Rabu, 22 April 2026
- Advertisement -

Berpisah dengan Fahdiansyah, Jhontikal: Karena Ketidakcocokan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Beberapa pekan terakhir, masyarakat dikejutkan dengan kabar berpisahnya salah satu pasangan bakal calon  Jhontikal-Fahdiansyah. Padahal pasangan calon ini sudah dari awal menyatakan sikap untuk mencalon pada Pilkada Kuansing 2020.

Ketika ditanya apa alasan Jhontikal menarik diri dari pencalonan, dirinya menjawab, karena ia dan partai merasa tidak ada kecocokan dengan Fahdiansyah beberapa bulan terakhir. Hal itu disampaikan Jhontikal saat dihubungi wartawan, Jumat (6/3/2020).

 "Iya. Belakangan tidak ada lagi kecocokan antara saya dengan beliau. Makanya setelah berkoordinasi dengan kawan-kawan Partai Demokrat Kuansing dan DPD, maka partai memerintahkan saya untuk menarik diri dari pencalonan yang berpasangan dengan Fahdiansyah," tegas Jhontikal.

Jhontikal menanbahkan, jika pencalonan dirinya bersama Fahdiansyah tetap dipaksakan, pihaknya khawatir ke depan akan berpengaruh kepada Kabupaten Kuansing. 
   
"Tentu tidak akan maksimal. Ini masalah komitmen. Yang jelas, saat ini Demokrat sedang melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak yang dipandang mampu menjadi pemimpin yang terbaik bagi Kuansing," ujar Jhontikal. 

Jhontikal meminta doa dari masyarakat Kuansing agar partai Demokrat dapat menjalankan fungsi dalam membangun Kuansing kedepan.

Laporan: Mardias Chan (Telukkuantan)
Editor: Hary B Koriun

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Beberapa pekan terakhir, masyarakat dikejutkan dengan kabar berpisahnya salah satu pasangan bakal calon  Jhontikal-Fahdiansyah. Padahal pasangan calon ini sudah dari awal menyatakan sikap untuk mencalon pada Pilkada Kuansing 2020.

Ketika ditanya apa alasan Jhontikal menarik diri dari pencalonan, dirinya menjawab, karena ia dan partai merasa tidak ada kecocokan dengan Fahdiansyah beberapa bulan terakhir. Hal itu disampaikan Jhontikal saat dihubungi wartawan, Jumat (6/3/2020).

 "Iya. Belakangan tidak ada lagi kecocokan antara saya dengan beliau. Makanya setelah berkoordinasi dengan kawan-kawan Partai Demokrat Kuansing dan DPD, maka partai memerintahkan saya untuk menarik diri dari pencalonan yang berpasangan dengan Fahdiansyah," tegas Jhontikal.

Jhontikal menanbahkan, jika pencalonan dirinya bersama Fahdiansyah tetap dipaksakan, pihaknya khawatir ke depan akan berpengaruh kepada Kabupaten Kuansing. 
   
"Tentu tidak akan maksimal. Ini masalah komitmen. Yang jelas, saat ini Demokrat sedang melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak yang dipandang mampu menjadi pemimpin yang terbaik bagi Kuansing," ujar Jhontikal. 

Jhontikal meminta doa dari masyarakat Kuansing agar partai Demokrat dapat menjalankan fungsi dalam membangun Kuansing kedepan.

- Advertisement -

Laporan: Mardias Chan (Telukkuantan)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Beberapa pekan terakhir, masyarakat dikejutkan dengan kabar berpisahnya salah satu pasangan bakal calon  Jhontikal-Fahdiansyah. Padahal pasangan calon ini sudah dari awal menyatakan sikap untuk mencalon pada Pilkada Kuansing 2020.

Ketika ditanya apa alasan Jhontikal menarik diri dari pencalonan, dirinya menjawab, karena ia dan partai merasa tidak ada kecocokan dengan Fahdiansyah beberapa bulan terakhir. Hal itu disampaikan Jhontikal saat dihubungi wartawan, Jumat (6/3/2020).

 "Iya. Belakangan tidak ada lagi kecocokan antara saya dengan beliau. Makanya setelah berkoordinasi dengan kawan-kawan Partai Demokrat Kuansing dan DPD, maka partai memerintahkan saya untuk menarik diri dari pencalonan yang berpasangan dengan Fahdiansyah," tegas Jhontikal.

Jhontikal menanbahkan, jika pencalonan dirinya bersama Fahdiansyah tetap dipaksakan, pihaknya khawatir ke depan akan berpengaruh kepada Kabupaten Kuansing. 
   
"Tentu tidak akan maksimal. Ini masalah komitmen. Yang jelas, saat ini Demokrat sedang melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak yang dipandang mampu menjadi pemimpin yang terbaik bagi Kuansing," ujar Jhontikal. 

Jhontikal meminta doa dari masyarakat Kuansing agar partai Demokrat dapat menjalankan fungsi dalam membangun Kuansing kedepan.

Laporan: Mardias Chan (Telukkuantan)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari