Sabtu, 10 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Penyediaan Air Bersih Dibagi 4 Zona

PEKANBARU (RIAU POS. CO) — UPAYA percepatan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Langkah yang diambil adalah membagi Pekanbaru ke dalam empat zona.

Pelayanan air bersih Kota Pekanbaru sendiri saat ini baru memenuhi 10 persen dari kebutuhan masyarakat. Padahal, sesuai target nasional tahun 2015, angka ini seharusnya sudah di atas 15 persen.

Demikian dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu.
 
’’Ini sangat tertinggal jauh dari kebutuhan yang mestinya sesuai target nasional tahun 2015, kita sudah di atas 15 persen. Oleh sebab itu, untuk percepatan penyediaan air bersih ini, kita bagi Pekanbaru menjadi empat zona,’’ jelas dia.

Baca Juga:  Wartawan Riau Pos Juarai LKTJ Raja Ali Kelana 2020

Dirincikan, zona pertama yang merupakan zona eksisting dikelola langsung oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru.

 ’’Pengelolaannya nanti dengan sistem kerjasama dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan. Yaitu dengan sistem KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha. Red). Ini telah melalui tahapan panjang dan sekarang sudah siap untuk tender yang juga bekerjasama dengan PT PII dan PT SMI serta Kementerian Keuangan,’’ urainya.

Selanjutnya, zona kedua disebut Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Pekanbaru-Kampar.
Pada zona ini, untuk air baku yang akan diolah menjadi air bersih bersumber dari Sungai Kampar
.
 ’’Sekarang juga persiapan tender. Ini tender prakarsa yang diprakarsai oleh BUMD provinsi dengan perusahaan nasional dengan kapasitas 1.000 liter per detik,’’ paparnya.

Baca Juga:  Realisasi Masterplan Banjir Jadi Sorotan

Kemudian, zona tiga di wilayah Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir. Di sini pengelolaan air bersih akan bekerjasama dengan PT Potum Mundi Infranusantara yang merupakan perusahaan asal Indonesia.
’’Di kota-kota di Indonesia, mereka sudah banyak beroperasi. (PT POTUM-red) ini juga grup dari perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur lainnya termasuk jalan tol, pelabuhan dan sebagainya,’’ imbuhnya.

Sedangkan kawasan percepatan penyediaan air bersih zona keempat merupakan kawasan Tenayan Raya. Kawasan Tenayan ini akan menjadi pengembangan SPAM tersendiri mengingat Tenayan merupakan juga kawasan industri di Kota Pekanbaru. ’’Mudah-mudahan minat investor dapat kita fasilitasi dan kita juga harus menjadi tuan rumah yang baik,’’ singkatnya.(ksm)

PEKANBARU (RIAU POS. CO) — UPAYA percepatan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Langkah yang diambil adalah membagi Pekanbaru ke dalam empat zona.

Pelayanan air bersih Kota Pekanbaru sendiri saat ini baru memenuhi 10 persen dari kebutuhan masyarakat. Padahal, sesuai target nasional tahun 2015, angka ini seharusnya sudah di atas 15 persen.

Demikian dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu.
 
’’Ini sangat tertinggal jauh dari kebutuhan yang mestinya sesuai target nasional tahun 2015, kita sudah di atas 15 persen. Oleh sebab itu, untuk percepatan penyediaan air bersih ini, kita bagi Pekanbaru menjadi empat zona,’’ jelas dia.

Baca Juga:  Dewan Minta Personel Dishub Pekanbaru Siaga selama Musim Liburan

Dirincikan, zona pertama yang merupakan zona eksisting dikelola langsung oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru.

 ’’Pengelolaannya nanti dengan sistem kerjasama dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan. Yaitu dengan sistem KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha. Red). Ini telah melalui tahapan panjang dan sekarang sudah siap untuk tender yang juga bekerjasama dengan PT PII dan PT SMI serta Kementerian Keuangan,’’ urainya.

Selanjutnya, zona kedua disebut Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Pekanbaru-Kampar.
Pada zona ini, untuk air baku yang akan diolah menjadi air bersih bersumber dari Sungai Kampar
.
 ’’Sekarang juga persiapan tender. Ini tender prakarsa yang diprakarsai oleh BUMD provinsi dengan perusahaan nasional dengan kapasitas 1.000 liter per detik,’’ paparnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  BC Pekanbaru Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

Kemudian, zona tiga di wilayah Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir. Di sini pengelolaan air bersih akan bekerjasama dengan PT Potum Mundi Infranusantara yang merupakan perusahaan asal Indonesia.
’’Di kota-kota di Indonesia, mereka sudah banyak beroperasi. (PT POTUM-red) ini juga grup dari perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur lainnya termasuk jalan tol, pelabuhan dan sebagainya,’’ imbuhnya.

Sedangkan kawasan percepatan penyediaan air bersih zona keempat merupakan kawasan Tenayan Raya. Kawasan Tenayan ini akan menjadi pengembangan SPAM tersendiri mengingat Tenayan merupakan juga kawasan industri di Kota Pekanbaru. ’’Mudah-mudahan minat investor dapat kita fasilitasi dan kita juga harus menjadi tuan rumah yang baik,’’ singkatnya.(ksm)

- Advertisement -

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAU POS. CO) — UPAYA percepatan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Langkah yang diambil adalah membagi Pekanbaru ke dalam empat zona.

Pelayanan air bersih Kota Pekanbaru sendiri saat ini baru memenuhi 10 persen dari kebutuhan masyarakat. Padahal, sesuai target nasional tahun 2015, angka ini seharusnya sudah di atas 15 persen.

Demikian dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu.
 
’’Ini sangat tertinggal jauh dari kebutuhan yang mestinya sesuai target nasional tahun 2015, kita sudah di atas 15 persen. Oleh sebab itu, untuk percepatan penyediaan air bersih ini, kita bagi Pekanbaru menjadi empat zona,’’ jelas dia.

Baca Juga:  Satu-satunya RS Layanan Ortotik Prostetik di Riau

Dirincikan, zona pertama yang merupakan zona eksisting dikelola langsung oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru.

 ’’Pengelolaannya nanti dengan sistem kerjasama dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan. Yaitu dengan sistem KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha. Red). Ini telah melalui tahapan panjang dan sekarang sudah siap untuk tender yang juga bekerjasama dengan PT PII dan PT SMI serta Kementerian Keuangan,’’ urainya.

Selanjutnya, zona kedua disebut Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Pekanbaru-Kampar.
Pada zona ini, untuk air baku yang akan diolah menjadi air bersih bersumber dari Sungai Kampar
.
 ’’Sekarang juga persiapan tender. Ini tender prakarsa yang diprakarsai oleh BUMD provinsi dengan perusahaan nasional dengan kapasitas 1.000 liter per detik,’’ paparnya.

Baca Juga:  BC Pekanbaru Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

Kemudian, zona tiga di wilayah Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir. Di sini pengelolaan air bersih akan bekerjasama dengan PT Potum Mundi Infranusantara yang merupakan perusahaan asal Indonesia.
’’Di kota-kota di Indonesia, mereka sudah banyak beroperasi. (PT POTUM-red) ini juga grup dari perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur lainnya termasuk jalan tol, pelabuhan dan sebagainya,’’ imbuhnya.

Sedangkan kawasan percepatan penyediaan air bersih zona keempat merupakan kawasan Tenayan Raya. Kawasan Tenayan ini akan menjadi pengembangan SPAM tersendiri mengingat Tenayan merupakan juga kawasan industri di Kota Pekanbaru. ’’Mudah-mudahan minat investor dapat kita fasilitasi dan kita juga harus menjadi tuan rumah yang baik,’’ singkatnya.(ksm)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari