PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Pembangunan revitalisasi Pasar Wisata Pasar Bawah Pekanbaru hingga kini belum selesai dan menjadi sorotan. Investor sekaligus pengelola meminta tambahan waktu selama enam bulan untuk menuntaskan proyek tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengatakan pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap PT Ali Akbar Sejahtera (AAS) selaku investor dan pengelola Pasar Bawah.
Audiensi dan rapat evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan proyek revitalisasi Pasar Wisata Pasar Bawah dapat diselesaikan sesuai target. Namun, berdasarkan hasil rapat tersebut, PT Ali Akbar Sejahtera (AAS) mengajukan permintaan perpanjangan waktu selama enam bulan untuk menyelesaikan pembangunan.
“Pada intinya kami Disperindag bersama pemko terus mendorong pihak PT AAS untuk segera melakukan penyelesaian terhadap pembangunan revitalisasi Pasar Bawah. Namun dari hasil rapat beberapa waktu lalu pihak pengembang meminta penambahan waktu selama enam bulan ini untuk penyelesaiannya,” ujarnya.
Sementara itu, seorang pedagang makanan, Sri (45), mengaku telah lama menunggu kepastian penyelesaian pembangunan Pasar Bawah. Saat ini, ia bersama pedagang lainnya masih berjualan di lokasi sementara dengan kondisi yang dinilai kurang nyaman dan tidak mendukung aktivitas jual beli seperti sebelumnya.
“Kami sudah sering dijanjikan cepat selesai supaya bisa pindah berjualan ke gedung baru, tapi sampai sekarang belum juga selesai,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketidakjelasan waktu penyelesaian membuat pedagang kesulitan mengambil keputusan, baik terkait stok barang, penataan tempat usaha, maupun strategi untuk menarik kembali pelanggan.
“Info yang kami dengar dari pemerintah akan selesai tahun ini, tapi belum tahu bulan berapa. Kami cuma bisa menunggu,” sebutnya.(yls)

