Kamis, 20 Agustus 2026
- Advertisement -

Jansen Demokrat: Inilah Potret di Luar Jawa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyatakan dukacita mendalam, setelah membaca perjuangan seorang perempuan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, yang diketahui akhirnya meninggal dunia, Sabtu (4/4) kemarin.

Perjuangan wanita bernama Erni Aqilah Abyan, disampaikan anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Sebelum meninggal Erni disebut menyampaikan curahan hati tentang kondisi yang dialami melalui live Facebook dari RSUD Padang Sidempuan.

Ia diketahui sedang hamil, harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam untuk sampai di Medan, ibu kota Sumatera Utara agar dapat penanganan lebih baik. Namun, nasib ternyata berkata lain. Tidak lama setelah sampai di ruang isolasi IGD RS Adam Malik, Erni disebut meninggal dunia. Proses penanganan jenazahnya dilaksanakan sesuai prosedur pasien covid-19,"

Baca Juga:  Sudah 20 Tahun Shahnaz Haque Berjuang Melawan Kanker Rahim

"Sedih sekali. Turut berdukacita. Utk orang sehat saja jalan darat 10 jam dr Sidempuan ke Medan ini sangat lelah apalagi orang sakit," kicau Jansen lewat akun Twitternya @jansen_jsp.

Pria asal Sumatera Utara ini kemudian menyarankan bagi pemerintah, untuk menempatkan satu rumah sakit di daerah tapanuli sebagai rujukan penanganan Covid-19. Tentunya, dengan peralatan yang super lengkap, minimal sama seperti rujukan di Kota Medan, atau kota-kota besar lainnya.

"Inilah potret di luar Jawa. Agar tdk jauh ke Medan di wilayah Tapanuli seharusnya ada satu RS Rujukan Corona yg SUPER LENGKAP," kicau @jansen_jsp.

Warganet menanggapi secara beragam kicauan Jansen. Misalnya dikemukakan akun @adiansyahdompu. Ia meminta Jansen untuk mengingatkan para buzzer di media sosial untuk tidak selalu mengkritik langkah pemerintah membangun infrastruktur.

Baca Juga:  Korupsi Bansos, 2 Penyuap Eks Mensos Juliari Divonis 4 Tahun Penjara

"Anda ingin pemerintah bangun RS SUPER LENGKAP, tapi Buzzer2 itu nyniyiri Pemerintah @jokowi yg membangun infrastruktur. Bilangin mereka ituhhh. Fasilitas lengkap akan tercapai klo infrastrukutr oke. Berkaitan itu bozz," kicau @adiansyahdompu.

Sementara akun @Rusydi_alwysyah, mendukung langkah Jansen. Ia berharap politikus muda partai berlambang mercy itu terus mendesak pemerintah, agar di daerah-daerah juga dibangun rumah sakit yang khusus menangani Covid-19.

"Daerah tak sesiap jakarta andai terjadi bisa habis satu kampung bang,mohon desak pemerintah dalam segala penanganan virus ini," kicau akun @Rusydi_alwysyah. (gir/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyatakan dukacita mendalam, setelah membaca perjuangan seorang perempuan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, yang diketahui akhirnya meninggal dunia, Sabtu (4/4) kemarin.

Perjuangan wanita bernama Erni Aqilah Abyan, disampaikan anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Sebelum meninggal Erni disebut menyampaikan curahan hati tentang kondisi yang dialami melalui live Facebook dari RSUD Padang Sidempuan.

Ia diketahui sedang hamil, harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam untuk sampai di Medan, ibu kota Sumatera Utara agar dapat penanganan lebih baik. Namun, nasib ternyata berkata lain. Tidak lama setelah sampai di ruang isolasi IGD RS Adam Malik, Erni disebut meninggal dunia. Proses penanganan jenazahnya dilaksanakan sesuai prosedur pasien covid-19,"

Baca Juga:  Dilema, Sekolah Diliburkan, Anak Juga Main di Luar Rumah

"Sedih sekali. Turut berdukacita. Utk orang sehat saja jalan darat 10 jam dr Sidempuan ke Medan ini sangat lelah apalagi orang sakit," kicau Jansen lewat akun Twitternya @jansen_jsp.

Pria asal Sumatera Utara ini kemudian menyarankan bagi pemerintah, untuk menempatkan satu rumah sakit di daerah tapanuli sebagai rujukan penanganan Covid-19. Tentunya, dengan peralatan yang super lengkap, minimal sama seperti rujukan di Kota Medan, atau kota-kota besar lainnya.

- Advertisement -

"Inilah potret di luar Jawa. Agar tdk jauh ke Medan di wilayah Tapanuli seharusnya ada satu RS Rujukan Corona yg SUPER LENGKAP," kicau @jansen_jsp.

Warganet menanggapi secara beragam kicauan Jansen. Misalnya dikemukakan akun @adiansyahdompu. Ia meminta Jansen untuk mengingatkan para buzzer di media sosial untuk tidak selalu mengkritik langkah pemerintah membangun infrastruktur.

- Advertisement -
Baca Juga:  4 Kg Sabu Disembunyikan dalam Sepatu

"Anda ingin pemerintah bangun RS SUPER LENGKAP, tapi Buzzer2 itu nyniyiri Pemerintah @jokowi yg membangun infrastruktur. Bilangin mereka ituhhh. Fasilitas lengkap akan tercapai klo infrastrukutr oke. Berkaitan itu bozz," kicau @adiansyahdompu.

Sementara akun @Rusydi_alwysyah, mendukung langkah Jansen. Ia berharap politikus muda partai berlambang mercy itu terus mendesak pemerintah, agar di daerah-daerah juga dibangun rumah sakit yang khusus menangani Covid-19.

"Daerah tak sesiap jakarta andai terjadi bisa habis satu kampung bang,mohon desak pemerintah dalam segala penanganan virus ini," kicau akun @Rusydi_alwysyah. (gir/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyatakan dukacita mendalam, setelah membaca perjuangan seorang perempuan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, yang diketahui akhirnya meninggal dunia, Sabtu (4/4) kemarin.

Perjuangan wanita bernama Erni Aqilah Abyan, disampaikan anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Sebelum meninggal Erni disebut menyampaikan curahan hati tentang kondisi yang dialami melalui live Facebook dari RSUD Padang Sidempuan.

Ia diketahui sedang hamil, harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam untuk sampai di Medan, ibu kota Sumatera Utara agar dapat penanganan lebih baik. Namun, nasib ternyata berkata lain. Tidak lama setelah sampai di ruang isolasi IGD RS Adam Malik, Erni disebut meninggal dunia. Proses penanganan jenazahnya dilaksanakan sesuai prosedur pasien covid-19,"

Baca Juga:  Kurang Vitamin B12, Ini Dampaknya

"Sedih sekali. Turut berdukacita. Utk orang sehat saja jalan darat 10 jam dr Sidempuan ke Medan ini sangat lelah apalagi orang sakit," kicau Jansen lewat akun Twitternya @jansen_jsp.

Pria asal Sumatera Utara ini kemudian menyarankan bagi pemerintah, untuk menempatkan satu rumah sakit di daerah tapanuli sebagai rujukan penanganan Covid-19. Tentunya, dengan peralatan yang super lengkap, minimal sama seperti rujukan di Kota Medan, atau kota-kota besar lainnya.

"Inilah potret di luar Jawa. Agar tdk jauh ke Medan di wilayah Tapanuli seharusnya ada satu RS Rujukan Corona yg SUPER LENGKAP," kicau @jansen_jsp.

Warganet menanggapi secara beragam kicauan Jansen. Misalnya dikemukakan akun @adiansyahdompu. Ia meminta Jansen untuk mengingatkan para buzzer di media sosial untuk tidak selalu mengkritik langkah pemerintah membangun infrastruktur.

Baca Juga:  Sudah 20 Tahun Shahnaz Haque Berjuang Melawan Kanker Rahim

"Anda ingin pemerintah bangun RS SUPER LENGKAP, tapi Buzzer2 itu nyniyiri Pemerintah @jokowi yg membangun infrastruktur. Bilangin mereka ituhhh. Fasilitas lengkap akan tercapai klo infrastrukutr oke. Berkaitan itu bozz," kicau @adiansyahdompu.

Sementara akun @Rusydi_alwysyah, mendukung langkah Jansen. Ia berharap politikus muda partai berlambang mercy itu terus mendesak pemerintah, agar di daerah-daerah juga dibangun rumah sakit yang khusus menangani Covid-19.

"Daerah tak sesiap jakarta andai terjadi bisa habis satu kampung bang,mohon desak pemerintah dalam segala penanganan virus ini," kicau akun @Rusydi_alwysyah. (gir/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari