Kamis, 5 Maret 2026
- Advertisement -

Harga TBS Kelapa Sawit Naik di Semua Umur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 27 November-3 Desember mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp54,51 per kg dari harga pekan lalu, sehingga harga TBS periode saat ini menjadi Rp1.815,12 per kg.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau Ferry Hc mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, kenaikan harga disebabkan oleh kenaikan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. 

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp231,02 per kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp129,00 per kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp245,45 per kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp200,81 per kg, dan PT Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp67,00 per kg dari harga pekan lalu," katanya.

Baca Juga:  PUPR Riau Timbun Lubang Jalan Lintas Rengat-Tembilahan 

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp168,18 per kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp343,00,00 per kg dari harga pekan lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini dipicu oleh beberapa sentimen utama, yaitu pergerakan menguat harga komoditas minyak nabati lain, melemahnya nilai tukar ringgit dan kekhawatiran adanya risiko pada suplai," jelasnya.

Kemudian, output minyak sawit turun akibat kekeringan yang melanda Indonesia dan Malaysia beberapa bulan kebelakang. Efeknya telah mulai terasa sehingga menyebabkan buah menjadi trek. "Keadaan ini diprediksi baru akan membaik dalam dua hingga tiga bulan ke depan," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Agung Ajak Masyarakat Tidak Tinggalkan Masjid Karena Corona

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 27 November-3 Desember mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp54,51 per kg dari harga pekan lalu, sehingga harga TBS periode saat ini menjadi Rp1.815,12 per kg.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau Ferry Hc mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, kenaikan harga disebabkan oleh kenaikan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. 

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp231,02 per kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp129,00 per kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp245,45 per kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp200,81 per kg, dan PT Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp67,00 per kg dari harga pekan lalu," katanya.

Baca Juga:  Agung Ajak Masyarakat Tidak Tinggalkan Masjid Karena Corona

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp168,18 per kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp343,00,00 per kg dari harga pekan lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini dipicu oleh beberapa sentimen utama, yaitu pergerakan menguat harga komoditas minyak nabati lain, melemahnya nilai tukar ringgit dan kekhawatiran adanya risiko pada suplai," jelasnya.

- Advertisement -

Kemudian, output minyak sawit turun akibat kekeringan yang melanda Indonesia dan Malaysia beberapa bulan kebelakang. Efeknya telah mulai terasa sehingga menyebabkan buah menjadi trek. "Keadaan ini diprediksi baru akan membaik dalam dua hingga tiga bulan ke depan," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Yuliawati Resmi Jabat Anggota DPRD Riau
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 27 November-3 Desember mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp54,51 per kg dari harga pekan lalu, sehingga harga TBS periode saat ini menjadi Rp1.815,12 per kg.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau Ferry Hc mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, kenaikan harga disebabkan oleh kenaikan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. 

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp231,02 per kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp129,00 per kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp245,45 per kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp200,81 per kg, dan PT Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp67,00 per kg dari harga pekan lalu," katanya.

Baca Juga:  Operasional Warnet Meresahkan

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp168,18 per kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp343,00,00 per kg dari harga pekan lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini dipicu oleh beberapa sentimen utama, yaitu pergerakan menguat harga komoditas minyak nabati lain, melemahnya nilai tukar ringgit dan kekhawatiran adanya risiko pada suplai," jelasnya.

Kemudian, output minyak sawit turun akibat kekeringan yang melanda Indonesia dan Malaysia beberapa bulan kebelakang. Efeknya telah mulai terasa sehingga menyebabkan buah menjadi trek. "Keadaan ini diprediksi baru akan membaik dalam dua hingga tiga bulan ke depan," jelasnya.(sol)

Baca Juga:  Sembilan Perpustakaan Terakreditasi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari