Sabtu, 24 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Camat dan Lurah Kota Lama Kunto Darussalam Adakan Pelatihan Gondang Gong

KUNTO DARUSALAM (RIAUPOS.CO) — Camat Kunto Darussalam dan Lurah Kota Lama mengadakan Pelatihan gondang gong yang diikuti 40 peserta di Balai Adat Kelurahan Kota Lama. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kunto Darussalam Ruslan SSos, Lurah Kota Lama Aly Yusuf SSos, Datuk Bendaharo Tarmilin, Datuk Maharajo Jahar, Datuk Perdana Monti, Ketua LPMK Martias, Kepala SMP Negeri 8 Kunto Darussalam, pegawai kelurahan, upika, serta masyarakat Kota Lama, Ahad (3/11).

 

Pelatihan ini merupakan program Kecamatan dan Kelurahan Kota Lama yang bertujuan  melestarikan gondang gong sebagai warisan seni musik tradisional Melayu di kalangan masyarakat Kota Lama. Selain itu, kegiatan yang digelar sehari ini, juga bertujuan mendukung program pemerintah daerah agar mampu mengantisipasi dinamika masyarakat Rokan Hulu (Rohul) menuju kemajuan dan keberhasilan. Pelatihnya berasal dari masyarakat Kota Lama.

Baca Juga:  Gesa Vaksinasi, Polsek Bangko Terapkan Sistem Jemput Bola

Sementara itu, Camat Kota Lama Ruslan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMP Negeri 8 Kunto Darussalam Yustini MPd yang telah memulai pelatihan gondang gong ini di sekolahnya. Ruslan mengharapkan kegiatan ini ke depannya diikuti oleh sekolah sebagai wujud perhatian terhadap kelestarian gondang gong.

"Kepada Ibu Yustini selaku Kepala SMPN 8 Kunto Darussalam saya ucapkan terima kasih karena sudah menjadikan gondang gong ini sebagai ekstrakurikuler di sekolahnya. Saya berharap ini akan diikuti oleh sekolah lainnya," kata Ruslan.

Ruslan menambahkan, gondang gong selama ini hanya bisa dimainkan oleh orang tua saja, padahal jumlah orang tua yang bisa memainkan sudah sangat sedikit. Untuk itu ia mengimbau agar generasi muda, khususnya pelajar dapat menjadi penyambung kesenian ini.

Baca Juga:  Tabrakan, Pengendara Motor Tewas

Hal tersebut diaminkan oleh Lurah Kota Lama. Ia mengimbau agar generasi muda tidak hanya tertarik dengan musik modern tapi juga tertarik dengan musik tradisional, terutama gondang gong. "Kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi pemacu bagi masyarakat terlebih generasi muda kita agar paham dan bisa memainkan gondang gong," ujarnya.(*2/c)

KUNTO DARUSALAM (RIAUPOS.CO) — Camat Kunto Darussalam dan Lurah Kota Lama mengadakan Pelatihan gondang gong yang diikuti 40 peserta di Balai Adat Kelurahan Kota Lama. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kunto Darussalam Ruslan SSos, Lurah Kota Lama Aly Yusuf SSos, Datuk Bendaharo Tarmilin, Datuk Maharajo Jahar, Datuk Perdana Monti, Ketua LPMK Martias, Kepala SMP Negeri 8 Kunto Darussalam, pegawai kelurahan, upika, serta masyarakat Kota Lama, Ahad (3/11).

 

Pelatihan ini merupakan program Kecamatan dan Kelurahan Kota Lama yang bertujuan  melestarikan gondang gong sebagai warisan seni musik tradisional Melayu di kalangan masyarakat Kota Lama. Selain itu, kegiatan yang digelar sehari ini, juga bertujuan mendukung program pemerintah daerah agar mampu mengantisipasi dinamika masyarakat Rokan Hulu (Rohul) menuju kemajuan dan keberhasilan. Pelatihnya berasal dari masyarakat Kota Lama.

Baca Juga:  WNI yang Tinggal di Luar Negeri akan Bebas Pajak

Sementara itu, Camat Kota Lama Ruslan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMP Negeri 8 Kunto Darussalam Yustini MPd yang telah memulai pelatihan gondang gong ini di sekolahnya. Ruslan mengharapkan kegiatan ini ke depannya diikuti oleh sekolah sebagai wujud perhatian terhadap kelestarian gondang gong.

"Kepada Ibu Yustini selaku Kepala SMPN 8 Kunto Darussalam saya ucapkan terima kasih karena sudah menjadikan gondang gong ini sebagai ekstrakurikuler di sekolahnya. Saya berharap ini akan diikuti oleh sekolah lainnya," kata Ruslan.

- Advertisement -

Ruslan menambahkan, gondang gong selama ini hanya bisa dimainkan oleh orang tua saja, padahal jumlah orang tua yang bisa memainkan sudah sangat sedikit. Untuk itu ia mengimbau agar generasi muda, khususnya pelajar dapat menjadi penyambung kesenian ini.

Baca Juga:  Durasi dan Frekuensi Gangguan Listrik Menurun, 2024 PLN Catat Kinerja Operasional Positif

Hal tersebut diaminkan oleh Lurah Kota Lama. Ia mengimbau agar generasi muda tidak hanya tertarik dengan musik modern tapi juga tertarik dengan musik tradisional, terutama gondang gong. "Kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi pemacu bagi masyarakat terlebih generasi muda kita agar paham dan bisa memainkan gondang gong," ujarnya.(*2/c)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KUNTO DARUSALAM (RIAUPOS.CO) — Camat Kunto Darussalam dan Lurah Kota Lama mengadakan Pelatihan gondang gong yang diikuti 40 peserta di Balai Adat Kelurahan Kota Lama. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kunto Darussalam Ruslan SSos, Lurah Kota Lama Aly Yusuf SSos, Datuk Bendaharo Tarmilin, Datuk Maharajo Jahar, Datuk Perdana Monti, Ketua LPMK Martias, Kepala SMP Negeri 8 Kunto Darussalam, pegawai kelurahan, upika, serta masyarakat Kota Lama, Ahad (3/11).

 

Pelatihan ini merupakan program Kecamatan dan Kelurahan Kota Lama yang bertujuan  melestarikan gondang gong sebagai warisan seni musik tradisional Melayu di kalangan masyarakat Kota Lama. Selain itu, kegiatan yang digelar sehari ini, juga bertujuan mendukung program pemerintah daerah agar mampu mengantisipasi dinamika masyarakat Rokan Hulu (Rohul) menuju kemajuan dan keberhasilan. Pelatihnya berasal dari masyarakat Kota Lama.

Baca Juga:  Jadi Bintang Dewasa, Kakek Sugiono Tak Pernah Beri Tahu Istri

Sementara itu, Camat Kota Lama Ruslan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMP Negeri 8 Kunto Darussalam Yustini MPd yang telah memulai pelatihan gondang gong ini di sekolahnya. Ruslan mengharapkan kegiatan ini ke depannya diikuti oleh sekolah sebagai wujud perhatian terhadap kelestarian gondang gong.

"Kepada Ibu Yustini selaku Kepala SMPN 8 Kunto Darussalam saya ucapkan terima kasih karena sudah menjadikan gondang gong ini sebagai ekstrakurikuler di sekolahnya. Saya berharap ini akan diikuti oleh sekolah lainnya," kata Ruslan.

Ruslan menambahkan, gondang gong selama ini hanya bisa dimainkan oleh orang tua saja, padahal jumlah orang tua yang bisa memainkan sudah sangat sedikit. Untuk itu ia mengimbau agar generasi muda, khususnya pelajar dapat menjadi penyambung kesenian ini.

Baca Juga:  Durasi dan Frekuensi Gangguan Listrik Menurun, 2024 PLN Catat Kinerja Operasional Positif

Hal tersebut diaminkan oleh Lurah Kota Lama. Ia mengimbau agar generasi muda tidak hanya tertarik dengan musik modern tapi juga tertarik dengan musik tradisional, terutama gondang gong. "Kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi pemacu bagi masyarakat terlebih generasi muda kita agar paham dan bisa memainkan gondang gong," ujarnya.(*2/c)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari