Jumat, 10 April 2026
- Advertisement -

Imbau Masyarakat Waspadai Penggunaan Robot Trading

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau mencatat, jumlah investor terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, informasi dan edukasi terus dilakukan agar masyarakat tidak terjerat investasi tipu-tipu. Kepala BEI Provinsi Riau Emon Sulaeman membahas terkait investasi tipu-tipu yang menggunakan robot trading. Ia mengimbau agar para investor harus tetap berpegang kepada 2L yakni Legal dan Logis.

"Jangan-jangan ini forex juga bukan saham. Meski menggunakan robot trading, tapi tetap harus dicek legalitasnya, terdaftar gak di OJK. Terus ada nggak kantornya, kan bisa dicek. Kami dengan OJK juga terus melakukan edukasi ke masyarakat karena investasi bodong belakangan memang kembali marak terjadi," sebut Emon, Rabu (1/9).

Baca Juga:  Akses WhatsApp Dibatasi, Warganet Ramai-ramai Pakai VPN

Emon menambahkan, pertumbuhan pasar modal di Indonesia hingga Juli 2021 cukup tinggi mencapai 75,1 persen. Hal tersebut juga terjadi di Provinsi Riau yang tumbuh secara masif dan terus mengalami peningkatan.

"Kaum milenial menjadi yang tertinggi dalam berinvestasi, baik secara nasional maupun di tingkat Provinsi Riau. Pertumbuhan tertinggi berada di skala usia 18-25 tahun yakni mencapai 74 persen, ini tentu sangat bernilai positif bagi pertumbuhan pasar modal di Provinsi Riau dan Indonesia ke depannya," kata Emon.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Muhammad Lutfi menambahkan, edukasi dan informasi serta peran media dalam mendukung aktifitas pasar modal sangat penting, terutama dalam memberi edukasi berkaitan dengan investasi.

Baca Juga:  Program Replanting Sawit Didukung Petani

"Terutama berkaitan dengan investasi bodong yang saat ini kembali marak terdengar. Edukasi tentang investasi ini memang masih sangat diperlukan masyarakat. Bahkan aparat penegak hukum pun banyak yang meminta penjelasan tentang investasi ini," ujarnya.(anf)

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau mencatat, jumlah investor terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, informasi dan edukasi terus dilakukan agar masyarakat tidak terjerat investasi tipu-tipu. Kepala BEI Provinsi Riau Emon Sulaeman membahas terkait investasi tipu-tipu yang menggunakan robot trading. Ia mengimbau agar para investor harus tetap berpegang kepada 2L yakni Legal dan Logis.

"Jangan-jangan ini forex juga bukan saham. Meski menggunakan robot trading, tapi tetap harus dicek legalitasnya, terdaftar gak di OJK. Terus ada nggak kantornya, kan bisa dicek. Kami dengan OJK juga terus melakukan edukasi ke masyarakat karena investasi bodong belakangan memang kembali marak terjadi," sebut Emon, Rabu (1/9).

Baca Juga:  Program Prakerja Bisa Bangun PLTS Atap

Emon menambahkan, pertumbuhan pasar modal di Indonesia hingga Juli 2021 cukup tinggi mencapai 75,1 persen. Hal tersebut juga terjadi di Provinsi Riau yang tumbuh secara masif dan terus mengalami peningkatan.

"Kaum milenial menjadi yang tertinggi dalam berinvestasi, baik secara nasional maupun di tingkat Provinsi Riau. Pertumbuhan tertinggi berada di skala usia 18-25 tahun yakni mencapai 74 persen, ini tentu sangat bernilai positif bagi pertumbuhan pasar modal di Provinsi Riau dan Indonesia ke depannya," kata Emon.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Muhammad Lutfi menambahkan, edukasi dan informasi serta peran media dalam mendukung aktifitas pasar modal sangat penting, terutama dalam memberi edukasi berkaitan dengan investasi.

Baca Juga:  Ketua DPRD Ingatkan Pemkab Benahi Program

"Terutama berkaitan dengan investasi bodong yang saat ini kembali marak terdengar. Edukasi tentang investasi ini memang masih sangat diperlukan masyarakat. Bahkan aparat penegak hukum pun banyak yang meminta penjelasan tentang investasi ini," ujarnya.(anf)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau mencatat, jumlah investor terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, informasi dan edukasi terus dilakukan agar masyarakat tidak terjerat investasi tipu-tipu. Kepala BEI Provinsi Riau Emon Sulaeman membahas terkait investasi tipu-tipu yang menggunakan robot trading. Ia mengimbau agar para investor harus tetap berpegang kepada 2L yakni Legal dan Logis.

"Jangan-jangan ini forex juga bukan saham. Meski menggunakan robot trading, tapi tetap harus dicek legalitasnya, terdaftar gak di OJK. Terus ada nggak kantornya, kan bisa dicek. Kami dengan OJK juga terus melakukan edukasi ke masyarakat karena investasi bodong belakangan memang kembali marak terjadi," sebut Emon, Rabu (1/9).

Baca Juga:  Luna Maya Batal Kawin Gara-gara Covid-19

Emon menambahkan, pertumbuhan pasar modal di Indonesia hingga Juli 2021 cukup tinggi mencapai 75,1 persen. Hal tersebut juga terjadi di Provinsi Riau yang tumbuh secara masif dan terus mengalami peningkatan.

"Kaum milenial menjadi yang tertinggi dalam berinvestasi, baik secara nasional maupun di tingkat Provinsi Riau. Pertumbuhan tertinggi berada di skala usia 18-25 tahun yakni mencapai 74 persen, ini tentu sangat bernilai positif bagi pertumbuhan pasar modal di Provinsi Riau dan Indonesia ke depannya," kata Emon.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Muhammad Lutfi menambahkan, edukasi dan informasi serta peran media dalam mendukung aktifitas pasar modal sangat penting, terutama dalam memberi edukasi berkaitan dengan investasi.

Baca Juga:  Ketua DPRD Ingatkan Pemkab Benahi Program

"Terutama berkaitan dengan investasi bodong yang saat ini kembali marak terdengar. Edukasi tentang investasi ini memang masih sangat diperlukan masyarakat. Bahkan aparat penegak hukum pun banyak yang meminta penjelasan tentang investasi ini," ujarnya.(anf)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari