dan keluarga untuk melakukan vaksinasi primer (dosis 1 dan dosis 2) dan lanjut booster.

Dalam upaya untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka agar kepada peserta didik untuk segera dilakukan vaksinasi. Sementara itu semua Camat dan Lurah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 varian baru (Omicron) dan kembali meningkatkan kewaspadaan.(mx12/lim)

Laporan RPG, Dumai

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Wako Ingatkan Masyarakat Jangan Cuek

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) update Perkembangan Covid-19 di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (7/2).

Selain untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron saat ini pasien terpapar Covid-19 di Kota Dumai juga mengalami peningkatan yang sangat drastis.

Wali Kota Dumai selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Dumai mengatakan, memang saat ini Dumai berada pada level satu, Dumai bisa agak leluasa untuk beraktivitas dan menaja acara.

Namun kelonggaran tersebut membuat masyarakat Dumai tidak peduli dengan protokol kesehatan. Banyak ditemui di lapangan para warga yang beraktivitas tidak mengenakan masker dan kedapatan masih berkerumun.

"Masyarakat jangan cuek. Dunia saat ini bahkan di Indonesia tengah mengalami kenaikan kasus positif dari penyebaran virus corona, belum lagi varian barunya seperti Omicron kini telah menyebar di Indonesia. Hal ini memang harus menjadi perhatian kita bersama," ucap H Paisal.

Sementata itu Kadiskes Kota Dumai dr Syaiful yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Dumai mengatakab, terkait analisis kembali kasus Covid-19 di Kota Dumai. Sesuai prediksi, bahwa pada Februari akan terjadi peningkatan kasus Covid-19 (gelombang ketiga).

Baca Juga:  Bangunan SDN 002 Pangkalankerinci Segera Direhab

"Hal ini disebabkan antara lain, mobilisasi masyarakat sudah tinggi (kunjungan ke dan dari Jakarta serta Pulau Jawa khususnya), masyarakat mulai abai atau jenuh dengan prokes, khususnya penggunaan masker dan penggunaan," ungkap Syaiful.

Belum lagi masalah vaksinasi Covid-19 di Kota Dumai dr Syaiful mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mendukung bahwa vaksinasi sangat penting, dalam upaya perlindunga Covid-19 (terutama untuk anak), minat vaksin booster yang masih rendah, serta masih berkembangnya isu keamanan vaksin dan isu efektivitas vaksin.

"Inilah beberapa kendala yang sampai saat ini dihadapi oleh tim di lapangan, melalui rakor ini kami berharap muncul solusi-solusi yang dapat meningkatkan percepatan vaksinasi anak dan vaksinasi booster," katanya.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai, H Paisal SKM MARS, bersama Ketua DPRD Kota Dumai Agus Purwanto ST, Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid SIK, Sekretaris Daerah Kota Dumai H Indra Gunawan SIP  MSi , dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr Syaiful MKM.

Baca Juga:  Berharap Sinergitas Terus Berlajut

Sejumlah kesepakatan bersama diambil dalam rakor kali ini, di antaranya Satgas akan melakukan langkah penanganan Covid-19 di Kota Dumai dengan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala instansi baik instansi vertikal maupun instansi di pemerintah Kota Dumai serta TNI maupun Polri agar mengimbau kepada seluruh pegawai dan keluarga untuk melakukan vaksinasi primer (dosis 1 dan dosis 2) dan lanjut booster.

Dalam upaya untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka agar kepada peserta didik untuk segera dilakukan vaksinasi. Sementara itu semua Camat dan Lurah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 varian baru (Omicron) dan kembali meningkatkan kewaspadaan.(mx12/lim)

Laporan RPG, Dumai

 

 

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) update Perkembangan Covid-19 di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (7/2).

Selain untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron saat ini pasien terpapar Covid-19 di Kota Dumai juga mengalami peningkatan yang sangat drastis.

Wali Kota Dumai selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Dumai mengatakan, memang saat ini Dumai berada pada level satu, Dumai bisa agak leluasa untuk beraktivitas dan menaja acara.

Namun kelonggaran tersebut membuat masyarakat Dumai tidak peduli dengan protokol kesehatan. Banyak ditemui di lapangan para warga yang beraktivitas tidak mengenakan masker dan kedapatan masih berkerumun.

"Masyarakat jangan cuek. Dunia saat ini bahkan di Indonesia tengah mengalami kenaikan kasus positif dari penyebaran virus corona, belum lagi varian barunya seperti Omicron kini telah menyebar di Indonesia. Hal ini memang harus menjadi perhatian kita bersama," ucap H Paisal.

Sementata itu Kadiskes Kota Dumai dr Syaiful yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Dumai mengatakab, terkait analisis kembali kasus Covid-19 di Kota Dumai. Sesuai prediksi, bahwa pada Februari akan terjadi peningkatan kasus Covid-19 (gelombang ketiga).

Baca Juga:  Kapal Hibah Kemenhub untuk Danau Rusa

"Hal ini disebabkan antara lain, mobilisasi masyarakat sudah tinggi (kunjungan ke dan dari Jakarta serta Pulau Jawa khususnya), masyarakat mulai abai atau jenuh dengan prokes, khususnya penggunaan masker dan penggunaan," ungkap Syaiful.

Belum lagi masalah vaksinasi Covid-19 di Kota Dumai dr Syaiful mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mendukung bahwa vaksinasi sangat penting, dalam upaya perlindunga Covid-19 (terutama untuk anak), minat vaksin booster yang masih rendah, serta masih berkembangnya isu keamanan vaksin dan isu efektivitas vaksin.

"Inilah beberapa kendala yang sampai saat ini dihadapi oleh tim di lapangan, melalui rakor ini kami berharap muncul solusi-solusi yang dapat meningkatkan percepatan vaksinasi anak dan vaksinasi booster," katanya.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai, H Paisal SKM MARS, bersama Ketua DPRD Kota Dumai Agus Purwanto ST, Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid SIK, Sekretaris Daerah Kota Dumai H Indra Gunawan SIP  MSi , dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr Syaiful MKM.

Baca Juga:  Mustang Bakal Hijrah Pakai Mesin Listrik

Sejumlah kesepakatan bersama diambil dalam rakor kali ini, di antaranya Satgas akan melakukan langkah penanganan Covid-19 di Kota Dumai dengan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala instansi baik instansi vertikal maupun instansi di pemerintah Kota Dumai serta TNI maupun Polri agar mengimbau kepada seluruh pegawai dan keluarga untuk melakukan vaksinasi primer (dosis 1 dan dosis 2) dan lanjut booster.

Dalam upaya untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka agar kepada peserta didik untuk segera dilakukan vaksinasi. Sementara itu semua Camat dan Lurah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 varian baru (Omicron) dan kembali meningkatkan kewaspadaan.(mx12/lim)

Laporan RPG, Dumai

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari