Sabtu, 14 Maret 2026
- Advertisement -

Lahan Gambut di Indragiri Hilir Rawan Terbakar

INDRAGIRIHILIR (RIAUPOS.CO) – Dalam beberapa hari belakangan ini terpantau puluhan titik api di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Maka perlu kewaspadaan guna menghindari terjadinya kebakaran lahan.

"Karena lahan-lahan gambut sangat rawan terbakar," ungkap Bupati Inhil HM Wardan, usai memimpin apel kesiapansiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), beberapa hari lalu. 

Upaya pencegahan dikatakan bupati, jauh lebih baik. Maka itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil bersama-sama pihak terkait lebih awal menetapkan status siaga bencana karhutla.

Tindak lanjut itu, juga digelar apel siaga seperti saat itu. Sehingga, jika terjadi karhula dapat ditangani secara tepat. Dengan demikian dapat meminimalisir kebakaran lahan secara luas maupun besar.

"Biasanya setiap musim panas dan kemarau, kerap terjadi karhutla. Kita berharap dengan kesiap siagaan kita bersama, dapat menekan karhutla," paparnya. 

Saat itu juga diserahkan oleh bupati secara simbolis perlengkapan alat pemadam bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Tempuling, Batang Tuaka, Kempas dan Kecamatan Pelangiran.

Apel yang dipimpin Bupati Inhil tersebut juga dihadiri Kapolres, Dandim 0314/Inhil, BPBD, Damkar, pihak Pramuka, Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan OPD-OPD terkait.(adv)

INDRAGIRIHILIR (RIAUPOS.CO) – Dalam beberapa hari belakangan ini terpantau puluhan titik api di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Maka perlu kewaspadaan guna menghindari terjadinya kebakaran lahan.

"Karena lahan-lahan gambut sangat rawan terbakar," ungkap Bupati Inhil HM Wardan, usai memimpin apel kesiapansiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), beberapa hari lalu. 

Upaya pencegahan dikatakan bupati, jauh lebih baik. Maka itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil bersama-sama pihak terkait lebih awal menetapkan status siaga bencana karhutla.

Tindak lanjut itu, juga digelar apel siaga seperti saat itu. Sehingga, jika terjadi karhula dapat ditangani secara tepat. Dengan demikian dapat meminimalisir kebakaran lahan secara luas maupun besar.

"Biasanya setiap musim panas dan kemarau, kerap terjadi karhutla. Kita berharap dengan kesiap siagaan kita bersama, dapat menekan karhutla," paparnya. 

- Advertisement -

Saat itu juga diserahkan oleh bupati secara simbolis perlengkapan alat pemadam bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Tempuling, Batang Tuaka, Kempas dan Kecamatan Pelangiran.

Apel yang dipimpin Bupati Inhil tersebut juga dihadiri Kapolres, Dandim 0314/Inhil, BPBD, Damkar, pihak Pramuka, Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan OPD-OPD terkait.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

INDRAGIRIHILIR (RIAUPOS.CO) – Dalam beberapa hari belakangan ini terpantau puluhan titik api di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Maka perlu kewaspadaan guna menghindari terjadinya kebakaran lahan.

"Karena lahan-lahan gambut sangat rawan terbakar," ungkap Bupati Inhil HM Wardan, usai memimpin apel kesiapansiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), beberapa hari lalu. 

Upaya pencegahan dikatakan bupati, jauh lebih baik. Maka itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil bersama-sama pihak terkait lebih awal menetapkan status siaga bencana karhutla.

Tindak lanjut itu, juga digelar apel siaga seperti saat itu. Sehingga, jika terjadi karhula dapat ditangani secara tepat. Dengan demikian dapat meminimalisir kebakaran lahan secara luas maupun besar.

"Biasanya setiap musim panas dan kemarau, kerap terjadi karhutla. Kita berharap dengan kesiap siagaan kita bersama, dapat menekan karhutla," paparnya. 

Saat itu juga diserahkan oleh bupati secara simbolis perlengkapan alat pemadam bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Tempuling, Batang Tuaka, Kempas dan Kecamatan Pelangiran.

Apel yang dipimpin Bupati Inhil tersebut juga dihadiri Kapolres, Dandim 0314/Inhil, BPBD, Damkar, pihak Pramuka, Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan OPD-OPD terkait.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari