Jumat, 27 Maret 2026
- Advertisement -

Proyek Galian SPAM, Warga Terpaksa Lewati Titian Kecil

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Proyek galian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sedang dikerjakan di Jalan Dharma Bhakti, Kecamatan Payung Sekaki dikeluhkan warga. Pasalnya, warga terpaksa melintas di titian kecil akibat akses perlintasan di atas galian yang terbatas.

Galian proyek ini sendiri menimbulkan kemacetan. Ditambah kondisi jalan yang sempit membuat pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraannya.

Selain berimbas kepada warga yang melintas, pemilik toko yang berada di depan proyek galian juga mengeluh. Pasalnya, tidak ada akses yang bagus untuk masuk ke dalam toko.

"Macet usaha kami dibuatnya. Hari ini belum ada pengunjung yang datang ke toko kami lagi," ujar Eka seorang pemilik di sana, Kamis (26/8).

Baca Juga:  Peparnas XVII Dibuka, Riau Targetkan 30 Emas

Warga berharap, jalan bisa segera diperbaiki jika pekerjaan selesai. "Kalau katanya habis ini langsung ditimbun ya baguslah. Jangan pula berhari-hari lagi," ungkapnya.

Hakim, salah seorang pengunjung toko juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan Hakim dan keluarganya terpaksa harus melewati titian kecil karena akses untuk melintas di atas galian yang terbatas.

"Susah untuk ke toko jadinya, semoga cepat selesailah." katanya.

Proyek galian ini merupakan proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) SPAM Kota Pekanbaru.

Tarsah, mandor proyek galian tersebut menjelaskan bahwa penggalian ini sudah mengantongi izin dari RT, RW dan Kelurahan Bandar Raya. Saat disinggung perihal keluhan warga, beliau mengatakan bahwa sudah ada jembatan kecil untuk motor.

Baca Juga:  Polisi Potong Knalpot Bising

"Warga tetap aja ada yang banyak nanya-nanya ini gimana, tapi kan kita tetap ada kasih jalan (jembatan titian) untuk motor, kalau mobil memang tak ada," jelasnya.

Saat dikonfirmasi perihal keluhan warga, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, Jumat (27/8) mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kontraktor. "Ini kan namanya dalam pengerjaan proyek. Kita akan ingatkan agar cepat selesai dan lebih teliti." kata dia.(*/ali/yls)

Laporan: M ALI NURMAN (Pekanbaru)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Proyek galian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sedang dikerjakan di Jalan Dharma Bhakti, Kecamatan Payung Sekaki dikeluhkan warga. Pasalnya, warga terpaksa melintas di titian kecil akibat akses perlintasan di atas galian yang terbatas.

Galian proyek ini sendiri menimbulkan kemacetan. Ditambah kondisi jalan yang sempit membuat pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraannya.

Selain berimbas kepada warga yang melintas, pemilik toko yang berada di depan proyek galian juga mengeluh. Pasalnya, tidak ada akses yang bagus untuk masuk ke dalam toko.

"Macet usaha kami dibuatnya. Hari ini belum ada pengunjung yang datang ke toko kami lagi," ujar Eka seorang pemilik di sana, Kamis (26/8).

Baca Juga:  Kadin Dukung Musdalil Jadi Ketua REI Riau, Juni: Dia Punya Kemampuan

Warga berharap, jalan bisa segera diperbaiki jika pekerjaan selesai. "Kalau katanya habis ini langsung ditimbun ya baguslah. Jangan pula berhari-hari lagi," ungkapnya.

- Advertisement -

Hakim, salah seorang pengunjung toko juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan Hakim dan keluarganya terpaksa harus melewati titian kecil karena akses untuk melintas di atas galian yang terbatas.

"Susah untuk ke toko jadinya, semoga cepat selesailah." katanya.

- Advertisement -

Proyek galian ini merupakan proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) SPAM Kota Pekanbaru.

Tarsah, mandor proyek galian tersebut menjelaskan bahwa penggalian ini sudah mengantongi izin dari RT, RW dan Kelurahan Bandar Raya. Saat disinggung perihal keluhan warga, beliau mengatakan bahwa sudah ada jembatan kecil untuk motor.

Baca Juga:  Minim PJU, Rumbai Rawan Tindakan Kriminal

"Warga tetap aja ada yang banyak nanya-nanya ini gimana, tapi kan kita tetap ada kasih jalan (jembatan titian) untuk motor, kalau mobil memang tak ada," jelasnya.

Saat dikonfirmasi perihal keluhan warga, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, Jumat (27/8) mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kontraktor. "Ini kan namanya dalam pengerjaan proyek. Kita akan ingatkan agar cepat selesai dan lebih teliti." kata dia.(*/ali/yls)

Laporan: M ALI NURMAN (Pekanbaru)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Proyek galian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sedang dikerjakan di Jalan Dharma Bhakti, Kecamatan Payung Sekaki dikeluhkan warga. Pasalnya, warga terpaksa melintas di titian kecil akibat akses perlintasan di atas galian yang terbatas.

Galian proyek ini sendiri menimbulkan kemacetan. Ditambah kondisi jalan yang sempit membuat pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraannya.

Selain berimbas kepada warga yang melintas, pemilik toko yang berada di depan proyek galian juga mengeluh. Pasalnya, tidak ada akses yang bagus untuk masuk ke dalam toko.

"Macet usaha kami dibuatnya. Hari ini belum ada pengunjung yang datang ke toko kami lagi," ujar Eka seorang pemilik di sana, Kamis (26/8).

Baca Juga:  Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Menusantara

Warga berharap, jalan bisa segera diperbaiki jika pekerjaan selesai. "Kalau katanya habis ini langsung ditimbun ya baguslah. Jangan pula berhari-hari lagi," ungkapnya.

Hakim, salah seorang pengunjung toko juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan Hakim dan keluarganya terpaksa harus melewati titian kecil karena akses untuk melintas di atas galian yang terbatas.

"Susah untuk ke toko jadinya, semoga cepat selesailah." katanya.

Proyek galian ini merupakan proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) SPAM Kota Pekanbaru.

Tarsah, mandor proyek galian tersebut menjelaskan bahwa penggalian ini sudah mengantongi izin dari RT, RW dan Kelurahan Bandar Raya. Saat disinggung perihal keluhan warga, beliau mengatakan bahwa sudah ada jembatan kecil untuk motor.

Baca Juga:  Kadin Dukung Musdalil Jadi Ketua REI Riau, Juni: Dia Punya Kemampuan

"Warga tetap aja ada yang banyak nanya-nanya ini gimana, tapi kan kita tetap ada kasih jalan (jembatan titian) untuk motor, kalau mobil memang tak ada," jelasnya.

Saat dikonfirmasi perihal keluhan warga, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, Jumat (27/8) mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kontraktor. "Ini kan namanya dalam pengerjaan proyek. Kita akan ingatkan agar cepat selesai dan lebih teliti." kata dia.(*/ali/yls)

Laporan: M ALI NURMAN (Pekanbaru)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari