Senin, 12 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Gading Senang Video Asusila Mirip Gisel Diproses

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Laporan polisi yang dibuat Gisella Anastasia ke Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2019 terkait konten asusia mirip dirinya sudah diproses oleh pihak kepolisian. Gisel sebagai pihak pelapor sudah sempat diminta keterangannya beberapa waktu lalu.

Sebagai mantan suami, aktor Gading Marten mengapresiasi langkah tegas penyidik yang sudah bergerak cepat memroses kasus video asusila tersebut.

“Iya bagus semua langkah-langkahnya dipermudah ya. Cuma saya belum dengar kabar terakhirnya. Pasti nanti akan saya update ke Gisel sama ke Sandy Arifin (kuasa hukum Gisel, Red). Karena memang dari pertama saya yang minta ke Gisel untuk hubungi Sandy biar diurusin (dilaporkan ke polisi,red),” ucap Gading.

Baca Juga:  Menko Airlangga Ajak Calon Investor Berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus

Secara personal, Gading sangat keberatan video asusila berdurasi 2 menit itu dikait-kaitkan dengan Gisel. Apalagi, video tersebut sudah viral di mana-mana. Gading merasa tindakan itu sangat jahat dan termasuk pembunuhan karakter.

“Maksudnya gini, banyak orang jahat yang bikin-bikin berita kayak gitu. Kalau beritanya nggak benar terus jadi viral, nggak usah jadiin satu sama fotonya dia (Gisel, Red) gitu,” keluh Gading.

Gading juga mengaku cukup emosi saat pertama kali mendengar kabar tersebut. Apalagi putra aktor senior Roy Marten tersebut cukup tahu kepribadian mantan istrinya tersebut.

Gading mengingatkan agar para pengguna akun media sosial tidak serampangan menggunakan perangkat teknologi. Karena efek dari tindakan tidak bertanggung jawab ini bisa berakibat fatal pada korban.

Baca Juga:  Canggih, Ada Toilet Pintar yang Bisa Deteksi Kesehatan Lewat Warna Kotoran

“Banyak yang bilang fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Kadang orang yang depresi bisa melakukan hal-hal yang nggak pernah kita pikirkan. Jadi bahaya sekali dampaknya,” kata Gading.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Laporan polisi yang dibuat Gisella Anastasia ke Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2019 terkait konten asusia mirip dirinya sudah diproses oleh pihak kepolisian. Gisel sebagai pihak pelapor sudah sempat diminta keterangannya beberapa waktu lalu.

Sebagai mantan suami, aktor Gading Marten mengapresiasi langkah tegas penyidik yang sudah bergerak cepat memroses kasus video asusila tersebut.

“Iya bagus semua langkah-langkahnya dipermudah ya. Cuma saya belum dengar kabar terakhirnya. Pasti nanti akan saya update ke Gisel sama ke Sandy Arifin (kuasa hukum Gisel, Red). Karena memang dari pertama saya yang minta ke Gisel untuk hubungi Sandy biar diurusin (dilaporkan ke polisi,red),” ucap Gading.

Baca Juga:  Canggih, Ada Toilet Pintar yang Bisa Deteksi Kesehatan Lewat Warna Kotoran

Secara personal, Gading sangat keberatan video asusila berdurasi 2 menit itu dikait-kaitkan dengan Gisel. Apalagi, video tersebut sudah viral di mana-mana. Gading merasa tindakan itu sangat jahat dan termasuk pembunuhan karakter.

“Maksudnya gini, banyak orang jahat yang bikin-bikin berita kayak gitu. Kalau beritanya nggak benar terus jadi viral, nggak usah jadiin satu sama fotonya dia (Gisel, Red) gitu,” keluh Gading.

- Advertisement -

Gading juga mengaku cukup emosi saat pertama kali mendengar kabar tersebut. Apalagi putra aktor senior Roy Marten tersebut cukup tahu kepribadian mantan istrinya tersebut.

Gading mengingatkan agar para pengguna akun media sosial tidak serampangan menggunakan perangkat teknologi. Karena efek dari tindakan tidak bertanggung jawab ini bisa berakibat fatal pada korban.

- Advertisement -
Baca Juga:  Mulai Hari Ini, Iuran BPJS Kesehatan Kembali Berubah

“Banyak yang bilang fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Kadang orang yang depresi bisa melakukan hal-hal yang nggak pernah kita pikirkan. Jadi bahaya sekali dampaknya,” kata Gading.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Laporan polisi yang dibuat Gisella Anastasia ke Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2019 terkait konten asusia mirip dirinya sudah diproses oleh pihak kepolisian. Gisel sebagai pihak pelapor sudah sempat diminta keterangannya beberapa waktu lalu.

Sebagai mantan suami, aktor Gading Marten mengapresiasi langkah tegas penyidik yang sudah bergerak cepat memroses kasus video asusila tersebut.

“Iya bagus semua langkah-langkahnya dipermudah ya. Cuma saya belum dengar kabar terakhirnya. Pasti nanti akan saya update ke Gisel sama ke Sandy Arifin (kuasa hukum Gisel, Red). Karena memang dari pertama saya yang minta ke Gisel untuk hubungi Sandy biar diurusin (dilaporkan ke polisi,red),” ucap Gading.

Baca Juga:  Menko Airlangga Ajak Calon Investor Berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus

Secara personal, Gading sangat keberatan video asusila berdurasi 2 menit itu dikait-kaitkan dengan Gisel. Apalagi, video tersebut sudah viral di mana-mana. Gading merasa tindakan itu sangat jahat dan termasuk pembunuhan karakter.

“Maksudnya gini, banyak orang jahat yang bikin-bikin berita kayak gitu. Kalau beritanya nggak benar terus jadi viral, nggak usah jadiin satu sama fotonya dia (Gisel, Red) gitu,” keluh Gading.

Gading juga mengaku cukup emosi saat pertama kali mendengar kabar tersebut. Apalagi putra aktor senior Roy Marten tersebut cukup tahu kepribadian mantan istrinya tersebut.

Gading mengingatkan agar para pengguna akun media sosial tidak serampangan menggunakan perangkat teknologi. Karena efek dari tindakan tidak bertanggung jawab ini bisa berakibat fatal pada korban.

Baca Juga:  MUI DKI Buat Pasukan Siber untuk Bela Anies, PKB: Itu Uang Rakyat

“Banyak yang bilang fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Kadang orang yang depresi bisa melakukan hal-hal yang nggak pernah kita pikirkan. Jadi bahaya sekali dampaknya,” kata Gading.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari