Sabtu, 29 November 2025
spot_img

Dituduh Memukuli Istri, Abang Pukuli dan Bakar Ipar

LABUHAN (RIAUPOS.CO) – Ruslan (33) dipukuli dan kemudian dibakar abang iparnya Fahrozi (24), Jumat (29/11) lalu. Peristiwa yang dialami Ruslan ini, pun disaksikan sang istri dan mertua di rumah mereka Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Akibat peristiwa itu, Ruslan mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RSU Delima, Martubung. Kasus itu pun telah dilaporkan orangtua korban, Ernawati, ke Polsek Medan Labuhan dengan Nomor: STPL/741/XI/2019/SU/PLW-BLW/Sek-Medan Labuhan.

Ditemui di rumah sakit, Ahad (1/12), Ruslan mengaku, peristiwa itu terjadi saat sepulang kerja. Tiba di rumah mertuanya, Fahrozi langsung marah-marah dan memukulinya. Lantas mengambil bensin dan menyiramkan ke tubuhnya, serta menyalakan korek api.

Baca Juga:  Pembalap Australia Masih yang Tercepat

Pembakaran itu terjadi di hadapan mertua dan istrinya. Dan kejadian itu menghebohkan tetangga, yang kemudian membantu memadamkan api yang membakar tubuh korban.

“Saya dipukuli, dan dia langsung mengambil minyak. Dibakarnya tubuh saya di depan istri dan mertua saya,” ungkap Ruslan.

Soal motif penganiayaan dan pembakaran itu, Ruslan mengaku, Fahrozi menuduhnya telah memukuli adiknya, yang merupakan istri korban. Sehingga abang iparnya ini pun mengamuk dan melampiaskan kemarahan kepadanya. 

“Padahal saya tidak ada memukuli istri saya. Kalau saya pukuli, pasti sudah lebam-lebam. Memang kami ada ribut, tapi tidak ada saya pukul (istri),” bebernya lagi, seraya berharap, kasus yang menimpanya segera ditangani polisi secara serius.

Baca Juga:  Pemkab Benahi Parit Antisipasi Banjir

Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman

LABUHAN (RIAUPOS.CO) – Ruslan (33) dipukuli dan kemudian dibakar abang iparnya Fahrozi (24), Jumat (29/11) lalu. Peristiwa yang dialami Ruslan ini, pun disaksikan sang istri dan mertua di rumah mereka Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Akibat peristiwa itu, Ruslan mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RSU Delima, Martubung. Kasus itu pun telah dilaporkan orangtua korban, Ernawati, ke Polsek Medan Labuhan dengan Nomor: STPL/741/XI/2019/SU/PLW-BLW/Sek-Medan Labuhan.

Ditemui di rumah sakit, Ahad (1/12), Ruslan mengaku, peristiwa itu terjadi saat sepulang kerja. Tiba di rumah mertuanya, Fahrozi langsung marah-marah dan memukulinya. Lantas mengambil bensin dan menyiramkan ke tubuhnya, serta menyalakan korek api.

Baca Juga:  Pemkab Benahi Parit Antisipasi Banjir

Pembakaran itu terjadi di hadapan mertua dan istrinya. Dan kejadian itu menghebohkan tetangga, yang kemudian membantu memadamkan api yang membakar tubuh korban.

“Saya dipukuli, dan dia langsung mengambil minyak. Dibakarnya tubuh saya di depan istri dan mertua saya,” ungkap Ruslan.

- Advertisement -

Soal motif penganiayaan dan pembakaran itu, Ruslan mengaku, Fahrozi menuduhnya telah memukuli adiknya, yang merupakan istri korban. Sehingga abang iparnya ini pun mengamuk dan melampiaskan kemarahan kepadanya. 

“Padahal saya tidak ada memukuli istri saya. Kalau saya pukuli, pasti sudah lebam-lebam. Memang kami ada ribut, tapi tidak ada saya pukul (istri),” bebernya lagi, seraya berharap, kasus yang menimpanya segera ditangani polisi secara serius.

- Advertisement -
Baca Juga:  BPOM Tarik 67 Merek Obat Ranitidin

Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LABUHAN (RIAUPOS.CO) – Ruslan (33) dipukuli dan kemudian dibakar abang iparnya Fahrozi (24), Jumat (29/11) lalu. Peristiwa yang dialami Ruslan ini, pun disaksikan sang istri dan mertua di rumah mereka Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Akibat peristiwa itu, Ruslan mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RSU Delima, Martubung. Kasus itu pun telah dilaporkan orangtua korban, Ernawati, ke Polsek Medan Labuhan dengan Nomor: STPL/741/XI/2019/SU/PLW-BLW/Sek-Medan Labuhan.

Ditemui di rumah sakit, Ahad (1/12), Ruslan mengaku, peristiwa itu terjadi saat sepulang kerja. Tiba di rumah mertuanya, Fahrozi langsung marah-marah dan memukulinya. Lantas mengambil bensin dan menyiramkan ke tubuhnya, serta menyalakan korek api.

Baca Juga:  Tak Mau Hormati Bendera, Dua Siswa SMP Dikeluarkan dari Sekolah

Pembakaran itu terjadi di hadapan mertua dan istrinya. Dan kejadian itu menghebohkan tetangga, yang kemudian membantu memadamkan api yang membakar tubuh korban.

“Saya dipukuli, dan dia langsung mengambil minyak. Dibakarnya tubuh saya di depan istri dan mertua saya,” ungkap Ruslan.

Soal motif penganiayaan dan pembakaran itu, Ruslan mengaku, Fahrozi menuduhnya telah memukuli adiknya, yang merupakan istri korban. Sehingga abang iparnya ini pun mengamuk dan melampiaskan kemarahan kepadanya. 

“Padahal saya tidak ada memukuli istri saya. Kalau saya pukuli, pasti sudah lebam-lebam. Memang kami ada ribut, tapi tidak ada saya pukul (istri),” bebernya lagi, seraya berharap, kasus yang menimpanya segera ditangani polisi secara serius.

Baca Juga:  8.199 Warga Terima Bansos Tunai

Sumber: Sumutpos.co
Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari