Kamis, 23 Mei 2024

Banyak LPJU Mati Belum Diperbaiki

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sampai saat ini masih banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan protokol Kota Pekanbaru tidak berfungsi dan belum dilakukan perbaikan oleh dinas terkait.

Pantauan Riau Pos, Ahad (24/3) malam, LPJU padam di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jalan Arifin Achmad, dan Jalan Yos Sudarso. Juga di atas fly over Simpang SKA Jalan Soekarno Hatta dan Jembatan Siak IV.

Yamaha

Kondisi ini dikhawatirkan akan bisa membahayakan keselamatan pengendara dan masyarakat.

Para pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas terpaksa menyalakan lampu jauh dari kendaraannya agar bisa terhindar dari lubang-lubang yang ada di badan jalan.

Salah seorang pengendara Wahyuni mengaku kesulitan di saat berkendara di malam hari di jalanan Kota Pekanbaru lantaran hampir di semua ruas jalan protokol masih minim penerangan akibat padamnya LPJU.

- Advertisement -

Menurutnya, Kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau seharusnya mencerminkan wajah Kota Bertuah yang penuh dengan penerangan jalan serta keunikan yang dapat dilihat di saat malam hari oleh pengendara dan masyarakat. Bukan sebaliknya, banyak LPJU yang padam.

Baca Juga:  Tak Miliki Izin, Dua Gudang Disegel Disperindag Kota Pekanbaru

”Sayang kan kalau dilihat sekarang Kota Pekanbaru jadi lebih seram di malam hari karena minimnya lampu penerangan. Padahal, sebagai ibu kota Provinsi Riau bisa mencerminkan keindahan kotanya khususnya di malam hari,” ucapnya.

- Advertisement -

Ia berharap pemerintah dan dinas terkait bisa meningkatkan kembali penerangan disejumlah jalan protokol di Kota Pekanbaru agar pengendara motor dan masyarakat merasa nyaman dan aman saat melintas di malam hari.

Sementara itu, menyikapi banyaknya laporan dan keluhan dari masyarakat terkait banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) mati Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun sudah menindaklanjuti dan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan pengecekan.

Bahkan Dishub Pekanbaru juga telah melakukan inovasi, dalam bentuk mobil operasional layanan PJU. ”Kami memilihkan mobil operasional yang kecil dan berharga murah. Sehingga, mobil ini masuk ke setiap kecamatan,” ucap Muflihun.

Mobil operasional PJU ukuran kecil ini lebih baik daripada mobil ukuran besar tapi kurang maksimal. Makanya, Dishub diberikan enam mobil operasional ukuran kecil.

”Kami harapkan dengan mobil ini, aduan masyarakat soal lampu jalan bisa diantisipasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Besok, Pesta Rakyat Pekanbaru Hebat Digelar Sempena HUT Ke-235 Kota

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Yuliarso mengaku pihaknya tak memiliki kewenangan untuk mengganti bola lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan protokol karena hal tersebut masih menjadi kewenangan Pemprov Riau dan pemerintah pusat.

”Lampu jalan yang kami kelola sekitar 49.000 unit. Jumlah ini belum termasuk PJU di jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan Pemprov Riau. Karena, PJU tersebut belum diserahterimakan ke Pemko Pekanbaru,” katanya.

Namun demikian, Dishub tetap memantau penyebab padamnya lampu di jalan tersebut. Karena, lampu jalan banyak yang mati itu ada di dua jalan kewenangan pusat dan Pemprov Riau.

”Saat ini, kami sudah memiliki enam unit mobil pelayanan PJU yang tersebar di 15 kecamatan. Kami juga akan mengecek PJU di jalan protokol yang padam dengan mobil crane,” ujar Yuliarso.

Dishub akan berkoordinasi dengan Pemprov Riau terkait aset PJU. Agar, perbaikan lampu PJU bisa dilaksanakan sesuai kewenangan masing-masing.

”Kami sudah memetakan lampu PJU yang mati. Sebagian lampu PJU yang mati sudah kami perbaiki,” tegasnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sampai saat ini masih banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan protokol Kota Pekanbaru tidak berfungsi dan belum dilakukan perbaikan oleh dinas terkait.

Pantauan Riau Pos, Ahad (24/3) malam, LPJU padam di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jalan Arifin Achmad, dan Jalan Yos Sudarso. Juga di atas fly over Simpang SKA Jalan Soekarno Hatta dan Jembatan Siak IV.

Kondisi ini dikhawatirkan akan bisa membahayakan keselamatan pengendara dan masyarakat.

Para pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas terpaksa menyalakan lampu jauh dari kendaraannya agar bisa terhindar dari lubang-lubang yang ada di badan jalan.

Salah seorang pengendara Wahyuni mengaku kesulitan di saat berkendara di malam hari di jalanan Kota Pekanbaru lantaran hampir di semua ruas jalan protokol masih minim penerangan akibat padamnya LPJU.

Menurutnya, Kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau seharusnya mencerminkan wajah Kota Bertuah yang penuh dengan penerangan jalan serta keunikan yang dapat dilihat di saat malam hari oleh pengendara dan masyarakat. Bukan sebaliknya, banyak LPJU yang padam.

Baca Juga:  PSMTI Pekanbaru Serahkan 40 Paket Nyepi di Pure Jagatnatha

”Sayang kan kalau dilihat sekarang Kota Pekanbaru jadi lebih seram di malam hari karena minimnya lampu penerangan. Padahal, sebagai ibu kota Provinsi Riau bisa mencerminkan keindahan kotanya khususnya di malam hari,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah dan dinas terkait bisa meningkatkan kembali penerangan disejumlah jalan protokol di Kota Pekanbaru agar pengendara motor dan masyarakat merasa nyaman dan aman saat melintas di malam hari.

Sementara itu, menyikapi banyaknya laporan dan keluhan dari masyarakat terkait banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) mati Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun sudah menindaklanjuti dan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan pengecekan.

Bahkan Dishub Pekanbaru juga telah melakukan inovasi, dalam bentuk mobil operasional layanan PJU. ”Kami memilihkan mobil operasional yang kecil dan berharga murah. Sehingga, mobil ini masuk ke setiap kecamatan,” ucap Muflihun.

Mobil operasional PJU ukuran kecil ini lebih baik daripada mobil ukuran besar tapi kurang maksimal. Makanya, Dishub diberikan enam mobil operasional ukuran kecil.

”Kami harapkan dengan mobil ini, aduan masyarakat soal lampu jalan bisa diantisipasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Tornado FC Mulai Uji Coba di Bogor

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Yuliarso mengaku pihaknya tak memiliki kewenangan untuk mengganti bola lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan protokol karena hal tersebut masih menjadi kewenangan Pemprov Riau dan pemerintah pusat.

”Lampu jalan yang kami kelola sekitar 49.000 unit. Jumlah ini belum termasuk PJU di jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan Pemprov Riau. Karena, PJU tersebut belum diserahterimakan ke Pemko Pekanbaru,” katanya.

Namun demikian, Dishub tetap memantau penyebab padamnya lampu di jalan tersebut. Karena, lampu jalan banyak yang mati itu ada di dua jalan kewenangan pusat dan Pemprov Riau.

”Saat ini, kami sudah memiliki enam unit mobil pelayanan PJU yang tersebar di 15 kecamatan. Kami juga akan mengecek PJU di jalan protokol yang padam dengan mobil crane,” ujar Yuliarso.

Dishub akan berkoordinasi dengan Pemprov Riau terkait aset PJU. Agar, perbaikan lampu PJU bisa dilaksanakan sesuai kewenangan masing-masing.

”Kami sudah memetakan lampu PJU yang mati. Sebagian lampu PJU yang mati sudah kami perbaiki,” tegasnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari