Kamis, 5 November 2026
- Advertisement -

Belanja Makanan di Mal harus Take Away

(RIAUPOS.CO) — SEJAK diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pekanbaru, pemesanan makanan dari sejumlah mal di Pekanbaru tidak lagi bisa dilakukan di tempat, sehingga harus dibawa pulang (take away).

Mal Pekanbaru (MP) misalnya, semua tenant yang menjual makanan saat ini hanya menjual dengan cara dibungkus, dan dipesan secara daring. Hal ini sesuai dengan regulasi dari pemerintah, dan memdukung PSBB yang telah diterapkan sejak 17 April lalu.

“Semua tenant makanan saat ini memang diberlakukan pihaknya untuk tidak lagi makan di tempat, tapi hanya boleh dibungkus atau dipesan melalui online dari rumah,” kata Corporate Corporate Secretary PT Bima Sakti Pertiwi TBK (Mal Pekanbaru) Riza Budi, Rabu (22/4).

Baca Juga:  Beri Stimulus Pajak sampai Ekonomi Membaik

Selain itu, jam operasional MP pun dikurangi, saat ini semua tenant di mal yang berada di Jalan Sudirman ini buka mulai pukul 11.00-18.00 WIB. “Jam operasional sudah kami kurangi, siapa pun kalau masuk mal diberlakukan pengukuran suhu tubuh, seluruh pengunjung wajib memakai masker,” jelasnya

Selain itu, Mal Livinf World juga melakukan hal serupa. Public Relations and Customer Relations Management, Noval Akbar menuturkan hal ini dilakujan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, dan setiap tenant hanya melayani pembelian take away.

“Makan di tempat sudah nggak boleh lagi, semuanya take away atau pesan via online,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk memudahkan masyarakat berbelanja secara daring di Mal Living World, Noval mengatakan konsumen bisa berbelanja melalui aplikasi yang telah disediakan. “Belanja bisa secara langsung, cuma tidak boleh makan di tempat. Kalau ingin di rumah aja,  bisa kunjungi bit.ly.LWPKU,” pungkasnya.(ksm)

Baca Juga:  Tunggu Pengadaan Alat Radiologi

Laporan MUJAWARAH ANNAFI, Pekanbaru

 

(RIAUPOS.CO) — SEJAK diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pekanbaru, pemesanan makanan dari sejumlah mal di Pekanbaru tidak lagi bisa dilakukan di tempat, sehingga harus dibawa pulang (take away).

Mal Pekanbaru (MP) misalnya, semua tenant yang menjual makanan saat ini hanya menjual dengan cara dibungkus, dan dipesan secara daring. Hal ini sesuai dengan regulasi dari pemerintah, dan memdukung PSBB yang telah diterapkan sejak 17 April lalu.

“Semua tenant makanan saat ini memang diberlakukan pihaknya untuk tidak lagi makan di tempat, tapi hanya boleh dibungkus atau dipesan melalui online dari rumah,” kata Corporate Corporate Secretary PT Bima Sakti Pertiwi TBK (Mal Pekanbaru) Riza Budi, Rabu (22/4).

Baca Juga:  Kasus Kekerasan Seksual Meningkat

Selain itu, jam operasional MP pun dikurangi, saat ini semua tenant di mal yang berada di Jalan Sudirman ini buka mulai pukul 11.00-18.00 WIB. “Jam operasional sudah kami kurangi, siapa pun kalau masuk mal diberlakukan pengukuran suhu tubuh, seluruh pengunjung wajib memakai masker,” jelasnya

Selain itu, Mal Livinf World juga melakukan hal serupa. Public Relations and Customer Relations Management, Noval Akbar menuturkan hal ini dilakujan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, dan setiap tenant hanya melayani pembelian take away.

- Advertisement -

“Makan di tempat sudah nggak boleh lagi, semuanya take away atau pesan via online,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk memudahkan masyarakat berbelanja secara daring di Mal Living World, Noval mengatakan konsumen bisa berbelanja melalui aplikasi yang telah disediakan. “Belanja bisa secara langsung, cuma tidak boleh makan di tempat. Kalau ingin di rumah aja,  bisa kunjungi bit.ly.LWPKU,” pungkasnya.(ksm)

- Advertisement -
Baca Juga:  Penumpang Terminal BRPS Turun 40 Persen

Laporan MUJAWARAH ANNAFI, Pekanbaru

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — SEJAK diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pekanbaru, pemesanan makanan dari sejumlah mal di Pekanbaru tidak lagi bisa dilakukan di tempat, sehingga harus dibawa pulang (take away).

Mal Pekanbaru (MP) misalnya, semua tenant yang menjual makanan saat ini hanya menjual dengan cara dibungkus, dan dipesan secara daring. Hal ini sesuai dengan regulasi dari pemerintah, dan memdukung PSBB yang telah diterapkan sejak 17 April lalu.

“Semua tenant makanan saat ini memang diberlakukan pihaknya untuk tidak lagi makan di tempat, tapi hanya boleh dibungkus atau dipesan melalui online dari rumah,” kata Corporate Corporate Secretary PT Bima Sakti Pertiwi TBK (Mal Pekanbaru) Riza Budi, Rabu (22/4).

Baca Juga:  Anggaran Tersedia, Gaji 13 ASN Dibayarkan

Selain itu, jam operasional MP pun dikurangi, saat ini semua tenant di mal yang berada di Jalan Sudirman ini buka mulai pukul 11.00-18.00 WIB. “Jam operasional sudah kami kurangi, siapa pun kalau masuk mal diberlakukan pengukuran suhu tubuh, seluruh pengunjung wajib memakai masker,” jelasnya

Selain itu, Mal Livinf World juga melakukan hal serupa. Public Relations and Customer Relations Management, Noval Akbar menuturkan hal ini dilakujan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, dan setiap tenant hanya melayani pembelian take away.

“Makan di tempat sudah nggak boleh lagi, semuanya take away atau pesan via online,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk memudahkan masyarakat berbelanja secara daring di Mal Living World, Noval mengatakan konsumen bisa berbelanja melalui aplikasi yang telah disediakan. “Belanja bisa secara langsung, cuma tidak boleh makan di tempat. Kalau ingin di rumah aja,  bisa kunjungi bit.ly.LWPKU,” pungkasnya.(ksm)

Baca Juga:  Penumpang Terminal BRPS Turun 40 Persen

Laporan MUJAWARAH ANNAFI, Pekanbaru

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari