Rabu, 14 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Rp7,8 Miliar APBN Untuk Bangun 1.008 Unit Septic Tank di Meranti

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Kepulauan Meranti kembali mendapat kucuran anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun sanitasi permukiman. Program ini berkaitan dengan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) standar kesehatan yang disalurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP). 

Untuk itu, sebanyak 1.008 unit tangki septic tank skala individual akan dibangun di 20 titik. Jumlah yang masuk skala prioritas terdiri dari 19 desa dan satu kelurahan di Kepulauan Meranti.

Informasi ini disampaikan Sekretaris PUPRPKP Kabupaten Kepulauan Meranti Syaiful Bahri kepada Riaupos.co, Rabu (3/2/21) di ruang kerjanya. 

"Pembangunan tersebut diakomodir oleh pemerintah pusat untuk menuju open defecation free (ODF). Bentuknya tangki septic tank skala individual skala pedesaan," ungkapnya. 

Setiap titik, dibeberkannya akan dibangun minimal 50 unit saptic tank. Untuk itu, tidak kurang Rp7,8 milliar akan digelontorkan melalui DAK tahun anggaran 2021 ini. 

Pengerjaanya akan menggunakan swakelola tipe IV yang direncanakan oleh kementerian, hingga perangkat di daerah. Namun dikerjakan oleh kelompok masyarakat. 

"Sanitasi berbasis masyarakat karena melibatkan partisipasi warga mulai sebelum pembangunan hingga pemeliharaan sarana dan prasarana IPAL, termasuk kelompok swadaya masyarakat (KSM)," ungkapnya.

Menurutnya lagi, program itu dinilai cukup penting untuk mengubah kebiasaan yang tadinya membuang air besar sembarangan. Di Meranti, khususnya di pedesaan, pemandangan tersebut memang tak asing.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Eka G Putra

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Kepulauan Meranti kembali mendapat kucuran anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun sanitasi permukiman. Program ini berkaitan dengan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) standar kesehatan yang disalurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP). 

Untuk itu, sebanyak 1.008 unit tangki septic tank skala individual akan dibangun di 20 titik. Jumlah yang masuk skala prioritas terdiri dari 19 desa dan satu kelurahan di Kepulauan Meranti.

Informasi ini disampaikan Sekretaris PUPRPKP Kabupaten Kepulauan Meranti Syaiful Bahri kepada Riaupos.co, Rabu (3/2/21) di ruang kerjanya. 

"Pembangunan tersebut diakomodir oleh pemerintah pusat untuk menuju open defecation free (ODF). Bentuknya tangki septic tank skala individual skala pedesaan," ungkapnya. 

Setiap titik, dibeberkannya akan dibangun minimal 50 unit saptic tank. Untuk itu, tidak kurang Rp7,8 milliar akan digelontorkan melalui DAK tahun anggaran 2021 ini. 

- Advertisement -

Pengerjaanya akan menggunakan swakelola tipe IV yang direncanakan oleh kementerian, hingga perangkat di daerah. Namun dikerjakan oleh kelompok masyarakat. 

"Sanitasi berbasis masyarakat karena melibatkan partisipasi warga mulai sebelum pembangunan hingga pemeliharaan sarana dan prasarana IPAL, termasuk kelompok swadaya masyarakat (KSM)," ungkapnya.

- Advertisement -

Menurutnya lagi, program itu dinilai cukup penting untuk mengubah kebiasaan yang tadinya membuang air besar sembarangan. Di Meranti, khususnya di pedesaan, pemandangan tersebut memang tak asing.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Kepulauan Meranti kembali mendapat kucuran anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun sanitasi permukiman. Program ini berkaitan dengan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) standar kesehatan yang disalurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP). 

Untuk itu, sebanyak 1.008 unit tangki septic tank skala individual akan dibangun di 20 titik. Jumlah yang masuk skala prioritas terdiri dari 19 desa dan satu kelurahan di Kepulauan Meranti.

Informasi ini disampaikan Sekretaris PUPRPKP Kabupaten Kepulauan Meranti Syaiful Bahri kepada Riaupos.co, Rabu (3/2/21) di ruang kerjanya. 

"Pembangunan tersebut diakomodir oleh pemerintah pusat untuk menuju open defecation free (ODF). Bentuknya tangki septic tank skala individual skala pedesaan," ungkapnya. 

Setiap titik, dibeberkannya akan dibangun minimal 50 unit saptic tank. Untuk itu, tidak kurang Rp7,8 milliar akan digelontorkan melalui DAK tahun anggaran 2021 ini. 

Pengerjaanya akan menggunakan swakelola tipe IV yang direncanakan oleh kementerian, hingga perangkat di daerah. Namun dikerjakan oleh kelompok masyarakat. 

"Sanitasi berbasis masyarakat karena melibatkan partisipasi warga mulai sebelum pembangunan hingga pemeliharaan sarana dan prasarana IPAL, termasuk kelompok swadaya masyarakat (KSM)," ungkapnya.

Menurutnya lagi, program itu dinilai cukup penting untuk mengubah kebiasaan yang tadinya membuang air besar sembarangan. Di Meranti, khususnya di pedesaan, pemandangan tersebut memang tak asing.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Eka G Putra

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari