Senin, 23 Februari 2026
- Advertisement -

Razia Subuh Tim RAGA, 43 Motor Brong dan 62 Anak di Bawah Umur Terjaring

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) gabungan Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru dan Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar razia pada Ahad (22/2) dini hari. Sebanyak 43 unit sepeda motor berknalpot tidak standar dan tanpa kelengkapan surat-surat diamankan, serta 62 anak di bawah umur turut terjaring.

Operasi yang dimulai pukul 04.30 WIB itu menyisir sejumlah titik rawan gangguan keamanan, mulai dari Jalan HR Soebrantas hingga kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, yang memimpin langsung razia tersebut mengatakan, sasaran utama kegiatan adalah kelompok pemuda yang berkumpul di jalanan, penggunaan knalpot tidak standar (brong), serta aksi balap liar yang kerap meresahkan warga dan menjadi salah satu faktor tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Tindakan Medis Tunggu Persetujuan Keluarga

Dalam kegiatan itu, petugas bergerak cepat membubarkan kerumunan yang terindikasi hendak melakukan balap liar. Hasilnya, 43 unit sepeda motor dengan knalpot tidak standar dan tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan berhasil diamankan.

Selain itu, 62 anak di bawah umur yang terjaring razia langsung digelandang ke Polresta Pekanbaru untuk menjalani pembinaan. Seluruh kendaraan yang diamankan dibawa ke Mako Satlantas Polresta Pekanbaru guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AKP Satrio menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas jalanan sekaligus memastikan kenyamanan warga dalam beribadah selama Ramadan.

“Dengan adanya patroli ini, kami berharap dapat mencegah aksi balap liar dan kejahatan jalanan yang meresahkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi menjaga ketertiban dan segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hampir 90 Persen Pengaduan Masyarakat Tertangani

Patroli berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dengan situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Pihaknya memastikan intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan selama bulan Ramadan demi menciptakan suasana yang tertib dan nyaman bagi masyarakat Kota Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) gabungan Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru dan Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar razia pada Ahad (22/2) dini hari. Sebanyak 43 unit sepeda motor berknalpot tidak standar dan tanpa kelengkapan surat-surat diamankan, serta 62 anak di bawah umur turut terjaring.

Operasi yang dimulai pukul 04.30 WIB itu menyisir sejumlah titik rawan gangguan keamanan, mulai dari Jalan HR Soebrantas hingga kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, yang memimpin langsung razia tersebut mengatakan, sasaran utama kegiatan adalah kelompok pemuda yang berkumpul di jalanan, penggunaan knalpot tidak standar (brong), serta aksi balap liar yang kerap meresahkan warga dan menjadi salah satu faktor tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Wawako Ajak Beri Atensi Lembaga Pendidikan Swasta

Dalam kegiatan itu, petugas bergerak cepat membubarkan kerumunan yang terindikasi hendak melakukan balap liar. Hasilnya, 43 unit sepeda motor dengan knalpot tidak standar dan tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan berhasil diamankan.

Selain itu, 62 anak di bawah umur yang terjaring razia langsung digelandang ke Polresta Pekanbaru untuk menjalani pembinaan. Seluruh kendaraan yang diamankan dibawa ke Mako Satlantas Polresta Pekanbaru guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

- Advertisement -

AKP Satrio menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas jalanan sekaligus memastikan kenyamanan warga dalam beribadah selama Ramadan.

“Dengan adanya patroli ini, kami berharap dapat mencegah aksi balap liar dan kejahatan jalanan yang meresahkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi menjaga ketertiban dan segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  88,65 Kg Sabu Jaringan Internasional Dimusnahkan

Patroli berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dengan situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Pihaknya memastikan intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan selama bulan Ramadan demi menciptakan suasana yang tertib dan nyaman bagi masyarakat Kota Pekanbaru.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) gabungan Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru dan Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar razia pada Ahad (22/2) dini hari. Sebanyak 43 unit sepeda motor berknalpot tidak standar dan tanpa kelengkapan surat-surat diamankan, serta 62 anak di bawah umur turut terjaring.

Operasi yang dimulai pukul 04.30 WIB itu menyisir sejumlah titik rawan gangguan keamanan, mulai dari Jalan HR Soebrantas hingga kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, yang memimpin langsung razia tersebut mengatakan, sasaran utama kegiatan adalah kelompok pemuda yang berkumpul di jalanan, penggunaan knalpot tidak standar (brong), serta aksi balap liar yang kerap meresahkan warga dan menjadi salah satu faktor tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Dua Spesialis Penjambret Kalung Emas Dihadiahi Timah Panas

Dalam kegiatan itu, petugas bergerak cepat membubarkan kerumunan yang terindikasi hendak melakukan balap liar. Hasilnya, 43 unit sepeda motor dengan knalpot tidak standar dan tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan berhasil diamankan.

Selain itu, 62 anak di bawah umur yang terjaring razia langsung digelandang ke Polresta Pekanbaru untuk menjalani pembinaan. Seluruh kendaraan yang diamankan dibawa ke Mako Satlantas Polresta Pekanbaru guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AKP Satrio menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas jalanan sekaligus memastikan kenyamanan warga dalam beribadah selama Ramadan.

“Dengan adanya patroli ini, kami berharap dapat mencegah aksi balap liar dan kejahatan jalanan yang meresahkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi menjaga ketertiban dan segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Baca Juga:  Polairud Adakan Pengobatan Gratis dan Donor Darah

Patroli berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dengan situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Pihaknya memastikan intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan selama bulan Ramadan demi menciptakan suasana yang tertib dan nyaman bagi masyarakat Kota Pekanbaru.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari